alexametrics
22.4 C
Jember
Sunday, 26 June 2022

Belum Semua Perguruan Tinggi di Malang Terapkan PTM 100 Persen

Mobile_AP_Rectangle 1

MALANG,RADARJEMBER.ID –  Mengacu pada Surat Keputusan Bersama (SKB) Empat Menteri tentang Pembelajaran Tatap Muka (PTM) 100  persen semua lembaga pendidikan di Kota Malang, memanfaatkan peluang tersebut. Sedangkan syarat PTM 100 persen adalah status Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang minimal level dua. Selain itu, capaian vaksinasi dosis 2 minimal 80 persen untuk pendidik dan tenaga kependidikan (PTK), serta 50 persen vaksinasi dosis dua bagi lansia. Saat ini Kota Malang berada di PPKM Level 2 dengan capaian vaksinasi secara global 96,23 persen untuk dosis satu dan 87,71 persen untuk dosis 2.

BACA JUGA : Sapi Hilang, Ditemukan di Pasar Hewan

Menurut Kepala Dinas Kesehatan Kota Malang Husnul Muarif, capaian vaksinasi PTK di setiap satuan pendidikan mulai dari tingkat paling rendah hingga paling tinggi ratarata mencapai 90 persen lebih untuk dosis dua. ”Bahkan saat ini persentase yang sama juga telah dicapai oleh PTK untuk vaksinasi dosis tiga, yakni di atas 90 persen,” ujarnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Melihat kenyataan tersebut, Kota Malang sudah sangat memungkinkan untuk menggelar PTM 100 persen. Termasuk di perguruan tinggi. Sama seperti yang sudah dilakukan di Universitas Muhammadiyah Malang dan Universitas Widyagama Malang. Keduanya telah menerapkan PTM 100 persen sejak usai libur Lebaran lalu. Namun, beda kampus beda kebijakannya. Beberapa kampus masih mempertahankan perkuliahan daring.

Salah satunya adalah Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (UIN Maliki) Malang. Wakil Rektor I Bidang Kemahasiswaan Umi Sumbulah mengatakan akan tetap memberlakukan PTM terbatas hingga usai semester genap ini. Pasalnya, jumlah pertemuan untuk semester genap ini hanya tersisa tiga pekan lagi. ”Tiga kali pertemuan yang tersisa itu termasuk pekan untuk Ujian Akhir Semester,” ujarnya.

- Advertisement -

MALANG,RADARJEMBER.ID –  Mengacu pada Surat Keputusan Bersama (SKB) Empat Menteri tentang Pembelajaran Tatap Muka (PTM) 100  persen semua lembaga pendidikan di Kota Malang, memanfaatkan peluang tersebut. Sedangkan syarat PTM 100 persen adalah status Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang minimal level dua. Selain itu, capaian vaksinasi dosis 2 minimal 80 persen untuk pendidik dan tenaga kependidikan (PTK), serta 50 persen vaksinasi dosis dua bagi lansia. Saat ini Kota Malang berada di PPKM Level 2 dengan capaian vaksinasi secara global 96,23 persen untuk dosis satu dan 87,71 persen untuk dosis 2.

BACA JUGA : Sapi Hilang, Ditemukan di Pasar Hewan

Menurut Kepala Dinas Kesehatan Kota Malang Husnul Muarif, capaian vaksinasi PTK di setiap satuan pendidikan mulai dari tingkat paling rendah hingga paling tinggi ratarata mencapai 90 persen lebih untuk dosis dua. ”Bahkan saat ini persentase yang sama juga telah dicapai oleh PTK untuk vaksinasi dosis tiga, yakni di atas 90 persen,” ujarnya.

Melihat kenyataan tersebut, Kota Malang sudah sangat memungkinkan untuk menggelar PTM 100 persen. Termasuk di perguruan tinggi. Sama seperti yang sudah dilakukan di Universitas Muhammadiyah Malang dan Universitas Widyagama Malang. Keduanya telah menerapkan PTM 100 persen sejak usai libur Lebaran lalu. Namun, beda kampus beda kebijakannya. Beberapa kampus masih mempertahankan perkuliahan daring.

Salah satunya adalah Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (UIN Maliki) Malang. Wakil Rektor I Bidang Kemahasiswaan Umi Sumbulah mengatakan akan tetap memberlakukan PTM terbatas hingga usai semester genap ini. Pasalnya, jumlah pertemuan untuk semester genap ini hanya tersisa tiga pekan lagi. ”Tiga kali pertemuan yang tersisa itu termasuk pekan untuk Ujian Akhir Semester,” ujarnya.

MALANG,RADARJEMBER.ID –  Mengacu pada Surat Keputusan Bersama (SKB) Empat Menteri tentang Pembelajaran Tatap Muka (PTM) 100  persen semua lembaga pendidikan di Kota Malang, memanfaatkan peluang tersebut. Sedangkan syarat PTM 100 persen adalah status Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang minimal level dua. Selain itu, capaian vaksinasi dosis 2 minimal 80 persen untuk pendidik dan tenaga kependidikan (PTK), serta 50 persen vaksinasi dosis dua bagi lansia. Saat ini Kota Malang berada di PPKM Level 2 dengan capaian vaksinasi secara global 96,23 persen untuk dosis satu dan 87,71 persen untuk dosis 2.

BACA JUGA : Sapi Hilang, Ditemukan di Pasar Hewan

Menurut Kepala Dinas Kesehatan Kota Malang Husnul Muarif, capaian vaksinasi PTK di setiap satuan pendidikan mulai dari tingkat paling rendah hingga paling tinggi ratarata mencapai 90 persen lebih untuk dosis dua. ”Bahkan saat ini persentase yang sama juga telah dicapai oleh PTK untuk vaksinasi dosis tiga, yakni di atas 90 persen,” ujarnya.

Melihat kenyataan tersebut, Kota Malang sudah sangat memungkinkan untuk menggelar PTM 100 persen. Termasuk di perguruan tinggi. Sama seperti yang sudah dilakukan di Universitas Muhammadiyah Malang dan Universitas Widyagama Malang. Keduanya telah menerapkan PTM 100 persen sejak usai libur Lebaran lalu. Namun, beda kampus beda kebijakannya. Beberapa kampus masih mempertahankan perkuliahan daring.

Salah satunya adalah Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (UIN Maliki) Malang. Wakil Rektor I Bidang Kemahasiswaan Umi Sumbulah mengatakan akan tetap memberlakukan PTM terbatas hingga usai semester genap ini. Pasalnya, jumlah pertemuan untuk semester genap ini hanya tersisa tiga pekan lagi. ”Tiga kali pertemuan yang tersisa itu termasuk pekan untuk Ujian Akhir Semester,” ujarnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/