alexametrics
22.9 C
Jember
Sunday, 22 May 2022

Pers Diminta Ikut Lestarikan Bahasa Indonesia

Mobile_AP_Rectangle 1

Adi Faizin/Radar Jember
LESTARIKAN BAHASA NASIONAL: Amir Mahmud, peneliti madya bidang Bahasa dan Sastra, Balai Bahasa Jawa Timur

RADARJEMBER.ID: Penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar oleh media massa, masih menjadi sorotan. Masih banyak media massa yang sering salah dalam penulisan bahasa Indonesia di dalam berita yang dihasilkannya. Kondisi ini bisa menjadi gambaran, bahwa bahasa Indonesia belum bisa bermartabat di negerinya sendiri.

Demikian Amir Mahmud, peneliti madya bidang Bahasa dan Sastra, Balai Bahasa Jawa Timur di sela-sela acara penyuluhan bahasa Indonesia bagi Media Massa yang digelar di kampus IAIN Jember (20/4). Sebagai perwujudan dari fungsi edukasinya, dia berharao pers berperan dalam melestarikan bahasa Indonesia yang baik dan benar, melalui setiap pemberitannya.

Mobile_AP_Rectangle 2

“Yang paling sering adalah penggunaan bahasa asing. Jika sudah ada padanannya dalam bahasa Indonesia, ya sebaiknya menggunakan yang sudah ada. Kalau memang belum, ya harus di tulis dengan miring,” tutur Amir Mahmud.

- Advertisement -

Adi Faizin/Radar Jember
LESTARIKAN BAHASA NASIONAL: Amir Mahmud, peneliti madya bidang Bahasa dan Sastra, Balai Bahasa Jawa Timur

RADARJEMBER.ID: Penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar oleh media massa, masih menjadi sorotan. Masih banyak media massa yang sering salah dalam penulisan bahasa Indonesia di dalam berita yang dihasilkannya. Kondisi ini bisa menjadi gambaran, bahwa bahasa Indonesia belum bisa bermartabat di negerinya sendiri.

Demikian Amir Mahmud, peneliti madya bidang Bahasa dan Sastra, Balai Bahasa Jawa Timur di sela-sela acara penyuluhan bahasa Indonesia bagi Media Massa yang digelar di kampus IAIN Jember (20/4). Sebagai perwujudan dari fungsi edukasinya, dia berharao pers berperan dalam melestarikan bahasa Indonesia yang baik dan benar, melalui setiap pemberitannya.

“Yang paling sering adalah penggunaan bahasa asing. Jika sudah ada padanannya dalam bahasa Indonesia, ya sebaiknya menggunakan yang sudah ada. Kalau memang belum, ya harus di tulis dengan miring,” tutur Amir Mahmud.

Adi Faizin/Radar Jember
LESTARIKAN BAHASA NASIONAL: Amir Mahmud, peneliti madya bidang Bahasa dan Sastra, Balai Bahasa Jawa Timur

RADARJEMBER.ID: Penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar oleh media massa, masih menjadi sorotan. Masih banyak media massa yang sering salah dalam penulisan bahasa Indonesia di dalam berita yang dihasilkannya. Kondisi ini bisa menjadi gambaran, bahwa bahasa Indonesia belum bisa bermartabat di negerinya sendiri.

Demikian Amir Mahmud, peneliti madya bidang Bahasa dan Sastra, Balai Bahasa Jawa Timur di sela-sela acara penyuluhan bahasa Indonesia bagi Media Massa yang digelar di kampus IAIN Jember (20/4). Sebagai perwujudan dari fungsi edukasinya, dia berharao pers berperan dalam melestarikan bahasa Indonesia yang baik dan benar, melalui setiap pemberitannya.

“Yang paling sering adalah penggunaan bahasa asing. Jika sudah ada padanannya dalam bahasa Indonesia, ya sebaiknya menggunakan yang sudah ada. Kalau memang belum, ya harus di tulis dengan miring,” tutur Amir Mahmud.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/