alexametrics
26.2 C
Jember
Thursday, 19 May 2022

Kurikulum Merdeka Pulihkan Pembelajaran

Mobile_AP_Rectangle 1

PATRANG, Radar Jember – Pemerintah Kabupaten (pemkab) Jember melalui Dinas Pendidikan (Dispendik) memberikan keleluasaan bagi sekolah untuk bergabung dengan Kurikulum Merdeka tahun ajaran 2022/2023. Program tersebut merupakan tindak lanjut dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) dalam memulihkan sistem pembelajaran setelah dua tahun tidak stabil akibat korona.

Baca Juga : Ujung Sengketa SMPN 3 Tanggul, Sekolah Resmi Jadi Milik Pemkab Jember

Selama dua tahun terakhir, seluruh satuan pendidikan di Jember menggunakan Kurikulum Darurat, yang dirancang khusus untuk pendidikan di masa pandemi. Setelah pandemi usai, pemerintah pusat melalui Kemendikbudristek mengeluarkan kebijakan penggunaan Kurikulum Merdeka sebagai bentuk perbaikan sistem pendidikan setelah dua tahun silam.

Mobile_AP_Rectangle 2

Kabid SD Dispendik Jember Endang Sulistyowati mengatakan, Kurikulum Merdeka akan mengejar ketertinggalan pendidikan tahun kemarin. Semua sekolah dianjurkan menyiapkan diri untuk bergabung dengan Kurikulum Merdeka tersebut. “Semua sekolah dasar yang sudah siap dengan Kurikulum Merdeka bisa langsung bergabung. Tentunya ada beberapa poin yang harus dipenuhi seperti sekolah penggerak,” tuturnya.

- Advertisement -

PATRANG, Radar Jember – Pemerintah Kabupaten (pemkab) Jember melalui Dinas Pendidikan (Dispendik) memberikan keleluasaan bagi sekolah untuk bergabung dengan Kurikulum Merdeka tahun ajaran 2022/2023. Program tersebut merupakan tindak lanjut dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) dalam memulihkan sistem pembelajaran setelah dua tahun tidak stabil akibat korona.

Baca Juga : Ujung Sengketa SMPN 3 Tanggul, Sekolah Resmi Jadi Milik Pemkab Jember

Selama dua tahun terakhir, seluruh satuan pendidikan di Jember menggunakan Kurikulum Darurat, yang dirancang khusus untuk pendidikan di masa pandemi. Setelah pandemi usai, pemerintah pusat melalui Kemendikbudristek mengeluarkan kebijakan penggunaan Kurikulum Merdeka sebagai bentuk perbaikan sistem pendidikan setelah dua tahun silam.

Kabid SD Dispendik Jember Endang Sulistyowati mengatakan, Kurikulum Merdeka akan mengejar ketertinggalan pendidikan tahun kemarin. Semua sekolah dianjurkan menyiapkan diri untuk bergabung dengan Kurikulum Merdeka tersebut. “Semua sekolah dasar yang sudah siap dengan Kurikulum Merdeka bisa langsung bergabung. Tentunya ada beberapa poin yang harus dipenuhi seperti sekolah penggerak,” tuturnya.

PATRANG, Radar Jember – Pemerintah Kabupaten (pemkab) Jember melalui Dinas Pendidikan (Dispendik) memberikan keleluasaan bagi sekolah untuk bergabung dengan Kurikulum Merdeka tahun ajaran 2022/2023. Program tersebut merupakan tindak lanjut dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) dalam memulihkan sistem pembelajaran setelah dua tahun tidak stabil akibat korona.

Baca Juga : Ujung Sengketa SMPN 3 Tanggul, Sekolah Resmi Jadi Milik Pemkab Jember

Selama dua tahun terakhir, seluruh satuan pendidikan di Jember menggunakan Kurikulum Darurat, yang dirancang khusus untuk pendidikan di masa pandemi. Setelah pandemi usai, pemerintah pusat melalui Kemendikbudristek mengeluarkan kebijakan penggunaan Kurikulum Merdeka sebagai bentuk perbaikan sistem pendidikan setelah dua tahun silam.

Kabid SD Dispendik Jember Endang Sulistyowati mengatakan, Kurikulum Merdeka akan mengejar ketertinggalan pendidikan tahun kemarin. Semua sekolah dianjurkan menyiapkan diri untuk bergabung dengan Kurikulum Merdeka tersebut. “Semua sekolah dasar yang sudah siap dengan Kurikulum Merdeka bisa langsung bergabung. Tentunya ada beberapa poin yang harus dipenuhi seperti sekolah penggerak,” tuturnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/