Animo Meningkat, Maba Unej Capai 7.948

MELANTIK: Rektor Unej Moh Hasan saat melantik 7.948 mahasiswa baru

RADAR JEMBER.IDRektor Universitas Jember melantik 7.948 mahasiswa baru (maba) Unej angkatan 2019 di stadion Universitas Jember, kemarin (19/8). Maba tersebut terdiri atas 7.177 mahasiswa jenjang sarjana, dan 711 mahasiswa jenjang diploma.

IKLAN

Mereka diterima dari jalur  Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN), Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN), Penelusuran Minat dan Kemampuan (PMDK) Diploma, dan Seleksi Bersama Perguruan Tinggi Besuki Raya (SBMPTBR), alih jenis jenjang diploma ke sarjana, dan jalur afirmasi mahasiswa asal Papua dan daerah 3-T (tertinggal, terluar, dan terdepan).

Zulfikar, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan mengatakan, pendaftar ke Unej melalui jalur SNMPTN mencapai 21.663 siswa. Sementara dari jalur SBMPTN mencapai 40.173. Jumlah ini menjadikan Unej sebagai PTN nomor delapan di Indonesia dengan animo terbesar di jalur SBMPTN.

Sementara itu, dari jalur PMDK-Diploma sebanyak 624 siswa, jalur SBMPTBR ada 19.298 orang, dan dari jalur alih jenis ada 100 peserta. “Dari semua jalur masuk, ada 81.901 peminat yang ingin kuliah di Kampus Tegalboto. Namun, hanya 10,87 persen saja atau 8.903 yang diterima,” ungkapnya.

Dari jumlah yang diterima, sebanyak 7.948 calon mahasiswa baru melakukan registrasi ulang. Namun, data ini belum mencakup mahasiswa baru Program Pascasarjana.

Di kampus Bondowoso, ada 363 mahasiswa baru, sementara di kampus Lumajang ada 111 mahasiswa baru, dan kampus Pasuruan menerima 85 mahasiswa baru. “Tahun ini Unej juga menerima 29 orang mahasiswa baru dari jalur afirmasi mahasiswa asal Papua dan daerah 3-T. Mahasiswa asing 8 orang. Dari Pattani, Thailand, sebanyak 7 orang dan satu orang dari Madagaskar,” jelasnya.

Sementara itu, Rektor Moh Hasan meminta semua maba untuk memanfaatkan kesempatan menuntut ilmu di PTN dengan sebaik-baiknya. Sebab, tak semua anak bangsa diterima di kampus negeri.

Para mahasiswa baru itu akan mengikuti kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) sejak 19 Agustus hingga 23 Agustus 2019 di masing-masing fakultas. Kegiatan PKKMB akan dilanjutkan dengan Pelatihan Bela Negara dan Wawasan Kebangsaan yang dilaksanakan di Secaba Rindam V Brawijaya.

Khusus untuk kampus Bondowoso, Lumajang, dan Pasuruan, kerja sama dengan Kodim setempat. “PKKMB membantu maba beradaptasi dengan dunia kampus yang berbeda dengan masa sekolah di SMA. Pelatihan bela negara dan diharapkan menumbuhkan rasa cinta tanah air sekaligus membentengi mahasiswa baru dari bahaya radikalisme serta narkoba,” pungkas rektor. (*)

Reporter :

Fotografer : Istimewa

Editor : Bagus Supriadi