alexametrics
22.9 C
Jember
Sunday, 22 May 2022

Pengunjung Sepi, E-Book Belum Maksimal

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Gelak tawa para petugas di Perpustakaan Daerah (Perpusda) Jember menggema di perpustakaan, kemarin (17/5) siang. Sementara itu, salah seorang pengunjung tampak sibuk mengutak-atik salah satu buku bacaan. Sesekali dia membolak-balikkan halaman, lalu memotretnya. Levina namanya.

Pelajar asal Kelurahan Kebonsari, Kecamatan Sumbersari, itu menuturkan bahwa dirinya datang untuk mengembalikan buku dan meminjam buku baru. “Saya juga potret halaman yang menurut saya penting untuk pengingat,” terang mahasiswi Universitas Darussalam Jateng tersebut.

Namun, tak tampak batang hidung orang lain selain Levina, siang itu. Beberapa menit kemudian, datang dua pemudi dan mulai menelusuri rak-rak untuk mencari buku.

Mobile_AP_Rectangle 2

Mewakili Kepala Bidang Perpustakaan Yunita Maharani, Kepala Seksi Pembinaan Perpustakaan Sekolah Neni Suharno Putri menerangkan bahwa sudah ada sekitar sepuluh pengunjung yang datang ke perpustakaan, kemarin. Jika dibandingkan pada saat bulan puasa, dia menuturkan bahwa jumlah itu lebih baik.

Namun, pihaknya belum bisa memastikan berapa jumlah pengunjung yang sudah terdata selama 2021. “Soalnya, kami belum melakukan rekap pengunjung, sehingga belum bisa memastikan berapa jumlah pastinya,” terangnya. Padahal, jumlah rekap pengunjung sudah harus dilakukan selama tiga bulan sekali.

Pandemi Covid-19 masih menjadi permasalahan pelik yang membuat jumlah pengunjung di perpusda menurun. “Soalnya, banyak yang enggan datang ke perpusda,” paparnya.

Selain itu, pandemi mengakibatkan pihaknya tak bisa door to door datang ke sekolah-sekolah untuk melakukan sosialisasi terkait dengan peningkatan mutu baca masyarakat Jember. Belum lagi, pihaknya dihantam dengan pergerakan teknologi, yang mau tidak mau harus ikut beradaptasi. “Sebenarnya, kami juga sudah mulai merangsek di bidang IT dengan meluncurkan buku digital alias e-book,” paparnya. Tepatnya, sejak November 2018 lalu. Namun, hal itu masih belum maksimal lantaran baru ada penambahan pengunjung digital pada awal 2021 ini.

Berdasarkan data yang dikeluarkan Perpusda Jember, tercatat baru ada sebanyak 618 pengunjung yang membaca buku digital memalui e-book Perpusda Jember. Data itu terdiri atas 352 pembaca berjenis kelamin laki-laki, 244 pembaca berjenis kelamin perempuan, sedangkan 14 lainnya tidak menyertakan jenis kelamin.

Sementara itu, presentasi pengunjung berdasarkan pekerjaan, pembaca didominasi oleh TNI/Polri sebanyak 280 pembaca. Sementara itu, menyusul di belakangnya adalah tenaga honorer (106), mahasiswa (87), dan pekerja swasta (50). “Sedangkan berdasarkan usia, pembaca didominasi oleh usia lanjut antara 50 tahun hingga 59 tahun. Yakni sebanyak 245 pembaca.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Gelak tawa para petugas di Perpustakaan Daerah (Perpusda) Jember menggema di perpustakaan, kemarin (17/5) siang. Sementara itu, salah seorang pengunjung tampak sibuk mengutak-atik salah satu buku bacaan. Sesekali dia membolak-balikkan halaman, lalu memotretnya. Levina namanya.

Pelajar asal Kelurahan Kebonsari, Kecamatan Sumbersari, itu menuturkan bahwa dirinya datang untuk mengembalikan buku dan meminjam buku baru. “Saya juga potret halaman yang menurut saya penting untuk pengingat,” terang mahasiswi Universitas Darussalam Jateng tersebut.

Namun, tak tampak batang hidung orang lain selain Levina, siang itu. Beberapa menit kemudian, datang dua pemudi dan mulai menelusuri rak-rak untuk mencari buku.

Mewakili Kepala Bidang Perpustakaan Yunita Maharani, Kepala Seksi Pembinaan Perpustakaan Sekolah Neni Suharno Putri menerangkan bahwa sudah ada sekitar sepuluh pengunjung yang datang ke perpustakaan, kemarin. Jika dibandingkan pada saat bulan puasa, dia menuturkan bahwa jumlah itu lebih baik.

Namun, pihaknya belum bisa memastikan berapa jumlah pengunjung yang sudah terdata selama 2021. “Soalnya, kami belum melakukan rekap pengunjung, sehingga belum bisa memastikan berapa jumlah pastinya,” terangnya. Padahal, jumlah rekap pengunjung sudah harus dilakukan selama tiga bulan sekali.

