alexametrics
32 C
Jember
Saturday, 28 May 2022

Perlukah Bus Sekolah Gratis di Jember ? ini Kata Dishub Jember

Jember Bakal ada Bus Sekolah Gratis

Mobile_AP_Rectangle 1

KEPATIHAN, RADARJEMBER.ID – Mulai bergulirnya pembelajaran tatap muka (PTM) di beberapa sekolah menjadi perhatian tersendiri bagi Pemerintah Kabupaten Jember. Tampaknya jalan Jember bakal dipenuhi dengan para pelajar yang hendak berangkat ke sekolah masing-masing. Dikhawatirkan, tingkat kecelakaan bakal meningkat.

Karena itu, pemerintah melalui Dinas Perhubungan Kabupaten Jember bakal menyediakan dan menambah angkutan sekolah. “Terkait dengan bus sekolah, selama pandemi ini masih kami lakukan pengecekan,” papar Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Jember Siswanto. Yakni terkait dengan sekolah mana yang sudah mulai aktif. Sebab, tidak semua sekolah sudah menerapkan PTM.

Dia menambahkan bahwa pihaknya juga telah memetakan lokasi mana saja yang bakal menjadi rute kendaraan. Namun, trayeknya sementara ini hanya mulai Terminal Tawang Alun hingga SMPN 9 Jember melalui Kelurahan Tegalbesar Jember. “Sementara ini, masih tersedia satu bus. Masih kami upayakan untuk menambah satu bus lain agar rute perkotaan terjangkau,” ungkapnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Lalu, biaya operasional bakal dianggarkan melalui dana APBD. Lantas, mengapa pengadaan bus sekolah itu perlu diwujudkan? Menurut dia, masih banyak anak sekolah yang sudah membawa motor meski belum waktunya. Mereka memberanikan diri menggunakan kendaraan bermotor meski tak memiliki SIM.

- Advertisement -

KEPATIHAN, RADARJEMBER.ID – Mulai bergulirnya pembelajaran tatap muka (PTM) di beberapa sekolah menjadi perhatian tersendiri bagi Pemerintah Kabupaten Jember. Tampaknya jalan Jember bakal dipenuhi dengan para pelajar yang hendak berangkat ke sekolah masing-masing. Dikhawatirkan, tingkat kecelakaan bakal meningkat.

Karena itu, pemerintah melalui Dinas Perhubungan Kabupaten Jember bakal menyediakan dan menambah angkutan sekolah. “Terkait dengan bus sekolah, selama pandemi ini masih kami lakukan pengecekan,” papar Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Jember Siswanto. Yakni terkait dengan sekolah mana yang sudah mulai aktif. Sebab, tidak semua sekolah sudah menerapkan PTM.

Dia menambahkan bahwa pihaknya juga telah memetakan lokasi mana saja yang bakal menjadi rute kendaraan. Namun, trayeknya sementara ini hanya mulai Terminal Tawang Alun hingga SMPN 9 Jember melalui Kelurahan Tegalbesar Jember. “Sementara ini, masih tersedia satu bus. Masih kami upayakan untuk menambah satu bus lain agar rute perkotaan terjangkau,” ungkapnya.

Lalu, biaya operasional bakal dianggarkan melalui dana APBD. Lantas, mengapa pengadaan bus sekolah itu perlu diwujudkan? Menurut dia, masih banyak anak sekolah yang sudah membawa motor meski belum waktunya. Mereka memberanikan diri menggunakan kendaraan bermotor meski tak memiliki SIM.

KEPATIHAN, RADARJEMBER.ID – Mulai bergulirnya pembelajaran tatap muka (PTM) di beberapa sekolah menjadi perhatian tersendiri bagi Pemerintah Kabupaten Jember. Tampaknya jalan Jember bakal dipenuhi dengan para pelajar yang hendak berangkat ke sekolah masing-masing. Dikhawatirkan, tingkat kecelakaan bakal meningkat.

Karena itu, pemerintah melalui Dinas Perhubungan Kabupaten Jember bakal menyediakan dan menambah angkutan sekolah. “Terkait dengan bus sekolah, selama pandemi ini masih kami lakukan pengecekan,” papar Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Jember Siswanto. Yakni terkait dengan sekolah mana yang sudah mulai aktif. Sebab, tidak semua sekolah sudah menerapkan PTM.

Dia menambahkan bahwa pihaknya juga telah memetakan lokasi mana saja yang bakal menjadi rute kendaraan. Namun, trayeknya sementara ini hanya mulai Terminal Tawang Alun hingga SMPN 9 Jember melalui Kelurahan Tegalbesar Jember. “Sementara ini, masih tersedia satu bus. Masih kami upayakan untuk menambah satu bus lain agar rute perkotaan terjangkau,” ungkapnya.

Lalu, biaya operasional bakal dianggarkan melalui dana APBD. Lantas, mengapa pengadaan bus sekolah itu perlu diwujudkan? Menurut dia, masih banyak anak sekolah yang sudah membawa motor meski belum waktunya. Mereka memberanikan diri menggunakan kendaraan bermotor meski tak memiliki SIM.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/