alexametrics
25.2 C
Jember
Saturday, 21 May 2022

Sekolah di Jenggawah Kebanjiran, Ujian Praktik Siswa Tertunda

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Intensitas curah hujan yang cukup tinggi sejak Senin (21/3) sore mengakibatkan banjir di mana-mana. Seperti di SDN Wonojati 01, Desa Wonojati, Kecamatan Jenggawah, yang kebanjiran hingga mengganggu kegiatan belajar mengajar (KBM), Selasa (22/3) kemarin.

Baca Juga : Berteduh Mainan HP Malah Disambar Petir

Sejak siswa mulai datang pagi, mereka langsung mandi di genangan air yang ada di halaman dengan ketinggian air mencapai 40 hingga 50 sentimeter. Baju seragam warna merah putih yang dipakai pun basah kuyup. Halaman sekolah jadi mirip kolam renang, karena 192 siswa mandi semua.

Mobile_AP_Rectangle 2

Sementara itu, guru yang membawa sepeda motor terpaksa menitipkan kendaraannya di warung yang aman dari banjir. Sebab, jalan aspal menuju sekolah tersebut juga terendam banjir. Sementara, orang tua yang mengantar anaknya juga susah untuk masuk ke halaman sekolah. Ada beberapa orang tua yang mengantar anaknya hingga ke ruang kelas dengan cara digendong.

“Saya baru menjadi Kepala SDN Wonojati 01 ini. Ternyata, menurut teman-teman guru ini banjir yang kedua kalinya. Bahkan ini banjir yang paling parah, karena ketinggian air yang ada di halaman ini juga menggenangi ruang perpustakaan dan dua rumah dinas yang ditempati penjaga,” kata Usfuriyah, Kepala SDN Wonojati 01.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Intensitas curah hujan yang cukup tinggi sejak Senin (21/3) sore mengakibatkan banjir di mana-mana. Seperti di SDN Wonojati 01, Desa Wonojati, Kecamatan Jenggawah, yang kebanjiran hingga mengganggu kegiatan belajar mengajar (KBM), Selasa (22/3) kemarin.

Baca Juga : Berteduh Mainan HP Malah Disambar Petir

Sejak siswa mulai datang pagi, mereka langsung mandi di genangan air yang ada di halaman dengan ketinggian air mencapai 40 hingga 50 sentimeter. Baju seragam warna merah putih yang dipakai pun basah kuyup. Halaman sekolah jadi mirip kolam renang, karena 192 siswa mandi semua.

Sementara itu, guru yang membawa sepeda motor terpaksa menitipkan kendaraannya di warung yang aman dari banjir. Sebab, jalan aspal menuju sekolah tersebut juga terendam banjir. Sementara, orang tua yang mengantar anaknya juga susah untuk masuk ke halaman sekolah. Ada beberapa orang tua yang mengantar anaknya hingga ke ruang kelas dengan cara digendong.

“Saya baru menjadi Kepala SDN Wonojati 01 ini. Ternyata, menurut teman-teman guru ini banjir yang kedua kalinya. Bahkan ini banjir yang paling parah, karena ketinggian air yang ada di halaman ini juga menggenangi ruang perpustakaan dan dua rumah dinas yang ditempati penjaga,” kata Usfuriyah, Kepala SDN Wonojati 01.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Intensitas curah hujan yang cukup tinggi sejak Senin (21/3) sore mengakibatkan banjir di mana-mana. Seperti di SDN Wonojati 01, Desa Wonojati, Kecamatan Jenggawah, yang kebanjiran hingga mengganggu kegiatan belajar mengajar (KBM), Selasa (22/3) kemarin.

Baca Juga : Berteduh Mainan HP Malah Disambar Petir

Sejak siswa mulai datang pagi, mereka langsung mandi di genangan air yang ada di halaman dengan ketinggian air mencapai 40 hingga 50 sentimeter. Baju seragam warna merah putih yang dipakai pun basah kuyup. Halaman sekolah jadi mirip kolam renang, karena 192 siswa mandi semua.

Sementara itu, guru yang membawa sepeda motor terpaksa menitipkan kendaraannya di warung yang aman dari banjir. Sebab, jalan aspal menuju sekolah tersebut juga terendam banjir. Sementara, orang tua yang mengantar anaknya juga susah untuk masuk ke halaman sekolah. Ada beberapa orang tua yang mengantar anaknya hingga ke ruang kelas dengan cara digendong.

“Saya baru menjadi Kepala SDN Wonojati 01 ini. Ternyata, menurut teman-teman guru ini banjir yang kedua kalinya. Bahkan ini banjir yang paling parah, karena ketinggian air yang ada di halaman ini juga menggenangi ruang perpustakaan dan dua rumah dinas yang ditempati penjaga,” kata Usfuriyah, Kepala SDN Wonojati 01.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/