alexametrics
23 C
Jember
Friday, 27 May 2022

Cerminkan Perjuangan Kartini di Tengah Pandemi

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Ada pemandangan lain saat memasuki halaman SDN Sumbersari 02, Lingkungan Kaliurang, Kelurahan/Kecamatan Sumbersari. Para guru dan kepala sekolah tampak sedang mengajar sejumlah siswa dengan mengenakan kebaya. Ini dilakukan untuk memperingati hari lahir RA Kartini, kemarin (21/4).

Sejumlah siswa yang saat itu mengikuti try out ujian terlihat sedikit kaget dengan pemandangan tersebut. Bahkan, tak sedikit yang lupa dengan peringatan nasional ini. Namun, mereka memaklumi dan memberi apresiasi ketika para guru menerangkan ini adalah salah satu bentuk mengingat Kartini dan perjuangannya dalam hal emansipasi wanita. “Biar siswa ingat kalau 21 April merupakan hari lahir RA Kartini,” kata Kepala SDN Sumbersari 02 Ninik Ratnawati.

Secara kebetulan, lanjut dia, mayoritas guru di sekolah tersebut adalah perempuan. Karenanya, ketika datang ke sekolah semua terlihat kompak menggunakan kebaya. Menurut Ninik, penggunaan busana kebaya itu menjadi kesepakatan bersama.

Mobile_AP_Rectangle 2

Pemandangan guru yang menggunakan kebaya saat di sekolah juga tampak di sejumlah sekolah lainnya. Seperti di SMPN 5 Jember dan SMPN 1 Rambipuji. Tradisi ini seolah mengingatkan bahwa saat ini perjuangan para wanita pun belum berakhir. Terlebih lagi di masa pandemi.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Ada pemandangan lain saat memasuki halaman SDN Sumbersari 02, Lingkungan Kaliurang, Kelurahan/Kecamatan Sumbersari. Para guru dan kepala sekolah tampak sedang mengajar sejumlah siswa dengan mengenakan kebaya. Ini dilakukan untuk memperingati hari lahir RA Kartini, kemarin (21/4).

Sejumlah siswa yang saat itu mengikuti try out ujian terlihat sedikit kaget dengan pemandangan tersebut. Bahkan, tak sedikit yang lupa dengan peringatan nasional ini. Namun, mereka memaklumi dan memberi apresiasi ketika para guru menerangkan ini adalah salah satu bentuk mengingat Kartini dan perjuangannya dalam hal emansipasi wanita. “Biar siswa ingat kalau 21 April merupakan hari lahir RA Kartini,” kata Kepala SDN Sumbersari 02 Ninik Ratnawati.

Secara kebetulan, lanjut dia, mayoritas guru di sekolah tersebut adalah perempuan. Karenanya, ketika datang ke sekolah semua terlihat kompak menggunakan kebaya. Menurut Ninik, penggunaan busana kebaya itu menjadi kesepakatan bersama.

Pemandangan guru yang menggunakan kebaya saat di sekolah juga tampak di sejumlah sekolah lainnya. Seperti di SMPN 5 Jember dan SMPN 1 Rambipuji. Tradisi ini seolah mengingatkan bahwa saat ini perjuangan para wanita pun belum berakhir. Terlebih lagi di masa pandemi.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Ada pemandangan lain saat memasuki halaman SDN Sumbersari 02, Lingkungan Kaliurang, Kelurahan/Kecamatan Sumbersari. Para guru dan kepala sekolah tampak sedang mengajar sejumlah siswa dengan mengenakan kebaya. Ini dilakukan untuk memperingati hari lahir RA Kartini, kemarin (21/4).

Sejumlah siswa yang saat itu mengikuti try out ujian terlihat sedikit kaget dengan pemandangan tersebut. Bahkan, tak sedikit yang lupa dengan peringatan nasional ini. Namun, mereka memaklumi dan memberi apresiasi ketika para guru menerangkan ini adalah salah satu bentuk mengingat Kartini dan perjuangannya dalam hal emansipasi wanita. “Biar siswa ingat kalau 21 April merupakan hari lahir RA Kartini,” kata Kepala SDN Sumbersari 02 Ninik Ratnawati.

Secara kebetulan, lanjut dia, mayoritas guru di sekolah tersebut adalah perempuan. Karenanya, ketika datang ke sekolah semua terlihat kompak menggunakan kebaya. Menurut Ninik, penggunaan busana kebaya itu menjadi kesepakatan bersama.

Pemandangan guru yang menggunakan kebaya saat di sekolah juga tampak di sejumlah sekolah lainnya. Seperti di SMPN 5 Jember dan SMPN 1 Rambipuji. Tradisi ini seolah mengingatkan bahwa saat ini perjuangan para wanita pun belum berakhir. Terlebih lagi di masa pandemi.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/