alexametrics
23.4 C
Jember
Saturday, 28 May 2022

Calon Pengantin Diberi Resep Hidup Harmonis

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Ibarat sebuah bangunan, agar berdiri kokoh, maka fondasinya harus dibuat sekuat mungkin. Sehingga gedung itu tidak gampang ambruk walau diterjang badai sekalipun. Hal tersebut yang menjadi alasan Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Jember menggelar kegiatan bimbingan perkawinan pranikah bagi calon pengantin. Kegiatan itu berlangsung di SDN 02 Kecamatan Panti, kemarin (19/11).

Tercatat, ada 15 pasangan calon pengantin yang mengikuti bimbingan tersebut. Mereka berusia antara 19 tahun sampai 30 tahun dari berbagai desa di Kecamatan Panti. Mereka bakal menikah dalam waktu dekat ini.

Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Panti Cholil menerangkan, pemberian pemahaman tentang ilmu berumah tangga dinilainya penting bagi calon pengantin. Karena niat orang berumah tangga itu untuk selamanya. Bukan satu atau dua hari. “Orang ketika pertama kali berumah tangga pasti bingung. Bagaimana harus menjalani hidup sebagai suami istri. Setelah dibekali pengetahuan berumah tangga, diharapkan perkawinan tersebut bisa langgeng,” katanya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Pria asal Kecamatan Balung itu menambahkan, peserta bimbingan perkawinan pranikah ini memiliki umur sesuai ketentuan UU Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan. Pria dan wanita yang akan menikah minimal berusia 19 tahun.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Ibarat sebuah bangunan, agar berdiri kokoh, maka fondasinya harus dibuat sekuat mungkin. Sehingga gedung itu tidak gampang ambruk walau diterjang badai sekalipun. Hal tersebut yang menjadi alasan Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Jember menggelar kegiatan bimbingan perkawinan pranikah bagi calon pengantin. Kegiatan itu berlangsung di SDN 02 Kecamatan Panti, kemarin (19/11).

Tercatat, ada 15 pasangan calon pengantin yang mengikuti bimbingan tersebut. Mereka berusia antara 19 tahun sampai 30 tahun dari berbagai desa di Kecamatan Panti. Mereka bakal menikah dalam waktu dekat ini.

Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Panti Cholil menerangkan, pemberian pemahaman tentang ilmu berumah tangga dinilainya penting bagi calon pengantin. Karena niat orang berumah tangga itu untuk selamanya. Bukan satu atau dua hari. “Orang ketika pertama kali berumah tangga pasti bingung. Bagaimana harus menjalani hidup sebagai suami istri. Setelah dibekali pengetahuan berumah tangga, diharapkan perkawinan tersebut bisa langgeng,” katanya.

Pria asal Kecamatan Balung itu menambahkan, peserta bimbingan perkawinan pranikah ini memiliki umur sesuai ketentuan UU Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan. Pria dan wanita yang akan menikah minimal berusia 19 tahun.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Ibarat sebuah bangunan, agar berdiri kokoh, maka fondasinya harus dibuat sekuat mungkin. Sehingga gedung itu tidak gampang ambruk walau diterjang badai sekalipun. Hal tersebut yang menjadi alasan Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Jember menggelar kegiatan bimbingan perkawinan pranikah bagi calon pengantin. Kegiatan itu berlangsung di SDN 02 Kecamatan Panti, kemarin (19/11).

Tercatat, ada 15 pasangan calon pengantin yang mengikuti bimbingan tersebut. Mereka berusia antara 19 tahun sampai 30 tahun dari berbagai desa di Kecamatan Panti. Mereka bakal menikah dalam waktu dekat ini.

Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Panti Cholil menerangkan, pemberian pemahaman tentang ilmu berumah tangga dinilainya penting bagi calon pengantin. Karena niat orang berumah tangga itu untuk selamanya. Bukan satu atau dua hari. “Orang ketika pertama kali berumah tangga pasti bingung. Bagaimana harus menjalani hidup sebagai suami istri. Setelah dibekali pengetahuan berumah tangga, diharapkan perkawinan tersebut bisa langgeng,” katanya.

Pria asal Kecamatan Balung itu menambahkan, peserta bimbingan perkawinan pranikah ini memiliki umur sesuai ketentuan UU Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan. Pria dan wanita yang akan menikah minimal berusia 19 tahun.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/