alexametrics
23 C
Jember
Friday, 27 May 2022

Plafon Lantai Tiga RSGM Unej Ambrol

Sebagian Peralatan Medis Rusak

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Plafon atau eternit di lantai tiga milik Rumah Sakit Gigi dan Mulut (RSGM) Universitas Jember (Unej) terlihat menganga. Tampak sejumlah penyangga atap porak-poranda lantaran ambrol. Kondisi itu membuat lampu-lampu dan kabel lepas dari pengaitnya.

Kerusakan di lantai tiga itu terdapat pada dua titik. Kerusakan terparah di ruang konservasi gigi. Sementara sisanya, berada tak jauh dari lokasi pertama. Diduga, ambrolnya bangunan milik Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Unej itu karena dihantam gempa yang terjadi pada Sabtu (10/4) lalu. “Ini sudah dibersihkan. Kemarin pascakejadian kotor dari reruntuhan bangunan di atas itu,” kata salah satu petugas di ruangan tersebut yang enggan disebut namanya.

Insiden gempa yang mengakibatkan ambrolnya eternit itu juga merusak sebagian peralatan medis di ruangan tersebut. Beruntung, tak ada korban jiwa saat peristiwa berlangsung. “Karena saat kejadian itu, pas operasional libur,” imbuh perempuan yang bertugas di ruangan tersebut.

Mobile_AP_Rectangle 2

Dikonfirmasi terpisah, Kasubag Humas Unej Rokhmad Hidayanto membenarkan peristiwa itu. Menurut dia, saat kejadian berlangsung, jam operasional RSGM saat itu memang tengah libur. “Jam operasionalnya hanya Senin sampai Jumat. Sabtu libur,” jelas Rokhmad kepada Jawa Pos Radar Jember, kemarin (12/4).

Diketahui, lantai tiga gedung RSGM itu merupakan ruang klinik integrasi yang digunakan praktik para dokter muda. Saat kejadian berlangsung, kata Rokhmad, memang tidak ada aktivitas apa pun di ruang tersebut. Karena itu, ambrolnya langit-langit ruangan hanya merusak sejumlah material bangunan dan beberapa barang.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Plafon atau eternit di lantai tiga milik Rumah Sakit Gigi dan Mulut (RSGM) Universitas Jember (Unej) terlihat menganga. Tampak sejumlah penyangga atap porak-poranda lantaran ambrol. Kondisi itu membuat lampu-lampu dan kabel lepas dari pengaitnya.

Kerusakan di lantai tiga itu terdapat pada dua titik. Kerusakan terparah di ruang konservasi gigi. Sementara sisanya, berada tak jauh dari lokasi pertama. Diduga, ambrolnya bangunan milik Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Unej itu karena dihantam gempa yang terjadi pada Sabtu (10/4) lalu. “Ini sudah dibersihkan. Kemarin pascakejadian kotor dari reruntuhan bangunan di atas itu,” kata salah satu petugas di ruangan tersebut yang enggan disebut namanya.

Insiden gempa yang mengakibatkan ambrolnya eternit itu juga merusak sebagian peralatan medis di ruangan tersebut. Beruntung, tak ada korban jiwa saat peristiwa berlangsung. “Karena saat kejadian itu, pas operasional libur,” imbuh perempuan yang bertugas di ruangan tersebut.

Dikonfirmasi terpisah, Kasubag Humas Unej Rokhmad Hidayanto membenarkan peristiwa itu. Menurut dia, saat kejadian berlangsung, jam operasional RSGM saat itu memang tengah libur. “Jam operasionalnya hanya Senin sampai Jumat. Sabtu libur,” jelas Rokhmad kepada Jawa Pos Radar Jember, kemarin (12/4).

Diketahui, lantai tiga gedung RSGM itu merupakan ruang klinik integrasi yang digunakan praktik para dokter muda. Saat kejadian berlangsung, kata Rokhmad, memang tidak ada aktivitas apa pun di ruang tersebut. Karena itu, ambrolnya langit-langit ruangan hanya merusak sejumlah material bangunan dan beberapa barang.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Plafon atau eternit di lantai tiga milik Rumah Sakit Gigi dan Mulut (RSGM) Universitas Jember (Unej) terlihat menganga. Tampak sejumlah penyangga atap porak-poranda lantaran ambrol. Kondisi itu membuat lampu-lampu dan kabel lepas dari pengaitnya.

Kerusakan di lantai tiga itu terdapat pada dua titik. Kerusakan terparah di ruang konservasi gigi. Sementara sisanya, berada tak jauh dari lokasi pertama. Diduga, ambrolnya bangunan milik Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Unej itu karena dihantam gempa yang terjadi pada Sabtu (10/4) lalu. “Ini sudah dibersihkan. Kemarin pascakejadian kotor dari reruntuhan bangunan di atas itu,” kata salah satu petugas di ruangan tersebut yang enggan disebut namanya.

Insiden gempa yang mengakibatkan ambrolnya eternit itu juga merusak sebagian peralatan medis di ruangan tersebut. Beruntung, tak ada korban jiwa saat peristiwa berlangsung. “Karena saat kejadian itu, pas operasional libur,” imbuh perempuan yang bertugas di ruangan tersebut.

Dikonfirmasi terpisah, Kasubag Humas Unej Rokhmad Hidayanto membenarkan peristiwa itu. Menurut dia, saat kejadian berlangsung, jam operasional RSGM saat itu memang tengah libur. “Jam operasionalnya hanya Senin sampai Jumat. Sabtu libur,” jelas Rokhmad kepada Jawa Pos Radar Jember, kemarin (12/4).

Diketahui, lantai tiga gedung RSGM itu merupakan ruang klinik integrasi yang digunakan praktik para dokter muda. Saat kejadian berlangsung, kata Rokhmad, memang tidak ada aktivitas apa pun di ruang tersebut. Karena itu, ambrolnya langit-langit ruangan hanya merusak sejumlah material bangunan dan beberapa barang.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/