Mahasiswa Universitas Muhammadiyah (UM) Jember KKN di Thailand

UM Jember FOR Radar Jember ENAM BULAN: Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Jember yang sedang melaksanakan KKN di Thailand.

JEMBER KOTA – Terobosan dan kerja sama dengan luar negeri terus digeber universitas muhammadiyah (UM) Jember. Kabar terbaru, enam mahasiswa UM Jember melakukan KKN di Thailand sejak 22 Juni lalu. Enam mahasiswa itu adalah A. Farodis Amir F, Trio Rhoma B,  Sylvia Wardani, Elly Zamzam Firdausi (Pendidikan Bhs Inggris/FKIP), Triasih Farida Joyo T (Ilmu Pemerintahan/Fisipol), Nur Shoumi N. (Pendidikan Agama Islam/FKIP). Keenam mahasiswa ini akan berada di Thailand sekitar enam bulan terhitung sejak Juni – November 2018.

IKLAN

Keenam mahasiswa UM Jember ini berangkat dari Indonesia menuju Thailand pada 21 Juni 2018. Tiba di Thailand mereka disambut oleh badan alumni yang berada di Thailand di Hotel Park View Pattani. Dalam penyambutan tersebut dilakukan acara opening ceremony serta ramah tamah sebelum para mahasiswa ini diterjunkan di tempat pengabdian masing-masing.

Enam mahasiswa UM Jember itu ditempatkan di beberapa wilayah. Lima mahasiswa ditempatkan di wilayah Pattani dan satu mahasiswa di Naratiwat. Viktor Wahanggara M.Kom sekretaris kantor urusan Internasional UM Jember sekaligus pendamping KKN di Thailand mengatakan, pembagian wilayah peserta KKN di Thailand sepenuhnya telah diatur badan alumni. Sehingga saat datang para peserta KKN sudah mengetahui wilayah masing-masing yang akan ditempati.

Menurut sumber dari List Of Student From Indonesia Applaying For Visa At Royal Thai Consulate Surabaya, total peserta KKN 2018 mencapai 44 orang dari wilayah Jawa Timur. “Dengan jumlah yang cukup banyak ini seluruh peserta KKN wilayah Jawa timur sebagian besar ditempatkan di daerah Pattani dan Naratiwat,” terang Viktor.

Dalam pelaksanaan KKN seluruh peserta ditempatkan di beberapa lembaga dan instansi sekolah yang ada di wilayah Thailand bagian selatan. Mereka ditugaskan untuk mengabdi sebagai tenaga pendidik selama enam bulan. Dan pada tiga bulan terakhir para peserta KKN ini akan kembali dievaluasi sebagai bahan pertimbangan nilai atas pengabdiannya selama melakukan program KKN sebelum mereka pulang ke Indonesia. Selama program KKN mereka juga diberikan uang saku dan bebas biaya hidup. (kl/ras)

Reporter :

Fotografer :

Editor :