Memutus Rantai Ketergantungan melalui Pelatihan Keterampilan Belajar Mandiri

RADARJEMBER.ID – Pada semester 2018/19.1 (2018.2) jumlah mahasiswa baru Universitas Terbuka Jember (UT-Jember) mencapai 2.411 orang. Capaian ini melampaui target yang ditetapkan oleh UT-Pusat sebesar sebanyak 1.700 orang, sekaligus merupakan capaian tertinggi selama 3 tahun terakhir. Sukses UT-Jember meningkatkan angka partisipasi mahasiswa baru ini tidak terlepas dari komitmen dan kerja keras dari seluruh pegawai UT-Jember dalam melakukan edukasi, sosialisasi-promosi dan kerjasama, serta dukungan dari seluruh mitra kerja UT-Jember. Mereka semua secara sinergis telah mampu membangun citra positif tentang UT sehingga dapat meningkatkan kepercayaan publik terhadap UT satu-satunya perguruan tinggi terbuka dan jarak jauh (PTTJJ) di Indonesia.

IKLAN

Untuk membekali mahasiswa baru dengan kesiapan dan keterampilan belajar mandiri, mulai semester 2018/19.1 (2018.2) UT menyelenggarakan kegiatan Edukasi Kesiapan Belajar Mahasiswa (EKBM) serentak di 39 UT-Regional, termasuk UT-Jember. Mengingat jumlah peserta yang sangat banyak, EKBM dilaksanakan di enam kabupaten/kota wilayah UT-Jember, yaitu Jember, Situbondo, Banyuwangi, Bondowoso, Lumajang, dan Probolinggo dalam lima tahap mulai tanggal 15 sd 27 September 2018. Untuk mengedukasi dan melatih kesiapan dan keterampilan belajar mandiri mahasiswa, UT-Jember telah menyiapkan 13 orang instruktur yang telah dilatih oleh Tim Instruktur dari UT-Pusat.

Kegiatan EKBM dilaksanakan selama 2 (dua) hari, H-1 pengenalan tentang UT, konsep PTTJJ, belajar mandiri, serta sistem registrasi dan ujian. H-2 fokus pada Pelatihan Keterampilan Belajar Mandiri (PKBM) untuk membekali mereka kemampuan mengelola waktu belajar, membaca cepat dan efektif, dan merekam hasil bacaan melalui penerapan teori dan praktik belajar terkini. Pada H-2 mahasiswa baru juga memperoleh pelatihan keterampilan mengakses dan memanfaatkan beragam fasilitas, sumber, dan aplikasi online berbasis internet, seperti Sistem Informasi Akademik (SIA), Tutorian Online (Tuton), Bahan Ajar Digital, Toko Buku Online (TBO), Ruang Baca Virtual (RBV), Perpustakaan Digital, dan lain-lain. Semua fasilitas tersebut bisa diakses dan disediakan untuk seluruh mahasiswa UT secara gratis.

Bagi mahasiswa UT, pelatihan keterampilan belajar mandiri ini sebuah keniscayaan akademik. Mahasiswa baru UT adalah mereka yang umumnya dibesarkan dalam sistem dan kultur pendidikan tatap muka sejak TK/PAUD hingga SLTA atau bahkan perguruan tinggi. Dalam belajar, mereka berinteraksi secara tatap muka dengan kegiatan belajar yang sangat terstruktur di bawah pengendalian dan pengawasan langsung para guru atau dosen. Kultur belajar yang terbangun cenderung dependent, berkelompok dalam ruang dan waktu belajar yang sama (kelas). Kesulitan dalam studi pun dapat diselesaikan dengan segera dan langsung. Ketika memasuki perkuliahan di UT, mereka dihadapkan pada situasi sistem dan kultur pendidikan yang baru bahkan mungkin asing, yang belum pernah dipahami dan dialami sebelumnya.

Karakteristik belajar di UT sangat independent, yang menuntut mahasiswa untuk memiliki kemampuan membangun prakarsa belajar sendiri, memotivasi dan mengarahkan diri sendiri, mengelola waktu belajar, menerapkan berbagai strategi belajar efektif, kepercayaan diri sukses dalam belajar, serta informasi dan menyelesaikan masalah. Kemampuan menjadi pembelajar mandiri (independent learner) sebagai prasyarat keberhasilan studi di UT bukanlah kesanggupan yang terbangun dan terbentuk tiba-tiba. Kemampuan itu harus dibangun secara bertahap melalui intervensi yang dilakukan oleh UT sebagai penyelenggara layanan pendidikan tinggi, diantaranya melalui PKBM bagi setiap mahasiswa baru.

Reporter :

Fotografer :

Editor :