alexametrics
27.3 C
Jember
Saturday, 28 May 2022

Seluruh Kebijakan di Tangan Ponpes

Terkait Pemberlakuan Pembelajaran Tatap Muka

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Meskipun sekolah formal di semua satuan pendidikan belum menjalankan pembelajaran tatap muka (PTM), namun sejumlah sekolah di bawah naungan pesantren sudah menjalankan pembelajaran luring. Fakta itu sekaligus menunjukkan bahwa pesantren masih memiliki otonomi mandiri dalam menentukan kebijakan. Termasuk kebijakan apakah sekolah dilakukan secara PTM atau daring.

Terkait otonomi pesantren itu, Ketua Rabithah al-Ma’ahid al-Islamiyyah (RMI) Jember Fuad Akhsan menjelaskan, selama ini pesantren memang masih konsisten menjalankan PTM. Menurut dia, otonomi di pesantren memiliki pengaruh kuat dalam menentukan kebijakan.

Namun, lanjut dia, hal itu dilakukan bukan tanpa pertimbangan. Sebab, pesantren diyakini lebih aman terpapar Covid-19, karena semua penduduk pesantren menetap dan bermukim di pesantren. “Keberadaan kami sebagai RMI selama ini lebih sering untuk mengakomodasi. Wewenang penuh semuanya ada di masing-masing pesantren,” katanya, saat ditemui Jawa Pos Radar Jember, kemarin (21/3).

Mobile_AP_Rectangle 2

Pihaknya juga belum mengetahui pasti mengenai keputusan pemerintah yang menunda simulasi PTM di Jember, yang sempat dijadwalkan awal Maret lalu dan dijadwalkan ulang pada Juni mendatang atau sekitar pasca-Idul Fitri. Pria yang juga pengasuh di Pesantren Al Amien, Sabrang, Ambulu, itu menambahkan, pihaknya selaku pimpinan asosiasi kepesantrenan di Jember hanya berupaya memberikan imbauan dan arahan ke pesantren yang ada.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Meskipun sekolah formal di semua satuan pendidikan belum menjalankan pembelajaran tatap muka (PTM), namun sejumlah sekolah di bawah naungan pesantren sudah menjalankan pembelajaran luring. Fakta itu sekaligus menunjukkan bahwa pesantren masih memiliki otonomi mandiri dalam menentukan kebijakan. Termasuk kebijakan apakah sekolah dilakukan secara PTM atau daring.

Terkait otonomi pesantren itu, Ketua Rabithah al-Ma’ahid al-Islamiyyah (RMI) Jember Fuad Akhsan menjelaskan, selama ini pesantren memang masih konsisten menjalankan PTM. Menurut dia, otonomi di pesantren memiliki pengaruh kuat dalam menentukan kebijakan.

Namun, lanjut dia, hal itu dilakukan bukan tanpa pertimbangan. Sebab, pesantren diyakini lebih aman terpapar Covid-19, karena semua penduduk pesantren menetap dan bermukim di pesantren. “Keberadaan kami sebagai RMI selama ini lebih sering untuk mengakomodasi. Wewenang penuh semuanya ada di masing-masing pesantren,” katanya, saat ditemui Jawa Pos Radar Jember, kemarin (21/3).

Pihaknya juga belum mengetahui pasti mengenai keputusan pemerintah yang menunda simulasi PTM di Jember, yang sempat dijadwalkan awal Maret lalu dan dijadwalkan ulang pada Juni mendatang atau sekitar pasca-Idul Fitri. Pria yang juga pengasuh di Pesantren Al Amien, Sabrang, Ambulu, itu menambahkan, pihaknya selaku pimpinan asosiasi kepesantrenan di Jember hanya berupaya memberikan imbauan dan arahan ke pesantren yang ada.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Meskipun sekolah formal di semua satuan pendidikan belum menjalankan pembelajaran tatap muka (PTM), namun sejumlah sekolah di bawah naungan pesantren sudah menjalankan pembelajaran luring. Fakta itu sekaligus menunjukkan bahwa pesantren masih memiliki otonomi mandiri dalam menentukan kebijakan. Termasuk kebijakan apakah sekolah dilakukan secara PTM atau daring.

Terkait otonomi pesantren itu, Ketua Rabithah al-Ma’ahid al-Islamiyyah (RMI) Jember Fuad Akhsan menjelaskan, selama ini pesantren memang masih konsisten menjalankan PTM. Menurut dia, otonomi di pesantren memiliki pengaruh kuat dalam menentukan kebijakan.

Namun, lanjut dia, hal itu dilakukan bukan tanpa pertimbangan. Sebab, pesantren diyakini lebih aman terpapar Covid-19, karena semua penduduk pesantren menetap dan bermukim di pesantren. “Keberadaan kami sebagai RMI selama ini lebih sering untuk mengakomodasi. Wewenang penuh semuanya ada di masing-masing pesantren,” katanya, saat ditemui Jawa Pos Radar Jember, kemarin (21/3).

Pihaknya juga belum mengetahui pasti mengenai keputusan pemerintah yang menunda simulasi PTM di Jember, yang sempat dijadwalkan awal Maret lalu dan dijadwalkan ulang pada Juni mendatang atau sekitar pasca-Idul Fitri. Pria yang juga pengasuh di Pesantren Al Amien, Sabrang, Ambulu, itu menambahkan, pihaknya selaku pimpinan asosiasi kepesantrenan di Jember hanya berupaya memberikan imbauan dan arahan ke pesantren yang ada.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/