alexametrics
24.8 C
Jember
Thursday, 19 May 2022

PPDB SMP/MTs Swasta Bebas

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di Jember tidak berhenti pada sekolah negeri saja. Setelah PPDB SMP negeri ditutup, giliran sekolah menengah pertama (SMP) dan madrasah tsanawiyah (MTs) swasta yang berebut calon siswa. Pasalnya, sekolah swasta memiliki kesempatan untuk melangsungkan PPDB sampai Juli mendatang.

Baca Juga : Guru Ngaji dan Les Privat Cabul di Jember, Akhirnya Ditangkap

Menurut Nur Hamid, Kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan (Dispendik) Jember, ada kebebasan bagi SMP swasta sampai tahun ajaran baru 2022. Dispendik menetapkan tahun ajaran baru akan dimulai pada tanggal 18 Juli 2022 atau dengan rentan waktu sekitar dua bulan lebih. Sekolah swasta tersebut dapat meningkatkan sosialisasinya untuk menjaring siswa lebih banyak.

Mobile_AP_Rectangle 2

SMP swasta selama ini dalam membuka PPDB tidak bersamaan. Lebih jelasnya dipasrahkan kepada pihak pengelola yayasan atau lembaga pendidikan masing-masing. Namun, untuk penutupan harus bersamaan alias ditentukan. Hal ini berbeda dengan SMP negeri, yang mulai dari pembukaan hingga penutupan harus serentak. “Pembukaan tidak bareng, penutupannya harus bareng,” kata Nur Hamid.

Pihaknya juga menjelaskan, selama belum sampai pada tanggal 18 Juli 2022, SMP swasta masih bebas membuka PPDB. “Yang jelas, ketika tahun ajaran baru dimulai, PPDB ditutup semua,” tegasnya lagi.

Sementara, banyaknya SMP swasta di Jember menjadi tantangan tersendiri bagi masing-masing sekolah. Pihaknya harus menyusun strategi yang terukur untuk memaksimalkan PPDB ini.

Berkaitan dengan itu, SMP swasta yang masih membuka PPDB di luar waktu yang ditentukan, siswa terancam tidak dapat bantuan operasional sekolah (BOS). Sebab, data yang diterima oleh Dispendik sesuai dengan waktu yang telah diatur. “Siswa yang mendaftar di luar batas waktu PPDB, maka tidak terhitung dalam dana BOS,” tegas Hamid, sapaan akrab Kabid SMP Dispendik Jember.

PPDB MTs Swasta Juga Bisa Sepuasnya

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di Jember tidak berhenti pada sekolah negeri saja. Setelah PPDB SMP negeri ditutup, giliran sekolah menengah pertama (SMP) dan madrasah tsanawiyah (MTs) swasta yang berebut calon siswa. Pasalnya, sekolah swasta memiliki kesempatan untuk melangsungkan PPDB sampai Juli mendatang.

Baca Juga : Guru Ngaji dan Les Privat Cabul di Jember, Akhirnya Ditangkap

Menurut Nur Hamid, Kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan (Dispendik) Jember, ada kebebasan bagi SMP swasta sampai tahun ajaran baru 2022. Dispendik menetapkan tahun ajaran baru akan dimulai pada tanggal 18 Juli 2022 atau dengan rentan waktu sekitar dua bulan lebih. Sekolah swasta tersebut dapat meningkatkan sosialisasinya untuk menjaring siswa lebih banyak.

SMP swasta selama ini dalam membuka PPDB tidak bersamaan. Lebih jelasnya dipasrahkan kepada pihak pengelola yayasan atau lembaga pendidikan masing-masing. Namun, untuk penutupan harus bersamaan alias ditentukan. Hal ini berbeda dengan SMP negeri, yang mulai dari pembukaan hingga penutupan harus serentak. “Pembukaan tidak bareng, penutupannya harus bareng,” kata Nur Hamid.

Pihaknya juga menjelaskan, selama belum sampai pada tanggal 18 Juli 2022, SMP swasta masih bebas membuka PPDB. “Yang jelas, ketika tahun ajaran baru dimulai, PPDB ditutup semua,” tegasnya lagi.

Sementara, banyaknya SMP swasta di Jember menjadi tantangan tersendiri bagi masing-masing sekolah. Pihaknya harus menyusun strategi yang terukur untuk memaksimalkan PPDB ini.

Berkaitan dengan itu, SMP swasta yang masih membuka PPDB di luar waktu yang ditentukan, siswa terancam tidak dapat bantuan operasional sekolah (BOS). Sebab, data yang diterima oleh Dispendik sesuai dengan waktu yang telah diatur. “Siswa yang mendaftar di luar batas waktu PPDB, maka tidak terhitung dalam dana BOS,” tegas Hamid, sapaan akrab Kabid SMP Dispendik Jember.

PPDB MTs Swasta Juga Bisa Sepuasnya

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di Jember tidak berhenti pada sekolah negeri saja. Setelah PPDB SMP negeri ditutup, giliran sekolah menengah pertama (SMP) dan madrasah tsanawiyah (MTs) swasta yang berebut calon siswa. Pasalnya, sekolah swasta memiliki kesempatan untuk melangsungkan PPDB sampai Juli mendatang.

Baca Juga : Guru Ngaji dan Les Privat Cabul di Jember, Akhirnya Ditangkap

Menurut Nur Hamid, Kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan (Dispendik) Jember, ada kebebasan bagi SMP swasta sampai tahun ajaran baru 2022. Dispendik menetapkan tahun ajaran baru akan dimulai pada tanggal 18 Juli 2022 atau dengan rentan waktu sekitar dua bulan lebih. Sekolah swasta tersebut dapat meningkatkan sosialisasinya untuk menjaring siswa lebih banyak.

SMP swasta selama ini dalam membuka PPDB tidak bersamaan. Lebih jelasnya dipasrahkan kepada pihak pengelola yayasan atau lembaga pendidikan masing-masing. Namun, untuk penutupan harus bersamaan alias ditentukan. Hal ini berbeda dengan SMP negeri, yang mulai dari pembukaan hingga penutupan harus serentak. “Pembukaan tidak bareng, penutupannya harus bareng,” kata Nur Hamid.

Pihaknya juga menjelaskan, selama belum sampai pada tanggal 18 Juli 2022, SMP swasta masih bebas membuka PPDB. “Yang jelas, ketika tahun ajaran baru dimulai, PPDB ditutup semua,” tegasnya lagi.

Sementara, banyaknya SMP swasta di Jember menjadi tantangan tersendiri bagi masing-masing sekolah. Pihaknya harus menyusun strategi yang terukur untuk memaksimalkan PPDB ini.

Berkaitan dengan itu, SMP swasta yang masih membuka PPDB di luar waktu yang ditentukan, siswa terancam tidak dapat bantuan operasional sekolah (BOS). Sebab, data yang diterima oleh Dispendik sesuai dengan waktu yang telah diatur. “Siswa yang mendaftar di luar batas waktu PPDB, maka tidak terhitung dalam dana BOS,” tegas Hamid, sapaan akrab Kabid SMP Dispendik Jember.

PPDB MTs Swasta Juga Bisa Sepuasnya

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/