alexametrics
23.4 C
Jember
Sunday, 29 May 2022

Jadi UIN Jember, Ini Empat Pesan Lukman Hakim Syaifuddin

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Alih status dari Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Jember menjadi Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember, mendapat perhatian dari sejumlah tokoh nasional. Salah satunya dari Menteri Agama Republik Indonesia Periode 2014-2019 Lukman Hakim Syaifuddin.

KOMPAK: Jajaran Rektorat dan Dekanat IAIN Jember saat menyambut kedatangan Lukman Hakim Syaifuddin.

Saat berkunjung ke IAIN Jember, Kamis (20/5), Menteri Agama di Kabinet Presiden Joko Widodo periode pertama ini langsung disambut oleh Rektor IAIN Jember Prof Babun Suharto, serta sejumlah pejabat kampus lainnya.

Lukman Hakim mengucapkan selamat atas capaian IAIN Jember yang telah bertransformasi menjadi UIN KHAS Jember. Ia juga menjelaskan beberapa hal terkait alih status itu ke Pimpinan IAIN Jember. “Saya berpesan ada empat hal yang harus tetap dipegang saat kampus ini menjadi UIN,” katanya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Ia menyebutkan, pertama program studi yang berbasis Islam harus tetap menjadi unggulan dan tidak pudar keberadaanya. “Ada beberapa pengalaman kampus PTKIN saat alih status ke UIN, program studi berbasis Islam justru kalah dengan prodi umum. Padahal prodi Islam itu sebagai center excellence,” jelasnya.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Alih status dari Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Jember menjadi Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember, mendapat perhatian dari sejumlah tokoh nasional. Salah satunya dari Menteri Agama Republik Indonesia Periode 2014-2019 Lukman Hakim Syaifuddin.

KOMPAK: Jajaran Rektorat dan Dekanat IAIN Jember saat menyambut kedatangan Lukman Hakim Syaifuddin.

Saat berkunjung ke IAIN Jember, Kamis (20/5), Menteri Agama di Kabinet Presiden Joko Widodo periode pertama ini langsung disambut oleh Rektor IAIN Jember Prof Babun Suharto, serta sejumlah pejabat kampus lainnya.

Lukman Hakim mengucapkan selamat atas capaian IAIN Jember yang telah bertransformasi menjadi UIN KHAS Jember. Ia juga menjelaskan beberapa hal terkait alih status itu ke Pimpinan IAIN Jember. “Saya berpesan ada empat hal yang harus tetap dipegang saat kampus ini menjadi UIN,” katanya.

Ia menyebutkan, pertama program studi yang berbasis Islam harus tetap menjadi unggulan dan tidak pudar keberadaanya. “Ada beberapa pengalaman kampus PTKIN saat alih status ke UIN, program studi berbasis Islam justru kalah dengan prodi umum. Padahal prodi Islam itu sebagai center excellence,” jelasnya.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Alih status dari Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Jember menjadi Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember, mendapat perhatian dari sejumlah tokoh nasional. Salah satunya dari Menteri Agama Republik Indonesia Periode 2014-2019 Lukman Hakim Syaifuddin.

KOMPAK: Jajaran Rektorat dan Dekanat IAIN Jember saat menyambut kedatangan Lukman Hakim Syaifuddin.

Saat berkunjung ke IAIN Jember, Kamis (20/5), Menteri Agama di Kabinet Presiden Joko Widodo periode pertama ini langsung disambut oleh Rektor IAIN Jember Prof Babun Suharto, serta sejumlah pejabat kampus lainnya.

Lukman Hakim mengucapkan selamat atas capaian IAIN Jember yang telah bertransformasi menjadi UIN KHAS Jember. Ia juga menjelaskan beberapa hal terkait alih status itu ke Pimpinan IAIN Jember. “Saya berpesan ada empat hal yang harus tetap dipegang saat kampus ini menjadi UIN,” katanya.

Ia menyebutkan, pertama program studi yang berbasis Islam harus tetap menjadi unggulan dan tidak pudar keberadaanya. “Ada beberapa pengalaman kampus PTKIN saat alih status ke UIN, program studi berbasis Islam justru kalah dengan prodi umum. Padahal prodi Islam itu sebagai center excellence,” jelasnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/