alexametrics
31.8 C
Jember
Tuesday, 16 August 2022

Lagi-Lagi KKN Ditunda

Mobile_AP_Rectangle 1

Selain Yanti, mahasiswa lainnya, Luluk, juga menilai KKN secara daring tidak bisa diselenggarakan secara efektif. Sebab, menurutnya, pengabdian yang dilakukan tidak bisa secara maksimal. Misalnya, program pengabdian yang dilakukan di lembaga pendidikan pun terbatas. Sebab, banyak lembaga pendidikan yang terpaksa libur karena pandemi. “Mau lama-lama di rumah orang juga tidak bisa,” kata Luluk.

Karena itu, salah satu alternatif yang dapat dilakukan adalah dengan membuat program pengajaran layaknya guru keliling. Menurut Luluk, kegiatan ini pun tidak bisa dilakukan secara maksimal jika dilakukan secara individu. Kecuali dilakukan secara kolektif. “Karena tidak semua mahasiswa memiliki kemampuan mengajar. Apalagi kalau dari program selain FKIP,” pungkasnya.

 

Mobile_AP_Rectangle 2

 

Jurnalis : Dian Cahyani
Fotografer : Dokumentasi Radar Jember
Redaktur : Lintang Anis Bena Kinanti

- Advertisement -

Selain Yanti, mahasiswa lainnya, Luluk, juga menilai KKN secara daring tidak bisa diselenggarakan secara efektif. Sebab, menurutnya, pengabdian yang dilakukan tidak bisa secara maksimal. Misalnya, program pengabdian yang dilakukan di lembaga pendidikan pun terbatas. Sebab, banyak lembaga pendidikan yang terpaksa libur karena pandemi. “Mau lama-lama di rumah orang juga tidak bisa,” kata Luluk.

Karena itu, salah satu alternatif yang dapat dilakukan adalah dengan membuat program pengajaran layaknya guru keliling. Menurut Luluk, kegiatan ini pun tidak bisa dilakukan secara maksimal jika dilakukan secara individu. Kecuali dilakukan secara kolektif. “Karena tidak semua mahasiswa memiliki kemampuan mengajar. Apalagi kalau dari program selain FKIP,” pungkasnya.

 

 

Jurnalis : Dian Cahyani
Fotografer : Dokumentasi Radar Jember
Redaktur : Lintang Anis Bena Kinanti

Selain Yanti, mahasiswa lainnya, Luluk, juga menilai KKN secara daring tidak bisa diselenggarakan secara efektif. Sebab, menurutnya, pengabdian yang dilakukan tidak bisa secara maksimal. Misalnya, program pengabdian yang dilakukan di lembaga pendidikan pun terbatas. Sebab, banyak lembaga pendidikan yang terpaksa libur karena pandemi. “Mau lama-lama di rumah orang juga tidak bisa,” kata Luluk.

Karena itu, salah satu alternatif yang dapat dilakukan adalah dengan membuat program pengajaran layaknya guru keliling. Menurut Luluk, kegiatan ini pun tidak bisa dilakukan secara maksimal jika dilakukan secara individu. Kecuali dilakukan secara kolektif. “Karena tidak semua mahasiswa memiliki kemampuan mengajar. Apalagi kalau dari program selain FKIP,” pungkasnya.

 

 

Jurnalis : Dian Cahyani
Fotografer : Dokumentasi Radar Jember
Redaktur : Lintang Anis Bena Kinanti

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/