alexametrics
24 C
Jember
Monday, 8 August 2022

Pengumuman Kelulusan di Masjid dan Musala

Mobile_AP_Rectangle 1

RADAR JEMBER.ID – Ada yang beda saat pengumuman lulusan di SMA tahun ini, seperti yang dilakukan lembaga SMAN 1 Jenggawah. Untuk menghindari aksi corat-coret dan konvoi, siswa dikumpulkan di dua masjid.

Sebanyak 206 siswa tersebut dibagi di dua titik (masjid) yang ada di Jenggawah. Bahkan, untuk menghindari aksi corat-coret, seluruh baju seragam warga putih abu-abu harus dikumpulkan ke sekolah setelah UNBK.

Oleh karena itu, saat itu juga siswa yang bersangkutan sudah tidak punya seragam putih abu-abu. “Karena biasanya yang dicorat-coret itu seragam putih abu-abu,” ujar Taufik, wali kelas IPA.

Mobile_AP_Rectangle 2

Untuk siswa kelas 12 yang datang harus membawa surat sudah menyerahkan seragam ke sekolah. Kalau misalnya lupa, maka surat tersebut tidak akan diberikan. Sehingga siswa itu harus mengambil lagi surat tanda penukaran seragam.

”Amplop kelulusan sudah ada nilai Ujian Nasional dan nilai Ujian Sekolah. Sehingga siswa yang ingin mendaftarkan diri ke perguruan tinggi cukup membawa lembaran tanda lulus itu,” ujar Taufik.

- Advertisement -

RADAR JEMBER.ID – Ada yang beda saat pengumuman lulusan di SMA tahun ini, seperti yang dilakukan lembaga SMAN 1 Jenggawah. Untuk menghindari aksi corat-coret dan konvoi, siswa dikumpulkan di dua masjid.

Sebanyak 206 siswa tersebut dibagi di dua titik (masjid) yang ada di Jenggawah. Bahkan, untuk menghindari aksi corat-coret, seluruh baju seragam warga putih abu-abu harus dikumpulkan ke sekolah setelah UNBK.

Oleh karena itu, saat itu juga siswa yang bersangkutan sudah tidak punya seragam putih abu-abu. “Karena biasanya yang dicorat-coret itu seragam putih abu-abu,” ujar Taufik, wali kelas IPA.

Untuk siswa kelas 12 yang datang harus membawa surat sudah menyerahkan seragam ke sekolah. Kalau misalnya lupa, maka surat tersebut tidak akan diberikan. Sehingga siswa itu harus mengambil lagi surat tanda penukaran seragam.

”Amplop kelulusan sudah ada nilai Ujian Nasional dan nilai Ujian Sekolah. Sehingga siswa yang ingin mendaftarkan diri ke perguruan tinggi cukup membawa lembaran tanda lulus itu,” ujar Taufik.

RADAR JEMBER.ID – Ada yang beda saat pengumuman lulusan di SMA tahun ini, seperti yang dilakukan lembaga SMAN 1 Jenggawah. Untuk menghindari aksi corat-coret dan konvoi, siswa dikumpulkan di dua masjid.

Sebanyak 206 siswa tersebut dibagi di dua titik (masjid) yang ada di Jenggawah. Bahkan, untuk menghindari aksi corat-coret, seluruh baju seragam warga putih abu-abu harus dikumpulkan ke sekolah setelah UNBK.

Oleh karena itu, saat itu juga siswa yang bersangkutan sudah tidak punya seragam putih abu-abu. “Karena biasanya yang dicorat-coret itu seragam putih abu-abu,” ujar Taufik, wali kelas IPA.

Untuk siswa kelas 12 yang datang harus membawa surat sudah menyerahkan seragam ke sekolah. Kalau misalnya lupa, maka surat tersebut tidak akan diberikan. Sehingga siswa itu harus mengambil lagi surat tanda penukaran seragam.

”Amplop kelulusan sudah ada nilai Ujian Nasional dan nilai Ujian Sekolah. Sehingga siswa yang ingin mendaftarkan diri ke perguruan tinggi cukup membawa lembaran tanda lulus itu,” ujar Taufik.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/