alexametrics
24.6 C
Jember
Saturday, 28 May 2022

Kembangkan Research Group, Undang Dua Profesor Australia

Mobile_AP_Rectangle 1

RADARJEMBER.ID, JEMBER– Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Jember (Unej) mengundang dua profesor universitas luar negeri untuk menjadi pemateri dalam workshop pengembangan riset yang bekerjasama dengan Program Studi (Prodi) Pendidikan Matematika, FKIP Unej.

Workshop itu bertemakan Capacity Building in the Mathematis Research and Learning Instrument Based on TPACK in Industrial Revolutions 4.0. Acara tersebut dilaksanakan pada Selasa (16/7) di kampus FKIP.

Dekan FKIP Prof Dafik menyambut positif workshop yang dinilainya sangat bermanfaat tersebut. “Kami mengundang dua profesor dari luar negeri. Yakni Prof Yuqin Lin dan Prof Joe Ryan. Keduanya dari University of Newcastle, Australia. Mereka datang kemari untuk menjadi pemateri dalam sebuah konferensi,” paparnya kepada radarjember.id.

Mobile_AP_Rectangle 2

Dafik menyebut, kedatangan mereka sangat relevan. Karena yang dibahas mengenai penguatan dan cara pengelolaan research group yang baik. Apalagi, setiap Prodi di FKIP kini punya minimal tiga research group dari 17 prodi yang ada di FKIP.

Lebih lanjut dia mengatakan, ke depan yang bakal dituntaskan adalah soal bagaimana caranya menguatkan research group dan mengefektifkannya. Salah satu yang akan dilakukan yakni banch marking dari beberapa univeritas. Baik dari dalam maupun luar negeri.

“Kami betul-betul beritikad bahwa research group ini berguna dalam mengembangkan universitas. Saya sebagai Dekan FKIP bekerjasama dengan kaprodi terus menumbuhkembangkan atmosfer riset yang baik,” imbuhnya.

- Advertisement -

RADARJEMBER.ID, JEMBER– Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Jember (Unej) mengundang dua profesor universitas luar negeri untuk menjadi pemateri dalam workshop pengembangan riset yang bekerjasama dengan Program Studi (Prodi) Pendidikan Matematika, FKIP Unej.

Workshop itu bertemakan Capacity Building in the Mathematis Research and Learning Instrument Based on TPACK in Industrial Revolutions 4.0. Acara tersebut dilaksanakan pada Selasa (16/7) di kampus FKIP.

Dekan FKIP Prof Dafik menyambut positif workshop yang dinilainya sangat bermanfaat tersebut. “Kami mengundang dua profesor dari luar negeri. Yakni Prof Yuqin Lin dan Prof Joe Ryan. Keduanya dari University of Newcastle, Australia. Mereka datang kemari untuk menjadi pemateri dalam sebuah konferensi,” paparnya kepada radarjember.id.

Dafik menyebut, kedatangan mereka sangat relevan. Karena yang dibahas mengenai penguatan dan cara pengelolaan research group yang baik. Apalagi, setiap Prodi di FKIP kini punya minimal tiga research group dari 17 prodi yang ada di FKIP.

Lebih lanjut dia mengatakan, ke depan yang bakal dituntaskan adalah soal bagaimana caranya menguatkan research group dan mengefektifkannya. Salah satu yang akan dilakukan yakni banch marking dari beberapa univeritas. Baik dari dalam maupun luar negeri.

“Kami betul-betul beritikad bahwa research group ini berguna dalam mengembangkan universitas. Saya sebagai Dekan FKIP bekerjasama dengan kaprodi terus menumbuhkembangkan atmosfer riset yang baik,” imbuhnya.

RADARJEMBER.ID, JEMBER– Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Jember (Unej) mengundang dua profesor universitas luar negeri untuk menjadi pemateri dalam workshop pengembangan riset yang bekerjasama dengan Program Studi (Prodi) Pendidikan Matematika, FKIP Unej.

Workshop itu bertemakan Capacity Building in the Mathematis Research and Learning Instrument Based on TPACK in Industrial Revolutions 4.0. Acara tersebut dilaksanakan pada Selasa (16/7) di kampus FKIP.

Dekan FKIP Prof Dafik menyambut positif workshop yang dinilainya sangat bermanfaat tersebut. “Kami mengundang dua profesor dari luar negeri. Yakni Prof Yuqin Lin dan Prof Joe Ryan. Keduanya dari University of Newcastle, Australia. Mereka datang kemari untuk menjadi pemateri dalam sebuah konferensi,” paparnya kepada radarjember.id.

Dafik menyebut, kedatangan mereka sangat relevan. Karena yang dibahas mengenai penguatan dan cara pengelolaan research group yang baik. Apalagi, setiap Prodi di FKIP kini punya minimal tiga research group dari 17 prodi yang ada di FKIP.

Lebih lanjut dia mengatakan, ke depan yang bakal dituntaskan adalah soal bagaimana caranya menguatkan research group dan mengefektifkannya. Salah satu yang akan dilakukan yakni banch marking dari beberapa univeritas. Baik dari dalam maupun luar negeri.

“Kami betul-betul beritikad bahwa research group ini berguna dalam mengembangkan universitas. Saya sebagai Dekan FKIP bekerjasama dengan kaprodi terus menumbuhkembangkan atmosfer riset yang baik,” imbuhnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/