alexametrics
30.2 C
Jember
Tuesday, 9 August 2022

Dobrak Mitos Mahasiswa Organisatoris Telat Lulus

Mobile_AP_Rectangle 1

MALANG.RADARJEMBER.ID- Nur Adlina Hibatul Azizi, atau yang akrab dipanggil Zizi, hanya satu dari sekian mahasiswa yang proses kuliahnya tak terganggu kesibukan organisasi. Zizi pun membuktikan bahwa seorang mahasiswa organisatoris tak hanya bisa lulus tepat waktu, tapi juga memberikan teladan bagi mahasiswa lainnya dengan menjadi wisudawan terbaik Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Zizi yang diwisuda Senin (14/9) ini, lulus dengan indeks prestasi kumulatif (IPK) 3,98.

Berderet organisasi yang diikutinya. Di antaranya Anggota Ikatan Pelajar SEIT, Head of Rnd Economics English Club FEB UMM, Kelompok Mahasiswa Ekonomi Indonesia, Anggota Lapak Kewirausahaan FEB UMM, BEM FEB UMM, hingga komunitas teater daerah. Mahasiswa Program Studi Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi dan Bisnis ini menyisihkan 1.077 wisudawan/wisudawati yang diwisuda pada periode II ini. “Jangan takut jatuh dan terantuk, karena dengan terbentur kau akan terbentuk,” demikian jargon prestasinya.

Dara kelahiran Bojonegoro, Jawa Timur, ini tak hanya aktif di berbagai organisasi. Di bidang akademik, Zizi ditunjuk sebagai asisten laboratorium dan asisten dosen untuk mata kuliah Perbankan Syariah. Moncernya Zizi di bidang akademik ia aplikasikan juga di berbagai lomba pada disiplin ilmu yang digelutinya. Misalnya, putri dari pasangan M Shodi dan Siti Asiyah ini pernah memenangi perencanaan bisnis, juara konten kreatif, juara kompetisi debat, hingga menjadi Ambassador Asia School English and IT.

Mobile_AP_Rectangle 2

Diceritakan perempuan yang suka traveling ini, organisasi menempanya untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Meskipun dihiasi dengan suka dan duka. Dalam sebuah sesi wawancara misalnya, Zizi menceritakan betapa menantangnya menjadi mahasiswa organisatoris. Misalnya saat aktif sebagai Ketua Departemen Advokasi BEM, yang harus menampung keluh kesah ribuan mahasiswa fakultasnya, dengan harapan dapat diteruskan ke pihak dekanat. Meski begitu, Zizi tetap menikmati apa yang dijalaninya.

- Advertisement -

MALANG.RADARJEMBER.ID- Nur Adlina Hibatul Azizi, atau yang akrab dipanggil Zizi, hanya satu dari sekian mahasiswa yang proses kuliahnya tak terganggu kesibukan organisasi. Zizi pun membuktikan bahwa seorang mahasiswa organisatoris tak hanya bisa lulus tepat waktu, tapi juga memberikan teladan bagi mahasiswa lainnya dengan menjadi wisudawan terbaik Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Zizi yang diwisuda Senin (14/9) ini, lulus dengan indeks prestasi kumulatif (IPK) 3,98.

Berderet organisasi yang diikutinya. Di antaranya Anggota Ikatan Pelajar SEIT, Head of Rnd Economics English Club FEB UMM, Kelompok Mahasiswa Ekonomi Indonesia, Anggota Lapak Kewirausahaan FEB UMM, BEM FEB UMM, hingga komunitas teater daerah. Mahasiswa Program Studi Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi dan Bisnis ini menyisihkan 1.077 wisudawan/wisudawati yang diwisuda pada periode II ini. “Jangan takut jatuh dan terantuk, karena dengan terbentur kau akan terbentuk,” demikian jargon prestasinya.

Dara kelahiran Bojonegoro, Jawa Timur, ini tak hanya aktif di berbagai organisasi. Di bidang akademik, Zizi ditunjuk sebagai asisten laboratorium dan asisten dosen untuk mata kuliah Perbankan Syariah. Moncernya Zizi di bidang akademik ia aplikasikan juga di berbagai lomba pada disiplin ilmu yang digelutinya. Misalnya, putri dari pasangan M Shodi dan Siti Asiyah ini pernah memenangi perencanaan bisnis, juara konten kreatif, juara kompetisi debat, hingga menjadi Ambassador Asia School English and IT.

Diceritakan perempuan yang suka traveling ini, organisasi menempanya untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Meskipun dihiasi dengan suka dan duka. Dalam sebuah sesi wawancara misalnya, Zizi menceritakan betapa menantangnya menjadi mahasiswa organisatoris. Misalnya saat aktif sebagai Ketua Departemen Advokasi BEM, yang harus menampung keluh kesah ribuan mahasiswa fakultasnya, dengan harapan dapat diteruskan ke pihak dekanat. Meski begitu, Zizi tetap menikmati apa yang dijalaninya.

MALANG.RADARJEMBER.ID- Nur Adlina Hibatul Azizi, atau yang akrab dipanggil Zizi, hanya satu dari sekian mahasiswa yang proses kuliahnya tak terganggu kesibukan organisasi. Zizi pun membuktikan bahwa seorang mahasiswa organisatoris tak hanya bisa lulus tepat waktu, tapi juga memberikan teladan bagi mahasiswa lainnya dengan menjadi wisudawan terbaik Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Zizi yang diwisuda Senin (14/9) ini, lulus dengan indeks prestasi kumulatif (IPK) 3,98.

Berderet organisasi yang diikutinya. Di antaranya Anggota Ikatan Pelajar SEIT, Head of Rnd Economics English Club FEB UMM, Kelompok Mahasiswa Ekonomi Indonesia, Anggota Lapak Kewirausahaan FEB UMM, BEM FEB UMM, hingga komunitas teater daerah. Mahasiswa Program Studi Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi dan Bisnis ini menyisihkan 1.077 wisudawan/wisudawati yang diwisuda pada periode II ini. “Jangan takut jatuh dan terantuk, karena dengan terbentur kau akan terbentuk,” demikian jargon prestasinya.

Dara kelahiran Bojonegoro, Jawa Timur, ini tak hanya aktif di berbagai organisasi. Di bidang akademik, Zizi ditunjuk sebagai asisten laboratorium dan asisten dosen untuk mata kuliah Perbankan Syariah. Moncernya Zizi di bidang akademik ia aplikasikan juga di berbagai lomba pada disiplin ilmu yang digelutinya. Misalnya, putri dari pasangan M Shodi dan Siti Asiyah ini pernah memenangi perencanaan bisnis, juara konten kreatif, juara kompetisi debat, hingga menjadi Ambassador Asia School English and IT.

Diceritakan perempuan yang suka traveling ini, organisasi menempanya untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Meskipun dihiasi dengan suka dan duka. Dalam sebuah sesi wawancara misalnya, Zizi menceritakan betapa menantangnya menjadi mahasiswa organisatoris. Misalnya saat aktif sebagai Ketua Departemen Advokasi BEM, yang harus menampung keluh kesah ribuan mahasiswa fakultasnya, dengan harapan dapat diteruskan ke pihak dekanat. Meski begitu, Zizi tetap menikmati apa yang dijalaninya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/