alexametrics
23.9 C
Jember
Sunday, 29 May 2022

4117 MABA IAIN Jember Deklarasi Setia NKRI

Mobile_AP_Rectangle 1

RADAR JEMBER.ID Ada pemandangan berbeda saat upacara pembukaan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) bagi mahasiswa baru (maba) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Jember, kemarin (21/8). Saat upacara, sebanyak 4117 maba mendeklarasikan kesetiaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Ada tiga butir deklarasi yang dibacakan oleh ribuan maba tersebut. Pertama, mereka mengakui  bahwa Pancasila adalah ideologi Bangsa Indonesia, Undang-Undang Dasar 1945 adalah Dasar Negara Republik Indonesia, dan Bhineka Tunggal Ika adalah semboyan Bangsa Indonesia.

Kedua, maba IAIN Jember akan selalu setia terhadap NKRI dan menolak keras segala tindakan radikalisme, baik atas nama etnis maupun atas nama agama. Ketiga, akan selalu mengutamakan dan memegang prinsip moderasi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, sebagaimana Agama Islam yang rahmatan lil alamin. “Kami siap menjadi lokomotif utama untuk mewujudkan peradaban moderat,” kata mahasiswa dalam deklarasinya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Rektor IAIN Jember Prof Babun Suharto meminta kepada seluruh mahasiswa baru untuk terus memegang teguh nilai-nilai ajaran Islam Nusantara. “Nilai toleran, kasih sayang, serta selalu menampakkan wajah Islam yang ramah, harus selalu ditunjukkan oleh mahasiswa baru IAIN Jember,” terangnya.

Selain itu, Babun juga meminta seluruh maba untuk mengamalkan empat pilar KH Ahmad Siddiq. Pertama, salat berjamaah, memperbanyak membaca Alquran, memperbanyak membaca salawat, dan tidak zalim kepada orang lain. “Empat pilar ini harus selalu dipegang teguh dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari,” tambahnya.

Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama Hefni Zein menambahkan, selama empat hari, mahasiswa baru IAIN Jember akan mengikuti kegiatan PBAK. “Untuk hari pertama, mereka akan diperkenalkan tentang tugas pokok dan fungsi seluruh unit kerja yang ada di IAIN Jember, seperti TIPD, Pengembangan Bahasa, LPM, LPPM, SPI, Perpustakaan, dan Ma’had Al Jami’ah,” paparnya.

Hari kedua, mahasiswa baru akan dikenalkan dengan kegiatan yang ada di fakultas masing-masing. “Jadi, setelah kegiatan yang berbasis institut, mereka juga akan mengikuti kegiatan berbasis fakultas. Mereka akan dikenalkan dengan seluruh sistem yang ada di fakultas masing-masing,” imbuhnya.

Untuk hari berikutnya, mahasiswa baru akan dikenalkan dengan kegiatan yang berkenaan dengan kemahasiswaan. “Nanti akan dikenalkan dengan organisasi intra kampus, seperti BEM institut, DEMA Institut, BEM fakultas, HMPS, UKM, UKK, dan beberapa aktivitas penunjang kemahasiswaan lainnya,” pungkasnya. (*)

- Advertisement -

RADAR JEMBER.ID Ada pemandangan berbeda saat upacara pembukaan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) bagi mahasiswa baru (maba) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Jember, kemarin (21/8). Saat upacara, sebanyak 4117 maba mendeklarasikan kesetiaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Ada tiga butir deklarasi yang dibacakan oleh ribuan maba tersebut. Pertama, mereka mengakui  bahwa Pancasila adalah ideologi Bangsa Indonesia, Undang-Undang Dasar 1945 adalah Dasar Negara Republik Indonesia, dan Bhineka Tunggal Ika adalah semboyan Bangsa Indonesia.

Kedua, maba IAIN Jember akan selalu setia terhadap NKRI dan menolak keras segala tindakan radikalisme, baik atas nama etnis maupun atas nama agama. Ketiga, akan selalu mengutamakan dan memegang prinsip moderasi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, sebagaimana Agama Islam yang rahmatan lil alamin. “Kami siap menjadi lokomotif utama untuk mewujudkan peradaban moderat,” kata mahasiswa dalam deklarasinya.

Rektor IAIN Jember Prof Babun Suharto meminta kepada seluruh mahasiswa baru untuk terus memegang teguh nilai-nilai ajaran Islam Nusantara. “Nilai toleran, kasih sayang, serta selalu menampakkan wajah Islam yang ramah, harus selalu ditunjukkan oleh mahasiswa baru IAIN Jember,” terangnya.

