alexametrics
23.3 C
Jember
Thursday, 26 May 2022

Kenalkan Makanan Tradisional ke Mahasiswa Asing

Mobile_AP_Rectangle 1

RADARJEMBER.ID, JEMBER- Melalui workshop Ethnobiology bertema “Back to Nature for Healthy Ecosystem” yang mengulas tentang makanan tradisional Indonesia dan pembungkusnya (Indonesian Traditional Food and Wrappers), Prodi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Jember mempromosikan makanan tradisional kepada peserta kegiatan tersebut.

Workshop di auditorium FKIP Jumat (19/7), itu diikuti oleh mahasiswa 11 negara dan 12 perguruan tinggi. Negara peserta itu diantaranya Malaysia, Polandia, Maladewa, Brunei, Bhutan, Laos, Myanmar, Philiphina, Jepang, Korea dan Kamboja.

Workshop dibuka oleh Dekan FKIP Universitas Jember Prof Dafik. Pria asal Situbondo itu berharap, keanekaragaman budaya Indonesia termasuk makanan tradisional bisa diterapkan di negara mereka usai berkunjung ke Jember.

- Advertisement -

RADARJEMBER.ID, JEMBER- Melalui workshop Ethnobiology bertema “Back to Nature for Healthy Ecosystem” yang mengulas tentang makanan tradisional Indonesia dan pembungkusnya (Indonesian Traditional Food and Wrappers), Prodi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Jember mempromosikan makanan tradisional kepada peserta kegiatan tersebut.

Workshop di auditorium FKIP Jumat (19/7), itu diikuti oleh mahasiswa 11 negara dan 12 perguruan tinggi. Negara peserta itu diantaranya Malaysia, Polandia, Maladewa, Brunei, Bhutan, Laos, Myanmar, Philiphina, Jepang, Korea dan Kamboja.

Workshop dibuka oleh Dekan FKIP Universitas Jember Prof Dafik. Pria asal Situbondo itu berharap, keanekaragaman budaya Indonesia termasuk makanan tradisional bisa diterapkan di negara mereka usai berkunjung ke Jember.

RADARJEMBER.ID, JEMBER- Melalui workshop Ethnobiology bertema “Back to Nature for Healthy Ecosystem” yang mengulas tentang makanan tradisional Indonesia dan pembungkusnya (Indonesian Traditional Food and Wrappers), Prodi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Jember mempromosikan makanan tradisional kepada peserta kegiatan tersebut.

Workshop di auditorium FKIP Jumat (19/7), itu diikuti oleh mahasiswa 11 negara dan 12 perguruan tinggi. Negara peserta itu diantaranya Malaysia, Polandia, Maladewa, Brunei, Bhutan, Laos, Myanmar, Philiphina, Jepang, Korea dan Kamboja.

Workshop dibuka oleh Dekan FKIP Universitas Jember Prof Dafik. Pria asal Situbondo itu berharap, keanekaragaman budaya Indonesia termasuk makanan tradisional bisa diterapkan di negara mereka usai berkunjung ke Jember.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/