alexametrics
23.5 C
Jember
Saturday, 21 May 2022

Usai Ujian, Siswa Dilarang Bergerombol di Halaman Sekolah

Pengetatan Prokes saat Pembelajaran Tatap Muka SMP

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Setelah setahun lebih tidak ada pembelajaran tatap muka (PTM) akibat pandemi, sekolah di Kabupaten Jember hari ini, Senin (19/4), untuk kali pertama mengadakan ujian penilaian akhir sekolah (PAS) tingkat SMP baik negeri maupun swasta secara tatap muka.

Pantaun Jawa Pos Radar Jember di dua sekolah berbeda, saat menggelar ujian semua sekolah mematuhi aturan protokol kesehatan (prokes). Bahkan sehari sebelum pelaksanaan ujian, sekolah juga melakukan sterilisasi ruang kelas.

Kepala SMP Mitra di Kelurahan Slawu, Kecamatan Patrang, Mochammad Ghufron mengatakan, pihaknya benar-benar mengantisipasi pelaksanaan ujian itu. Pihak sekolah juga telah membersihkan ruang kelas IX yang menjadi tempat ujian.

Mobile_AP_Rectangle 2

“Jumlah murid kelas IX di SMP ini berjumlah 26 orang. Mereka menempati dua ruang kelas. Dan masing-masing kelas diisi oleh 13 siswa. Prokes tetap diberlakukan dan mereka harus memakai masker, serta pengecekan suhu badan,” kata Ghufron.

Sekolah kecil di kawasan pinggiran kota itu, sengaja mengatur tempat duduk peserta ujian agar tidak berdempetan. Setiap siswa berjarak minimal satu meter. Usai ujian, mereka diimbau agar langsung pulang ke rumah masing-masing dan tidak boleh bergerombol di halaman sekolah.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Setelah setahun lebih tidak ada pembelajaran tatap muka (PTM) akibat pandemi, sekolah di Kabupaten Jember hari ini, Senin (19/4), untuk kali pertama mengadakan ujian penilaian akhir sekolah (PAS) tingkat SMP baik negeri maupun swasta secara tatap muka.

Pantaun Jawa Pos Radar Jember di dua sekolah berbeda, saat menggelar ujian semua sekolah mematuhi aturan protokol kesehatan (prokes). Bahkan sehari sebelum pelaksanaan ujian, sekolah juga melakukan sterilisasi ruang kelas.

Kepala SMP Mitra di Kelurahan Slawu, Kecamatan Patrang, Mochammad Ghufron mengatakan, pihaknya benar-benar mengantisipasi pelaksanaan ujian itu. Pihak sekolah juga telah membersihkan ruang kelas IX yang menjadi tempat ujian.

“Jumlah murid kelas IX di SMP ini berjumlah 26 orang. Mereka menempati dua ruang kelas. Dan masing-masing kelas diisi oleh 13 siswa. Prokes tetap diberlakukan dan mereka harus memakai masker, serta pengecekan suhu badan,” kata Ghufron.

Sekolah kecil di kawasan pinggiran kota itu, sengaja mengatur tempat duduk peserta ujian agar tidak berdempetan. Setiap siswa berjarak minimal satu meter. Usai ujian, mereka diimbau agar langsung pulang ke rumah masing-masing dan tidak boleh bergerombol di halaman sekolah.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Setelah setahun lebih tidak ada pembelajaran tatap muka (PTM) akibat pandemi, sekolah di Kabupaten Jember hari ini, Senin (19/4), untuk kali pertama mengadakan ujian penilaian akhir sekolah (PAS) tingkat SMP baik negeri maupun swasta secara tatap muka.

Pantaun Jawa Pos Radar Jember di dua sekolah berbeda, saat menggelar ujian semua sekolah mematuhi aturan protokol kesehatan (prokes). Bahkan sehari sebelum pelaksanaan ujian, sekolah juga melakukan sterilisasi ruang kelas.

Kepala SMP Mitra di Kelurahan Slawu, Kecamatan Patrang, Mochammad Ghufron mengatakan, pihaknya benar-benar mengantisipasi pelaksanaan ujian itu. Pihak sekolah juga telah membersihkan ruang kelas IX yang menjadi tempat ujian.

“Jumlah murid kelas IX di SMP ini berjumlah 26 orang. Mereka menempati dua ruang kelas. Dan masing-masing kelas diisi oleh 13 siswa. Prokes tetap diberlakukan dan mereka harus memakai masker, serta pengecekan suhu badan,” kata Ghufron.

Sekolah kecil di kawasan pinggiran kota itu, sengaja mengatur tempat duduk peserta ujian agar tidak berdempetan. Setiap siswa berjarak minimal satu meter. Usai ujian, mereka diimbau agar langsung pulang ke rumah masing-masing dan tidak boleh bergerombol di halaman sekolah.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/