Mahasiswa Pascasarjana Perlu Bersahabat dengan Teknologi

Prof Dr KH Abdul Halim Soebahar MA, Direktur Pascasarjana IAIN Jember

KALIWATES.RADARJEMBER.ID- Di tengah wabah yang membuat aktivitas akademik berlangsung secara daring, menuntut setiap mahasiswa harus bijak berteknologi. Tak terkecuali mahasiswa yang kini tengah menempuh progam magister dan doktor di Pascasarjana IAIN Jember.

IKLAN

Karena untuk saat ini, teknologi menjadi satu-satunya cara agar proses perkuliahan hingga ujian bisa tetap berjalan, sekalipun dilangsungkan tanpa tatap muka.

Direktur Pascasarjana IAIN Jember Prof Dr KH Abdul Halim Soebahar MA menuturkan, penggunaan teknologi saat ini mengalami peningkatan pesat dari biasanya sebelum ada wabah Covid-19.

Terlebih untuk sebuah perguruan tinggi, berjalannya aktivitas akademik sudah merupakan prioritas utama. “Sepekan kemarin, sudah banyak mahasiswa Pascasarjana IAIN Jember yang melangsungkan ujian daring. Ini bukti semangat mereka meskipun di tengah situasi seperti sekarang ini,” paparnya.

Karenanya, untuk menunjang aktivitas itu, Pascasarjana IAIN Jember sendiri sudah sedia sistem yang bisa digunakan dengan pengguna cukup banyak tanpa berbatas waktu.

Karena selagi mahasiswa menghendaki agar perkuliahan tetap bisa berjalan, pihaknya turut mendukung upaya tersebut dengan berbagai kemudahan layanan administrasi sampai proses ujian berlangsung. “Hari ini dan besok, (Senin dan Selasa 18-19/5, Red) ada beberapa mahasiswa lagi yang mengikuti ujian, sebelum nanti memasuki libur hari raya,” sambungnya.

Kendati begitu, dengan berbagai kemudahan yang sudah ditawarkan itu, mahasiswa juga diwajibkan melaksanakan prosedur yang sudah menjadi ketentuan. Pria yang juga menjabat Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jember ini menegaskan, selagi mahasiswanya memiliki kesempatan untuk menyelesaikan studinya, maka pascasarjana akan terus mendorong.

Selain itu, ketergantungan proses akademik dengan teknologi saat ini diharapkan bukan sebuah penghambat. Justru harus menjadi spirit mahasiswa dalam menyelesaikan studinya.
Sejauh ini, dalam basis data yang dihimpun, cukup banyak mahasiswa yang menyelesaikan perkuliahan secara daring.

“Alhamdulillah, itu menujukkan bukti otentik bahwa kesadaran mahasiswa terhadap penggunaan teknologi masih berjalan dan memang harus seperti itu,” pungkas Prof Halim. (kl)

Reporter : Maulana

Fotografer : Maulana

Editor : Mahrus Sholih