30.2 C
Jember
Friday, 2 December 2022

Ajarkan Padamkan Api sejak Dini

Mobile_AP_Rectangle 1

SUMBERSARI, Radar Jember – Kebakaran bisa terjadi kapan saja dan di mana saja. Oleh karena itu, penyebab kebakaran harus diketahui sejak dini. Termasuk mengenalkan tata cara memadamkan api. Seperti yang dilakukan petugas pemadam kebakaran (damkar) yang mengajari siswa TK, kemarin (15/9).

BACA JUGA : BBM Naik dan Pupuk Sulit, Dobel Uppercut yang Bikin Petani di Jember KO

Kabid Linmas Satpol PP Suyono Hadi menyampaikan bahwa mereka sangat menyambut baik kunjungan yang dilakukan. Pasalnya, menurut Suyono, kegiatan kunjungan tersebut secara tidak langsung membantu damkar mengedukasi anak-anak sejak dini tentang pemadaman api. Dengan demikian, ke depannya anak-anak tersebut dapat memahami betapa berbahaya bermain api. Mereka juga akan memiliki pengetahuan untuk memadamkan api. “Kami praktikkan langsung bersama anak-anak tentang cara memadamkan api. Baik itu dengan cara tradisional, yakni dengan menggunakan karung goni basah, maupun cara modern menggunakan alat pemadam api ringan (APAR),” ungkapnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Tidak hanya diajarkan tentang cara memadamkan api. Oleh para petugas Damkar Jember, anak-anak tersebut juga diberi pengetahuan tentang peralatan yang digunakan. Serta turut diajak berkeliling menaiki kendaraan damkar.

Suyono juga berharap, dengan adanya kegiatan tersebut, tidak hanya anak-anak yang memiliki pengetahuan baru. Tetapi, orang tua dan para guru juga. Sehingga ke depannya dapat membantu memadamkan api yang muncul sembari menanti kehadiran petugas damkar.

Sementara itu, Kepala TK ABA 3 Sumbersari Julul menuturkan bahwa kaitan kunjungan ke Markas Damkar Jember menyesuaikan tema pembelajaran yang sedang diajarkan di sekolahnya. Yakni berkaitan dengan profesi. “Dengan cara kunjungan ini anak-anak jadi lebih mudah mengetahui profesi damkar. Karena mereka juga diajak terlibat secara langsung kegiatan-kegiatan pemadaman,” paparnya.

Dirinya juga menambahkan bahwa anak-anak paling antusias dan terkesan ketika diajak terlibat secara langsung memadamkan api. Baik menggunakan karung goni basah maupun menggunakan APAR. Karenanya, anak-anak yang sebelumnya tidak memiliki pengetahuan tersebut, mereka jadi mengetahui setelah diajarkan secara langsung. (mg2/c2/dwi)

- Advertisement -

SUMBERSARI, Radar Jember – Kebakaran bisa terjadi kapan saja dan di mana saja. Oleh karena itu, penyebab kebakaran harus diketahui sejak dini. Termasuk mengenalkan tata cara memadamkan api. Seperti yang dilakukan petugas pemadam kebakaran (damkar) yang mengajari siswa TK, kemarin (15/9).

BACA JUGA : BBM Naik dan Pupuk Sulit, Dobel Uppercut yang Bikin Petani di Jember KO

Kabid Linmas Satpol PP Suyono Hadi menyampaikan bahwa mereka sangat menyambut baik kunjungan yang dilakukan. Pasalnya, menurut Suyono, kegiatan kunjungan tersebut secara tidak langsung membantu damkar mengedukasi anak-anak sejak dini tentang pemadaman api. Dengan demikian, ke depannya anak-anak tersebut dapat memahami betapa berbahaya bermain api. Mereka juga akan memiliki pengetahuan untuk memadamkan api. “Kami praktikkan langsung bersama anak-anak tentang cara memadamkan api. Baik itu dengan cara tradisional, yakni dengan menggunakan karung goni basah, maupun cara modern menggunakan alat pemadam api ringan (APAR),” ungkapnya.

