alexametrics
31 C
Jember
Thursday, 19 May 2022

Sukses Raih Delapan Medali, Optimistis Lanjut Tingkat Nasional

Catatan membanggakan diukir para siswa-siswi SMP Baitul Amien Jember. Saat mengikuti event olimpiade, mereka tampil gemilang. Hasilnya, satu emas, enam perak, dan satu perunggu berhasil mereka kumpulkan.

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Masa pandemi tidak menyurutkan semangat siswa-siswi SMP Al Baitul Amien Jember untuk mengukir prestasi. OMNAS 10 yang diselenggarakan Emerald Education Center tingkat Jawa Timur kala itu menjadi pembuktian para siswa-siswi berbakat ini. Turun di bidang sains, matematika, dan bahasa, mereka bersaing dengan ratusan peserta lain dari berbagai lembaga ternama di Jawa Timur.

Hasilnya, mereka membawa pulang satu emas, enam perak, dan satu perunggu. Torehan itu sekaligus mengantarkan mereka melaju ke babak olimpiade berikutnya, yakni di tingkat nasional.

Beberapa dari siswa berbakat itu, ada nama Queen Fahriza Putri, Naufal Fajari Ramadan, dan Argi Brilian Pramana. Selanjutnya, Syafina Maulita, Ema Alis Briggs, Helga Yazmin Yashoddhara, Raisya Kania Putri, serta Diah Ajeng. Rata-rata, mereka masih duduk di kelas VII dan VIII. Beberapa juga duduk di kelas IX.

Mobile_AP_Rectangle 2

Saat ditemui Jawa Pos Radar Jember, Selasa (20/4), para siswa berbakat itu mengaku sempat tidak percaya bisa meraih medali. “Biasanya memang sering ikut lomba, sebagai ajang latihan. Namun, baru kali ini bisa mendapat medali,” kata Argi Brilian Pramana, Kelas IX A, peraih perak di bidang matematika.

Siswa asal Kecamatan Mayang itu mengaku telah lama menaruh bakat di bidang matematika. Bakatnya itu kian terasah sejak ia aktif mengikuti pembinaan yang diberikan para dewan guru di SMP Al Baitul Amien Jember.

“Awalnya tidak menyangka. Ternyata beneran saya ditetapkan sebagai peraih medali emas,” imbuh Helga Yazmin Yashoddhara, Kelas VIII D, peraih emas di bidang bahasa Inggris. Seperti halnya Argi, Helga juga kerap mengikuti lomba. Namun yang sampai meraih emas hanya pada lomba itu.

Waka Kesiswaan SMP Al Baitul Amien Jember Ahmad Juprianto menjelaskan, di event olimpiade tingkat provinsi itu, sebelumnya para siswa mengikuti babak penyisihan di tingkat kabupaten, Februari lalu. Lalu, mereka yang lolos di kabupaten, berlanjut ke provinsi. “Dari 11 anak saat penyisihan itu, 10 di antaranya lolos ke provinsi,” jelasnya.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Masa pandemi tidak menyurutkan semangat siswa-siswi SMP Al Baitul Amien Jember untuk mengukir prestasi. OMNAS 10 yang diselenggarakan Emerald Education Center tingkat Jawa Timur kala itu menjadi pembuktian para siswa-siswi berbakat ini. Turun di bidang sains, matematika, dan bahasa, mereka bersaing dengan ratusan peserta lain dari berbagai lembaga ternama di Jawa Timur.

Hasilnya, mereka membawa pulang satu emas, enam perak, dan satu perunggu. Torehan itu sekaligus mengantarkan mereka melaju ke babak olimpiade berikutnya, yakni di tingkat nasional.

Beberapa dari siswa berbakat itu, ada nama Queen Fahriza Putri, Naufal Fajari Ramadan, dan Argi Brilian Pramana. Selanjutnya, Syafina Maulita, Ema Alis Briggs, Helga Yazmin Yashoddhara, Raisya Kania Putri, serta Diah Ajeng. Rata-rata, mereka masih duduk di kelas VII dan VIII. Beberapa juga duduk di kelas IX.

