alexametrics
23 C
Jember
Friday, 20 May 2022

Terus Wujudkan Merdeka Belajar Kampus Merdeka, FKIP Unej Kembali Gelar KK-PLP

Mobile_AP_Rectangle 1

TEGALBOTO, RADARJEMBER.ID – Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Jember (Unej) menggelar Workshop Kuliah Kerja dan Pengenalan Lapangan Persekolahan (KK-PLP) 2021, Jumat (11/6). Gelaran yang berlangsung secara online dan offline tersebut berpusat di aula Meotel Jember.
Pada kesempatan tersebut, Dekan FKIP Prof Dr Bambang Soepeno MPd menyampaikan bahwa gelaran workshop ini menjadi salah satu upaya untuk merealisasikan kebijakan Kemendikbud yakni Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).
“Kita menyadari bahwa akhir-akhir ini banyak kebijakan dari Kemendikbud RI. Kita harus merespons dan merealisasikan kebijakan tersebut, sehingga FKIP bisa berjalan sesuai dengan kebijakan yang dibuat,” ungkap Prof Bambang yang menyempatkan memberi sambutan secara online.
Dia menambahkan, sebagai lembaga pendidikan, FKIP memiliki tanggung jawab dalam melaksanakan program KK-PLP. Dan sebelumnya, FKIP juga telah berhasil menggelar program KK-PLP pada beberapa waktu lalu.
“Kalau di program KK-PLP yang lalu, mahasiswa mengikuti program selama kurang lebih tiga bulan. Dalam melaksanakan KK-PLP itu, mahasiswa disambi asistensi mengajar dan mengenalkan program kepada masyarakat sekitar,” paparnya.
Selain itu, berbeda dengan fakultas lainnya, program KK-PLP menjadi suatu ciri khas bagi FKIP. Sehingga hal ini dapat mendukung keterampilan mengajar bagi mahasiswa.
Bambang berharap, pada gelaran kali ini, asistensi mengajar dapat dipastikan secara jelas. Apakah tetap termasuk dalam program KK-PLP atau dilaksanakan secara terpisah. Sehingga mahasiswa dapat mudah melaksanakan program tersebut, sesuai dengan kebijakan MBKM dari pemerintah pusat.
“Mudah-mudahan apa yang kita lakukan ke depannya dapat mendukung program pemerintah. Kemudian, saya harap pertemuan kali ini dapat menentukan apakah asistensi mengajar dengan KK-PLP atau berdiri sendiri,” pungkasnya.

- Advertisement -

TEGALBOTO, RADARJEMBER.ID – Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Jember (Unej) menggelar Workshop Kuliah Kerja dan Pengenalan Lapangan Persekolahan (KK-PLP) 2021, Jumat (11/6). Gelaran yang berlangsung secara online dan offline tersebut berpusat di aula Meotel Jember.
Pada kesempatan tersebut, Dekan FKIP Prof Dr Bambang Soepeno MPd menyampaikan bahwa gelaran workshop ini menjadi salah satu upaya untuk merealisasikan kebijakan Kemendikbud yakni Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).
“Kita menyadari bahwa akhir-akhir ini banyak kebijakan dari Kemendikbud RI. Kita harus merespons dan merealisasikan kebijakan tersebut, sehingga FKIP bisa berjalan sesuai dengan kebijakan yang dibuat,” ungkap Prof Bambang yang menyempatkan memberi sambutan secara online.
Dia menambahkan, sebagai lembaga pendidikan, FKIP memiliki tanggung jawab dalam melaksanakan program KK-PLP. Dan sebelumnya, FKIP juga telah berhasil menggelar program KK-PLP pada beberapa waktu lalu.
“Kalau di program KK-PLP yang lalu, mahasiswa mengikuti program selama kurang lebih tiga bulan. Dalam melaksanakan KK-PLP itu, mahasiswa disambi asistensi mengajar dan mengenalkan program kepada masyarakat sekitar,” paparnya.
Selain itu, berbeda dengan fakultas lainnya, program KK-PLP menjadi suatu ciri khas bagi FKIP. Sehingga hal ini dapat mendukung keterampilan mengajar bagi mahasiswa.
Bambang berharap, pada gelaran kali ini, asistensi mengajar dapat dipastikan secara jelas. Apakah tetap termasuk dalam program KK-PLP atau dilaksanakan secara terpisah. Sehingga mahasiswa dapat mudah melaksanakan program tersebut, sesuai dengan kebijakan MBKM dari pemerintah pusat.
“Mudah-mudahan apa yang kita lakukan ke depannya dapat mendukung program pemerintah. Kemudian, saya harap pertemuan kali ini dapat menentukan apakah asistensi mengajar dengan KK-PLP atau berdiri sendiri,” pungkasnya.

TEGALBOTO, RADARJEMBER.ID – Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Jember (Unej) menggelar Workshop Kuliah Kerja dan Pengenalan Lapangan Persekolahan (KK-PLP) 2021, Jumat (11/6). Gelaran yang berlangsung secara online dan offline tersebut berpusat di aula Meotel Jember.
Pada kesempatan tersebut, Dekan FKIP Prof Dr Bambang Soepeno MPd menyampaikan bahwa gelaran workshop ini menjadi salah satu upaya untuk merealisasikan kebijakan Kemendikbud yakni Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).
“Kita menyadari bahwa akhir-akhir ini banyak kebijakan dari Kemendikbud RI. Kita harus merespons dan merealisasikan kebijakan tersebut, sehingga FKIP bisa berjalan sesuai dengan kebijakan yang dibuat,” ungkap Prof Bambang yang menyempatkan memberi sambutan secara online.
Dia menambahkan, sebagai lembaga pendidikan, FKIP memiliki tanggung jawab dalam melaksanakan program KK-PLP. Dan sebelumnya, FKIP juga telah berhasil menggelar program KK-PLP pada beberapa waktu lalu.
“Kalau di program KK-PLP yang lalu, mahasiswa mengikuti program selama kurang lebih tiga bulan. Dalam melaksanakan KK-PLP itu, mahasiswa disambi asistensi mengajar dan mengenalkan program kepada masyarakat sekitar,” paparnya.
Selain itu, berbeda dengan fakultas lainnya, program KK-PLP menjadi suatu ciri khas bagi FKIP. Sehingga hal ini dapat mendukung keterampilan mengajar bagi mahasiswa.
Bambang berharap, pada gelaran kali ini, asistensi mengajar dapat dipastikan secara jelas. Apakah tetap termasuk dalam program KK-PLP atau dilaksanakan secara terpisah. Sehingga mahasiswa dapat mudah melaksanakan program tersebut, sesuai dengan kebijakan MBKM dari pemerintah pusat.
“Mudah-mudahan apa yang kita lakukan ke depannya dapat mendukung program pemerintah. Kemudian, saya harap pertemuan kali ini dapat menentukan apakah asistensi mengajar dengan KK-PLP atau berdiri sendiri,” pungkasnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/