Selain itu, Babun juga meminta seluruh maba untuk mengamalkan empat pilar KH Ahmad Siddiq. Pertama, salat berjamaah, memperbanyak membaca Alquran, memperbanyak membaca salawat, dan tidak zalim kepada orang lain. “Empat pilar ini harus selalu dipegang teguh dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari,” tambahnya.

Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama Hefni Zein menambahkan, selama empat hari, mahasiswa baru IAIN Jember akan mengikuti kegiatan PBAK. “Untuk hari pertama, mereka akan diperkenalkan tentang tugas pokok dan fungsi seluruh unit kerja yang ada di IAIN Jember, seperti TIPD, Pengembangan Bahasa, LPM, LPPM, SPI, Perpustakaan, dan Ma’had Al Jami’ah,” paparnya.

Hari kedua, mahasiswa baru akan dikenalkan dengan kegiatan yang ada di fakultas masing-masing. “Jadi, setelah kegiatan yang berbasis institut, mereka juga akan mengikuti kegiatan berbasis fakultas. Mereka akan dikenalkan dengan seluruh sistem yang ada di fakultas masing-masing,” imbuhnya.

Untuk hari berikutnya, mahasiswa baru akan dikenalkan dengan kegiatan yang berkenaan dengan kemahasiswaan. “Nanti akan dikenalkan dengan organisasi intra kampus, seperti BEM institut, DEMA Institut, BEM fakultas, HMPS, UKM, UKK, dan beberapa aktivitas penunjang kemahasiswaan lainnya,” pungkasnya. (*)

RADAR JEMBER.ID Ada pemandangan berbeda saat upacara pembukaan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) bagi mahasiswa baru (maba) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Jember, kemarin (21/8). Saat upacara, sebanyak 4117 maba mendeklarasikan kesetiaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Ada tiga butir deklarasi yang dibacakan oleh ribuan maba tersebut. Pertama, mereka mengakui  bahwa Pancasila adalah ideologi Bangsa Indonesia, Undang-Undang Dasar 1945 adalah Dasar Negara Republik Indonesia, dan Bhineka Tunggal Ika adalah semboyan Bangsa Indonesia.

Kedua, maba IAIN Jember akan selalu setia terhadap NKRI dan menolak keras segala tindakan radikalisme, baik atas nama etnis maupun atas nama agama. Ketiga, akan selalu mengutamakan dan memegang prinsip moderasi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, sebagaimana Agama Islam yang rahmatan lil alamin. “Kami siap menjadi lokomotif utama untuk mewujudkan peradaban moderat,” kata mahasiswa dalam deklarasinya.

Rektor IAIN Jember Prof Babun Suharto meminta kepada seluruh mahasiswa baru untuk terus memegang teguh nilai-nilai ajaran Islam Nusantara. “Nilai toleran, kasih sayang, serta selalu menampakkan wajah Islam yang ramah, harus selalu ditunjukkan oleh mahasiswa baru IAIN Jember,” terangnya.

Selain itu, Babun juga meminta seluruh maba untuk mengamalkan empat pilar KH Ahmad Siddiq. Pertama, salat berjamaah, memperbanyak membaca Alquran, memperbanyak membaca salawat, dan tidak zalim kepada orang lain. “Empat pilar ini harus selalu dipegang teguh dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari,” tambahnya.

Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama Hefni Zein menambahkan, selama empat hari, mahasiswa baru IAIN Jember akan mengikuti kegiatan PBAK. “Untuk hari pertama, mereka akan diperkenalkan tentang tugas pokok dan fungsi seluruh unit kerja yang ada di IAIN Jember, seperti TIPD, Pengembangan Bahasa, LPM, LPPM, SPI, Perpustakaan, dan Ma’had Al Jami’ah,” paparnya.

Hari kedua, mahasiswa baru akan dikenalkan dengan kegiatan yang ada di fakultas masing-masing. “Jadi, setelah kegiatan yang berbasis institut, mereka juga akan mengikuti kegiatan berbasis fakultas. Mereka akan dikenalkan dengan seluruh sistem yang ada di fakultas masing-masing,” imbuhnya.

Untuk hari berikutnya, mahasiswa baru akan dikenalkan dengan kegiatan yang berkenaan dengan kemahasiswaan. “Nanti akan dikenalkan dengan organisasi intra kampus, seperti BEM institut, DEMA Institut, BEM fakultas, HMPS, UKM, UKK, dan beberapa aktivitas penunjang kemahasiswaan lainnya,” pungkasnya. (*)

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/