Tidak hanya diajarkan tentang cara memadamkan api. Oleh para petugas Damkar Jember, anak-anak tersebut juga diberi pengetahuan tentang peralatan yang digunakan. Serta turut diajak berkeliling menaiki kendaraan damkar.

Suyono juga berharap, dengan adanya kegiatan tersebut, tidak hanya anak-anak yang memiliki pengetahuan baru. Tetapi, orang tua dan para guru juga. Sehingga ke depannya dapat membantu memadamkan api yang muncul sembari menanti kehadiran petugas damkar.

Sementara itu, Kepala TK ABA 3 Sumbersari Julul menuturkan bahwa kaitan kunjungan ke Markas Damkar Jember menyesuaikan tema pembelajaran yang sedang diajarkan di sekolahnya. Yakni berkaitan dengan profesi. “Dengan cara kunjungan ini anak-anak jadi lebih mudah mengetahui profesi damkar. Karena mereka juga diajak terlibat secara langsung kegiatan-kegiatan pemadaman,” paparnya.

Dirinya juga menambahkan bahwa anak-anak paling antusias dan terkesan ketika diajak terlibat secara langsung memadamkan api. Baik menggunakan karung goni basah maupun menggunakan APAR. Karenanya, anak-anak yang sebelumnya tidak memiliki pengetahuan tersebut, mereka jadi mengetahui setelah diajarkan secara langsung. (mg2/c2/dwi)

SUMBERSARI, Radar Jember – Kebakaran bisa terjadi kapan saja dan di mana saja. Oleh karena itu, penyebab kebakaran harus diketahui sejak dini. Termasuk mengenalkan tata cara memadamkan api. Seperti yang dilakukan petugas pemadam kebakaran (damkar) yang mengajari siswa TK, kemarin (15/9).

BACA JUGA : BBM Naik dan Pupuk Sulit, Dobel Uppercut yang Bikin Petani di Jember KO

Kabid Linmas Satpol PP Suyono Hadi menyampaikan bahwa mereka sangat menyambut baik kunjungan yang dilakukan. Pasalnya, menurut Suyono, kegiatan kunjungan tersebut secara tidak langsung membantu damkar mengedukasi anak-anak sejak dini tentang pemadaman api. Dengan demikian, ke depannya anak-anak tersebut dapat memahami betapa berbahaya bermain api. Mereka juga akan memiliki pengetahuan untuk memadamkan api. “Kami praktikkan langsung bersama anak-anak tentang cara memadamkan api. Baik itu dengan cara tradisional, yakni dengan menggunakan karung goni basah, maupun cara modern menggunakan alat pemadam api ringan (APAR),” ungkapnya.

Tidak hanya diajarkan tentang cara memadamkan api. Oleh para petugas Damkar Jember, anak-anak tersebut juga diberi pengetahuan tentang peralatan yang digunakan. Serta turut diajak berkeliling menaiki kendaraan damkar.

Suyono juga berharap, dengan adanya kegiatan tersebut, tidak hanya anak-anak yang memiliki pengetahuan baru. Tetapi, orang tua dan para guru juga. Sehingga ke depannya dapat membantu memadamkan api yang muncul sembari menanti kehadiran petugas damkar.

Sementara itu, Kepala TK ABA 3 Sumbersari Julul menuturkan bahwa kaitan kunjungan ke Markas Damkar Jember menyesuaikan tema pembelajaran yang sedang diajarkan di sekolahnya. Yakni berkaitan dengan profesi. “Dengan cara kunjungan ini anak-anak jadi lebih mudah mengetahui profesi damkar. Karena mereka juga diajak terlibat secara langsung kegiatan-kegiatan pemadaman,” paparnya.

Dirinya juga menambahkan bahwa anak-anak paling antusias dan terkesan ketika diajak terlibat secara langsung memadamkan api. Baik menggunakan karung goni basah maupun menggunakan APAR. Karenanya, anak-anak yang sebelumnya tidak memiliki pengetahuan tersebut, mereka jadi mengetahui setelah diajarkan secara langsung. (mg2/c2/dwi)

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/