Saat ditemui Jawa Pos Radar Jember, Selasa (20/4), para siswa berbakat itu mengaku sempat tidak percaya bisa meraih medali. “Biasanya memang sering ikut lomba, sebagai ajang latihan. Namun, baru kali ini bisa mendapat medali,” kata Argi Brilian Pramana, Kelas IX A, peraih perak di bidang matematika.

Siswa asal Kecamatan Mayang itu mengaku telah lama menaruh bakat di bidang matematika. Bakatnya itu kian terasah sejak ia aktif mengikuti pembinaan yang diberikan para dewan guru di SMP Al Baitul Amien Jember.

“Awalnya tidak menyangka. Ternyata beneran saya ditetapkan sebagai peraih medali emas,” imbuh Helga Yazmin Yashoddhara, Kelas VIII D, peraih emas di bidang bahasa Inggris. Seperti halnya Argi, Helga juga kerap mengikuti lomba. Namun yang sampai meraih emas hanya pada lomba itu.

Waka Kesiswaan SMP Al Baitul Amien Jember Ahmad Juprianto menjelaskan, di event olimpiade tingkat provinsi itu, sebelumnya para siswa mengikuti babak penyisihan di tingkat kabupaten, Februari lalu. Lalu, mereka yang lolos di kabupaten, berlanjut ke provinsi. “Dari 11 anak saat penyisihan itu, 10 di antaranya lolos ke provinsi,” jelasnya.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Masa pandemi tidak menyurutkan semangat siswa-siswi SMP Al Baitul Amien Jember untuk mengukir prestasi. OMNAS 10 yang diselenggarakan Emerald Education Center tingkat Jawa Timur kala itu menjadi pembuktian para siswa-siswi berbakat ini. Turun di bidang sains, matematika, dan bahasa, mereka bersaing dengan ratusan peserta lain dari berbagai lembaga ternama di Jawa Timur.

Hasilnya, mereka membawa pulang satu emas, enam perak, dan satu perunggu. Torehan itu sekaligus mengantarkan mereka melaju ke babak olimpiade berikutnya, yakni di tingkat nasional.

Beberapa dari siswa berbakat itu, ada nama Queen Fahriza Putri, Naufal Fajari Ramadan, dan Argi Brilian Pramana. Selanjutnya, Syafina Maulita, Ema Alis Briggs, Helga Yazmin Yashoddhara, Raisya Kania Putri, serta Diah Ajeng. Rata-rata, mereka masih duduk di kelas VII dan VIII. Beberapa juga duduk di kelas IX.

Saat ditemui Jawa Pos Radar Jember, Selasa (20/4), para siswa berbakat itu mengaku sempat tidak percaya bisa meraih medali. “Biasanya memang sering ikut lomba, sebagai ajang latihan. Namun, baru kali ini bisa mendapat medali,” kata Argi Brilian Pramana, Kelas IX A, peraih perak di bidang matematika.

Siswa asal Kecamatan Mayang itu mengaku telah lama menaruh bakat di bidang matematika. Bakatnya itu kian terasah sejak ia aktif mengikuti pembinaan yang diberikan para dewan guru di SMP Al Baitul Amien Jember.

“Awalnya tidak menyangka. Ternyata beneran saya ditetapkan sebagai peraih medali emas,” imbuh Helga Yazmin Yashoddhara, Kelas VIII D, peraih emas di bidang bahasa Inggris. Seperti halnya Argi, Helga juga kerap mengikuti lomba. Namun yang sampai meraih emas hanya pada lomba itu.

Waka Kesiswaan SMP Al Baitul Amien Jember Ahmad Juprianto menjelaskan, di event olimpiade tingkat provinsi itu, sebelumnya para siswa mengikuti babak penyisihan di tingkat kabupaten, Februari lalu. Lalu, mereka yang lolos di kabupaten, berlanjut ke provinsi. “Dari 11 anak saat penyisihan itu, 10 di antaranya lolos ke provinsi,” jelasnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/