alexametrics
23.5 C
Jember
Saturday, 21 May 2022

Pasutri Wisuda Doktor di Unej

Rela Kejar Kereta Malam, Pagi Langsung Kuliah

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Pada setiap momen wisuda selalu saja memiliki kisah menarik untuk disajikan. Kali ini cerita itu datang dari pasangan Dr Piters Djayakustio SH SPN MH dengan sang istri Dr Werdiningsih SH MKn MH. Pasalnya, mereka berdua lulus bersama pada Program Studi Doktor Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Jember dalam wisuda periode III tahun akademik 2021/2022 pada tanggal 3 Maret 2022 lalu. Lantas bagaimana ceritanya pasangan suami istri ini meraih gelar doktoral?

Piters Djayakustio mengatakan, sejak tahun 2018 dia bersama istrinya memutuskan untuk menempuh pendidikan program doktoral di Fakultas Hukum. Mereka berdua menyadari bahwa hal itu tentunya akan menyita waktu dan tenaga. Karena selain keduanya bekerja sebagai notaris dan PPAT di Kabupaten Gowa dan Maros Provinsi Sulawesi Selatan, mereka juga mengelola beberapa unit usaha. “Oleh karena itu kami sengaja kuliah bersama. Sehingga bisa saling mendukung satu sama lain. Kalau misalnya istri saya merasa jenuh atau capek, maka saya bertugas menyemangati atau jika sebaliknya. Intinya saling memberikan semangat untuk kelancaran kuliah,” ujar Piters.

Di tengah kesibukan kerja dan mengatur bisnis, menyelesaikan kuliah diakui bukan suatu hal yang mudah. Oleh karena itu, mereka berdua sering kali berdiskusi terkait materi disertasi di sela-sela waktu kerja. “Bahkan sepulang kerja dari kantor masing-masing, kami sempatkan untuk berdiskusi terkait masalah-masalah terkait proses penyusuan disertasi. Bahkan sering kali hingga larut malam kami masih menikmati sesi diskusi,” jelas bapak dua anak ini.

Mobile_AP_Rectangle 2

Sementara itu, Werdiningsih mengatakan, menyelesaikan disertasi saat pandemi bukanlah perkara yang mudah. Namun demikian, mereka berdua tetap menjalankan kewajibannya sebagai mahasiswa dengan penuh semangat. “Dari awal kami sudah berkomitmen untuk menjalani semua aktivitas dengan hati yang senang. Apa lagi di usia kami yang sudah di atas 50 tahun, tentu harus bisa mengelola pikiran dengan baik. Semua dinikmati jadi tidak pernah merasa ada kesulitan,” ujarnya.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Pada setiap momen wisuda selalu saja memiliki kisah menarik untuk disajikan. Kali ini cerita itu datang dari pasangan Dr Piters Djayakustio SH SPN MH dengan sang istri Dr Werdiningsih SH MKn MH. Pasalnya, mereka berdua lulus bersama pada Program Studi Doktor Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Jember dalam wisuda periode III tahun akademik 2021/2022 pada tanggal 3 Maret 2022 lalu. Lantas bagaimana ceritanya pasangan suami istri ini meraih gelar doktoral?

Piters Djayakustio mengatakan, sejak tahun 2018 dia bersama istrinya memutuskan untuk menempuh pendidikan program doktoral di Fakultas Hukum. Mereka berdua menyadari bahwa hal itu tentunya akan menyita waktu dan tenaga. Karena selain keduanya bekerja sebagai notaris dan PPAT di Kabupaten Gowa dan Maros Provinsi Sulawesi Selatan, mereka juga mengelola beberapa unit usaha. “Oleh karena itu kami sengaja kuliah bersama. Sehingga bisa saling mendukung satu sama lain. Kalau misalnya istri saya merasa jenuh atau capek, maka saya bertugas menyemangati atau jika sebaliknya. Intinya saling memberikan semangat untuk kelancaran kuliah,” ujar Piters.

Di tengah kesibukan kerja dan mengatur bisnis, menyelesaikan kuliah diakui bukan suatu hal yang mudah. Oleh karena itu, mereka berdua sering kali berdiskusi terkait materi disertasi di sela-sela waktu kerja. “Bahkan sepulang kerja dari kantor masing-masing, kami sempatkan untuk berdiskusi terkait masalah-masalah terkait proses penyusuan disertasi. Bahkan sering kali hingga larut malam kami masih menikmati sesi diskusi,” jelas bapak dua anak ini.

Sementara itu, Werdiningsih mengatakan, menyelesaikan disertasi saat pandemi bukanlah perkara yang mudah. Namun demikian, mereka berdua tetap menjalankan kewajibannya sebagai mahasiswa dengan penuh semangat. “Dari awal kami sudah berkomitmen untuk menjalani semua aktivitas dengan hati yang senang. Apa lagi di usia kami yang sudah di atas 50 tahun, tentu harus bisa mengelola pikiran dengan baik. Semua dinikmati jadi tidak pernah merasa ada kesulitan,” ujarnya.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Pada setiap momen wisuda selalu saja memiliki kisah menarik untuk disajikan. Kali ini cerita itu datang dari pasangan Dr Piters Djayakustio SH SPN MH dengan sang istri Dr Werdiningsih SH MKn MH. Pasalnya, mereka berdua lulus bersama pada Program Studi Doktor Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Jember dalam wisuda periode III tahun akademik 2021/2022 pada tanggal 3 Maret 2022 lalu. Lantas bagaimana ceritanya pasangan suami istri ini meraih gelar doktoral?

Piters Djayakustio mengatakan, sejak tahun 2018 dia bersama istrinya memutuskan untuk menempuh pendidikan program doktoral di Fakultas Hukum. Mereka berdua menyadari bahwa hal itu tentunya akan menyita waktu dan tenaga. Karena selain keduanya bekerja sebagai notaris dan PPAT di Kabupaten Gowa dan Maros Provinsi Sulawesi Selatan, mereka juga mengelola beberapa unit usaha. “Oleh karena itu kami sengaja kuliah bersama. Sehingga bisa saling mendukung satu sama lain. Kalau misalnya istri saya merasa jenuh atau capek, maka saya bertugas menyemangati atau jika sebaliknya. Intinya saling memberikan semangat untuk kelancaran kuliah,” ujar Piters.

Di tengah kesibukan kerja dan mengatur bisnis, menyelesaikan kuliah diakui bukan suatu hal yang mudah. Oleh karena itu, mereka berdua sering kali berdiskusi terkait materi disertasi di sela-sela waktu kerja. “Bahkan sepulang kerja dari kantor masing-masing, kami sempatkan untuk berdiskusi terkait masalah-masalah terkait proses penyusuan disertasi. Bahkan sering kali hingga larut malam kami masih menikmati sesi diskusi,” jelas bapak dua anak ini.

Sementara itu, Werdiningsih mengatakan, menyelesaikan disertasi saat pandemi bukanlah perkara yang mudah. Namun demikian, mereka berdua tetap menjalankan kewajibannya sebagai mahasiswa dengan penuh semangat. “Dari awal kami sudah berkomitmen untuk menjalani semua aktivitas dengan hati yang senang. Apa lagi di usia kami yang sudah di atas 50 tahun, tentu harus bisa mengelola pikiran dengan baik. Semua dinikmati jadi tidak pernah merasa ada kesulitan,” ujarnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/