alexametrics
23.5 C
Jember
Saturday, 21 May 2022

Perbaiki Kualitas, Pendaftar Universitas Islam Jember Meningkat

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Persaingan yang terus meningkat setiap tahunnya, khususnya dunia pendidikan tinggi, membuat Universitas Islam Jember (UIJ) terus meningkatkan kualitas dan performa kampusnya. Terlebih lagi jumlah pendaftar juga meningkat.

Baca Juga : Kawanan Maling Beraksi di Sekolah Hingga Menyekap Penjaga Malam

Menurut Rektor Universitas Islam Jember Drs H Abdul Hadi SPd SH MM, saat ini UIJ memiliki tujuh fakultas dari 14 program studi yang mengalami peningkatan pendaftar di kampus Jalan Kiai Mojo itu. Terbukti dari beberapa program studi sampai overload, sehingga terpaksa dialihkan ke program studi lain. “Di tahun 2022 ini kami meminta maaf, untuk penerimaan mahasiswa baru dibatasi 1.500 orang. Hal ini karena jumlah ruang kelas yang sudah penuh. Insyaallah tahun depan akan lebih dari itu. Sebab, saat ini kami masih melakukan pembangunan,” ungkapnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Selain itu, menurut Abdul Hadi, peningkatan itu disebabkan beberapa faktor. Salah satunya adalah kepercayaan publik dan daya dukung dari pemerintah berupa beasiswa. “UIJ merupakan kampus yang sehat. Indikatornya adalah tidak mengalami kendala untuk hal-hal yang bersifat akademik. Baik itu kelulusan, akreditasi, maupun daya serap di dunia pekerjaan bagi para lulusannya,” jelasnya.

Sedangkan untuk pembangunan, menurut dia, UIJ terus melakukan inovasi, baik di kampus I maupun di kampus II. “Karena kami memiliki konsep kampus wisata. Kampus ini akan terbuka untuk seluruh masyarakat. Jadi, tidak hanya sebagai tempat edukasi secara formal saja,” paparnya.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Persaingan yang terus meningkat setiap tahunnya, khususnya dunia pendidikan tinggi, membuat Universitas Islam Jember (UIJ) terus meningkatkan kualitas dan performa kampusnya. Terlebih lagi jumlah pendaftar juga meningkat.

Baca Juga : Kawanan Maling Beraksi di Sekolah Hingga Menyekap Penjaga Malam

Menurut Rektor Universitas Islam Jember Drs H Abdul Hadi SPd SH MM, saat ini UIJ memiliki tujuh fakultas dari 14 program studi yang mengalami peningkatan pendaftar di kampus Jalan Kiai Mojo itu. Terbukti dari beberapa program studi sampai overload, sehingga terpaksa dialihkan ke program studi lain. “Di tahun 2022 ini kami meminta maaf, untuk penerimaan mahasiswa baru dibatasi 1.500 orang. Hal ini karena jumlah ruang kelas yang sudah penuh. Insyaallah tahun depan akan lebih dari itu. Sebab, saat ini kami masih melakukan pembangunan,” ungkapnya.

Selain itu, menurut Abdul Hadi, peningkatan itu disebabkan beberapa faktor. Salah satunya adalah kepercayaan publik dan daya dukung dari pemerintah berupa beasiswa. “UIJ merupakan kampus yang sehat. Indikatornya adalah tidak mengalami kendala untuk hal-hal yang bersifat akademik. Baik itu kelulusan, akreditasi, maupun daya serap di dunia pekerjaan bagi para lulusannya,” jelasnya.

Sedangkan untuk pembangunan, menurut dia, UIJ terus melakukan inovasi, baik di kampus I maupun di kampus II. “Karena kami memiliki konsep kampus wisata. Kampus ini akan terbuka untuk seluruh masyarakat. Jadi, tidak hanya sebagai tempat edukasi secara formal saja,” paparnya.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Persaingan yang terus meningkat setiap tahunnya, khususnya dunia pendidikan tinggi, membuat Universitas Islam Jember (UIJ) terus meningkatkan kualitas dan performa kampusnya. Terlebih lagi jumlah pendaftar juga meningkat.

Baca Juga : Kawanan Maling Beraksi di Sekolah Hingga Menyekap Penjaga Malam

Menurut Rektor Universitas Islam Jember Drs H Abdul Hadi SPd SH MM, saat ini UIJ memiliki tujuh fakultas dari 14 program studi yang mengalami peningkatan pendaftar di kampus Jalan Kiai Mojo itu. Terbukti dari beberapa program studi sampai overload, sehingga terpaksa dialihkan ke program studi lain. “Di tahun 2022 ini kami meminta maaf, untuk penerimaan mahasiswa baru dibatasi 1.500 orang. Hal ini karena jumlah ruang kelas yang sudah penuh. Insyaallah tahun depan akan lebih dari itu. Sebab, saat ini kami masih melakukan pembangunan,” ungkapnya.

Selain itu, menurut Abdul Hadi, peningkatan itu disebabkan beberapa faktor. Salah satunya adalah kepercayaan publik dan daya dukung dari pemerintah berupa beasiswa. “UIJ merupakan kampus yang sehat. Indikatornya adalah tidak mengalami kendala untuk hal-hal yang bersifat akademik. Baik itu kelulusan, akreditasi, maupun daya serap di dunia pekerjaan bagi para lulusannya,” jelasnya.

Sedangkan untuk pembangunan, menurut dia, UIJ terus melakukan inovasi, baik di kampus I maupun di kampus II. “Karena kami memiliki konsep kampus wisata. Kampus ini akan terbuka untuk seluruh masyarakat. Jadi, tidak hanya sebagai tempat edukasi secara formal saja,” paparnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/