alexametrics
24 C
Jember
Saturday, 2 July 2022

MPLS SD Butuh Ketelatenan

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Di tengah masa pandemi Covid-19 sekaligus PPKM darurat, pemerintah pusat belum mengizinkan diberlakukannya sekolah tatap muka. Meski begitu, tahun ajaran baru juga telah dimulai. Otomatis, para siswa baru bakal berkenalan dengan sekolah barunya lewat agenda masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS).

Sayangnya agenda ini kembali dilakukan secara daring, yaitu melalui Zoom meeting atau dengan Google Meet. Alternatif ini dilakukan agar MPLS tetap berlangsung selama lonjakan pasien Covid-19 yang semakin meninggi.

Salah satu guru di SD Baiturohman Mangli, Yuni Fatimah, mengungkapkan bahwa di sekolahnya, sistem MPLS dilakukan untuk semua kelas dari berbagai jenjang. Tujuannya agar siswa yang baru dapat mengenali atau berinteraksi dengan siswa yang sudah lama. “Kami menggunakan Google Meet, semua siswa diikutkan,” kata Yuni.

Mobile_AP_Rectangle 2

Lantaran tidak mencukupi kapasitas akses untuk Google Meet, MPLS dilakukan dengan dua sesi. Setiap sesi diikuti seratus orang dan berlangsung selama satu jam. MPLS atau masa taaruf ini berisikan pembagian materi pengenalan seputar sekolah dan kegiatan dalam sekolah. Serta persiapan yang perlu dilakukan oleh peserta didik baru untuk memulai pembelajaran. “Sehingga nantinya tidak ada kebingungan pada siswa terkait keperluan yang harus disiapkan ketika sekolah secara daring,” paparnya.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Di tengah masa pandemi Covid-19 sekaligus PPKM darurat, pemerintah pusat belum mengizinkan diberlakukannya sekolah tatap muka. Meski begitu, tahun ajaran baru juga telah dimulai. Otomatis, para siswa baru bakal berkenalan dengan sekolah barunya lewat agenda masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS).

Sayangnya agenda ini kembali dilakukan secara daring, yaitu melalui Zoom meeting atau dengan Google Meet. Alternatif ini dilakukan agar MPLS tetap berlangsung selama lonjakan pasien Covid-19 yang semakin meninggi.

Salah satu guru di SD Baiturohman Mangli, Yuni Fatimah, mengungkapkan bahwa di sekolahnya, sistem MPLS dilakukan untuk semua kelas dari berbagai jenjang. Tujuannya agar siswa yang baru dapat mengenali atau berinteraksi dengan siswa yang sudah lama. “Kami menggunakan Google Meet, semua siswa diikutkan,” kata Yuni.

Lantaran tidak mencukupi kapasitas akses untuk Google Meet, MPLS dilakukan dengan dua sesi. Setiap sesi diikuti seratus orang dan berlangsung selama satu jam. MPLS atau masa taaruf ini berisikan pembagian materi pengenalan seputar sekolah dan kegiatan dalam sekolah. Serta persiapan yang perlu dilakukan oleh peserta didik baru untuk memulai pembelajaran. “Sehingga nantinya tidak ada kebingungan pada siswa terkait keperluan yang harus disiapkan ketika sekolah secara daring,” paparnya.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Di tengah masa pandemi Covid-19 sekaligus PPKM darurat, pemerintah pusat belum mengizinkan diberlakukannya sekolah tatap muka. Meski begitu, tahun ajaran baru juga telah dimulai. Otomatis, para siswa baru bakal berkenalan dengan sekolah barunya lewat agenda masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS).

Sayangnya agenda ini kembali dilakukan secara daring, yaitu melalui Zoom meeting atau dengan Google Meet. Alternatif ini dilakukan agar MPLS tetap berlangsung selama lonjakan pasien Covid-19 yang semakin meninggi.

Salah satu guru di SD Baiturohman Mangli, Yuni Fatimah, mengungkapkan bahwa di sekolahnya, sistem MPLS dilakukan untuk semua kelas dari berbagai jenjang. Tujuannya agar siswa yang baru dapat mengenali atau berinteraksi dengan siswa yang sudah lama. “Kami menggunakan Google Meet, semua siswa diikutkan,” kata Yuni.

Lantaran tidak mencukupi kapasitas akses untuk Google Meet, MPLS dilakukan dengan dua sesi. Setiap sesi diikuti seratus orang dan berlangsung selama satu jam. MPLS atau masa taaruf ini berisikan pembagian materi pengenalan seputar sekolah dan kegiatan dalam sekolah. Serta persiapan yang perlu dilakukan oleh peserta didik baru untuk memulai pembelajaran. “Sehingga nantinya tidak ada kebingungan pada siswa terkait keperluan yang harus disiapkan ketika sekolah secara daring,” paparnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/