alexametrics
22.4 C
Jember
Tuesday, 16 August 2022

Bangun Karakter Anak, MTs di Jember Ajak Siswa Kampanye Kebersihan

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID- Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di MTs Al Misri, berbeda dari sekolah kebanyakan. Madrasah yang berada di Desa Curahmalang, Kecamatan Rambipuji ini, tak hanya mengenalkan lingkungan sekolah saja, tapi juga mengajak siswa untuk mencintai lingkungan sekitar, Kamis (21/7).

Para guru dan pembina OSIS melibatkan siswa baru mengikuti bakti sosial. Ini agar siswa tidak hanya peduli dengan dirinya sendiri, tapi juga dengan lingkungan dan orang lain. Kegiatan bakti sosial itu terbagi menjadi tiga kegiatan. Santunan, bersih-bersih masjid dan jalan yang sekaligus melaksanakan kampanye kebersihan.

Saat kampanye kebersihan, siswa membawa tulisan yang berisi ajakan agar sama-sama mencintai alam. Mulai dari tulisan buang sampah pada tempatnya, jagalah kebersihan, hijau alamku lestari lingkunganku, dan tulisan-tulisan kreatif lainnya. Tidak hanya mengajak lewat tulisan, para siswa baru juga mencontohkan lewat tindakan mereka. Seperti memungut sampah di sekitar sungai dan jembatan.

Mobile_AP_Rectangle 2

Pembina OSIS MTs Al Misri Masro’atun mengakan, model pengenalan sekolah menggunakan perpeloncoan sudah tidak relevan dengan pembentukan karakter siswa. Karena bisa dilakukan dengan cara-cara yang lebih positif. “Kegiatan Masa Ta’aruf Madrasah (MATSAMA) atau yang lebih dikenal dengan MPLS ini dilakukan dengan hal positif. Baik untuk siswa maupun lingkungan sekolah itu sendiri. Salah satu usaha kami adalah dengan cara bakti sosial ini,” ungkapnya. (*)

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID- Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di MTs Al Misri, berbeda dari sekolah kebanyakan. Madrasah yang berada di Desa Curahmalang, Kecamatan Rambipuji ini, tak hanya mengenalkan lingkungan sekolah saja, tapi juga mengajak siswa untuk mencintai lingkungan sekitar, Kamis (21/7).

Para guru dan pembina OSIS melibatkan siswa baru mengikuti bakti sosial. Ini agar siswa tidak hanya peduli dengan dirinya sendiri, tapi juga dengan lingkungan dan orang lain. Kegiatan bakti sosial itu terbagi menjadi tiga kegiatan. Santunan, bersih-bersih masjid dan jalan yang sekaligus melaksanakan kampanye kebersihan.

Saat kampanye kebersihan, siswa membawa tulisan yang berisi ajakan agar sama-sama mencintai alam. Mulai dari tulisan buang sampah pada tempatnya, jagalah kebersihan, hijau alamku lestari lingkunganku, dan tulisan-tulisan kreatif lainnya. Tidak hanya mengajak lewat tulisan, para siswa baru juga mencontohkan lewat tindakan mereka. Seperti memungut sampah di sekitar sungai dan jembatan.

Pembina OSIS MTs Al Misri Masro’atun mengakan, model pengenalan sekolah menggunakan perpeloncoan sudah tidak relevan dengan pembentukan karakter siswa. Karena bisa dilakukan dengan cara-cara yang lebih positif. “Kegiatan Masa Ta’aruf Madrasah (MATSAMA) atau yang lebih dikenal dengan MPLS ini dilakukan dengan hal positif. Baik untuk siswa maupun lingkungan sekolah itu sendiri. Salah satu usaha kami adalah dengan cara bakti sosial ini,” ungkapnya. (*)

JEMBER, RADARJEMBER.ID- Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di MTs Al Misri, berbeda dari sekolah kebanyakan. Madrasah yang berada di Desa Curahmalang, Kecamatan Rambipuji ini, tak hanya mengenalkan lingkungan sekolah saja, tapi juga mengajak siswa untuk mencintai lingkungan sekitar, Kamis (21/7).

Para guru dan pembina OSIS melibatkan siswa baru mengikuti bakti sosial. Ini agar siswa tidak hanya peduli dengan dirinya sendiri, tapi juga dengan lingkungan dan orang lain. Kegiatan bakti sosial itu terbagi menjadi tiga kegiatan. Santunan, bersih-bersih masjid dan jalan yang sekaligus melaksanakan kampanye kebersihan.

Saat kampanye kebersihan, siswa membawa tulisan yang berisi ajakan agar sama-sama mencintai alam. Mulai dari tulisan buang sampah pada tempatnya, jagalah kebersihan, hijau alamku lestari lingkunganku, dan tulisan-tulisan kreatif lainnya. Tidak hanya mengajak lewat tulisan, para siswa baru juga mencontohkan lewat tindakan mereka. Seperti memungut sampah di sekitar sungai dan jembatan.

Pembina OSIS MTs Al Misri Masro’atun mengakan, model pengenalan sekolah menggunakan perpeloncoan sudah tidak relevan dengan pembentukan karakter siswa. Karena bisa dilakukan dengan cara-cara yang lebih positif. “Kegiatan Masa Ta’aruf Madrasah (MATSAMA) atau yang lebih dikenal dengan MPLS ini dilakukan dengan hal positif. Baik untuk siswa maupun lingkungan sekolah itu sendiri. Salah satu usaha kami adalah dengan cara bakti sosial ini,” ungkapnya. (*)

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/