Pandemi Covid-19 masih menjadi permasalahan pelik yang membuat jumlah pengunjung di perpusda menurun. “Soalnya, banyak yang enggan datang ke perpusda,” paparnya.

Selain itu, pandemi mengakibatkan pihaknya tak bisa door to door datang ke sekolah-sekolah untuk melakukan sosialisasi terkait dengan peningkatan mutu baca masyarakat Jember. Belum lagi, pihaknya dihantam dengan pergerakan teknologi, yang mau tidak mau harus ikut beradaptasi. “Sebenarnya, kami juga sudah mulai merangsek di bidang IT dengan meluncurkan buku digital alias e-book,” paparnya. Tepatnya, sejak November 2018 lalu. Namun, hal itu masih belum maksimal lantaran baru ada penambahan pengunjung digital pada awal 2021 ini.

Berdasarkan data yang dikeluarkan Perpusda Jember, tercatat baru ada sebanyak 618 pengunjung yang membaca buku digital memalui e-book Perpusda Jember. Data itu terdiri atas 352 pembaca berjenis kelamin laki-laki, 244 pembaca berjenis kelamin perempuan, sedangkan 14 lainnya tidak menyertakan jenis kelamin.

Sementara itu, presentasi pengunjung berdasarkan pekerjaan, pembaca didominasi oleh TNI/Polri sebanyak 280 pembaca. Sementara itu, menyusul di belakangnya adalah tenaga honorer (106), mahasiswa (87), dan pekerja swasta (50). “Sedangkan berdasarkan usia, pembaca didominasi oleh usia lanjut antara 50 tahun hingga 59 tahun. Yakni sebanyak 245 pembaca.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Gelak tawa para petugas di Perpustakaan Daerah (Perpusda) Jember menggema di perpustakaan, kemarin (17/5) siang. Sementara itu, salah seorang pengunjung tampak sibuk mengutak-atik salah satu buku bacaan. Sesekali dia membolak-balikkan halaman, lalu memotretnya. Levina namanya.

Pelajar asal Kelurahan Kebonsari, Kecamatan Sumbersari, itu menuturkan bahwa dirinya datang untuk mengembalikan buku dan meminjam buku baru. “Saya juga potret halaman yang menurut saya penting untuk pengingat,” terang mahasiswi Universitas Darussalam Jateng tersebut.

Namun, tak tampak batang hidung orang lain selain Levina, siang itu. Beberapa menit kemudian, datang dua pemudi dan mulai menelusuri rak-rak untuk mencari buku.

Mewakili Kepala Bidang Perpustakaan Yunita Maharani, Kepala Seksi Pembinaan Perpustakaan Sekolah Neni Suharno Putri menerangkan bahwa sudah ada sekitar sepuluh pengunjung yang datang ke perpustakaan, kemarin. Jika dibandingkan pada saat bulan puasa, dia menuturkan bahwa jumlah itu lebih baik.

Namun, pihaknya belum bisa memastikan berapa jumlah pengunjung yang sudah terdata selama 2021. “Soalnya, kami belum melakukan rekap pengunjung, sehingga belum bisa memastikan berapa jumlah pastinya,” terangnya. Padahal, jumlah rekap pengunjung sudah harus dilakukan selama tiga bulan sekali.

Pandemi Covid-19 masih menjadi permasalahan pelik yang membuat jumlah pengunjung di perpusda menurun. “Soalnya, banyak yang enggan datang ke perpusda,” paparnya.

Selain itu, pandemi mengakibatkan pihaknya tak bisa door to door datang ke sekolah-sekolah untuk melakukan sosialisasi terkait dengan peningkatan mutu baca masyarakat Jember. Belum lagi, pihaknya dihantam dengan pergerakan teknologi, yang mau tidak mau harus ikut beradaptasi. “Sebenarnya, kami juga sudah mulai merangsek di bidang IT dengan meluncurkan buku digital alias e-book,” paparnya. Tepatnya, sejak November 2018 lalu. Namun, hal itu masih belum maksimal lantaran baru ada penambahan pengunjung digital pada awal 2021 ini.

Berdasarkan data yang dikeluarkan Perpusda Jember, tercatat baru ada sebanyak 618 pengunjung yang membaca buku digital memalui e-book Perpusda Jember. Data itu terdiri atas 352 pembaca berjenis kelamin laki-laki, 244 pembaca berjenis kelamin perempuan, sedangkan 14 lainnya tidak menyertakan jenis kelamin.

Sementara itu, presentasi pengunjung berdasarkan pekerjaan, pembaca didominasi oleh TNI/Polri sebanyak 280 pembaca. Sementara itu, menyusul di belakangnya adalah tenaga honorer (106), mahasiswa (87), dan pekerja swasta (50). “Sedangkan berdasarkan usia, pembaca didominasi oleh usia lanjut antara 50 tahun hingga 59 tahun. Yakni sebanyak 245 pembaca.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/