alexametrics
24.1 C
Jember
Friday, 20 May 2022

Jadi Selingan saat Pendidikan Daring

Anak SD Diajarkan Pembuatan Batik E-Dye

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Salah satu aspek yang harus dikembangkan dalam pembelajaran anak adalah kreativitas. Hal ini sangat penting untuk memberikan stimulasi pengembangan kemampuan seni pada anak. Kreativitas merupakan salah satu bagian yang sangat penting dalam mencapai proses perkembangan anak yang lebih optimal.

Salah satu aktivitas untuk mendukung kreativitas siswa dilakukan oleh sekelompok mahasiswa lewat edukasi pembuatan E-Dye. Selain dapat meningkatkan kreativitas siswa, E-Dye juga dapat mengurangi kebosanan anak-anak yang menjalani pendidikan jarak jauh atau via daring.

Batik E-Dye merupakan gabungan dari ecoprint dan tie dye. Ecoprint merupakan teknik membatik yang dibuat dengan memanfaatkan daun-daun yang berada di sekitar lingkungan, sedangkan tie dye merupakan teknik pewarnaan kain dengan metode ikat dan lipat.

Mobile_AP_Rectangle 2

Adalah mahasiswa kelompok KKN Universitas Muhammadiyah Jember yang mengenalkan teknik kreasi ini kepada siswa SDN Tempurejo 02. Ashfa Nafaisa, salah satu mahasiswa, mengungkapkan, batik E-Dye merupakan batik yang dibuat dengan bahan dari alam seperti daun, yang kemudian diwarnai dengan cara diikat dan dicelup untuk memperoleh bentuk yang geometris, abstrak, atau gabungan antara keduanya.

“Kami melakukan edukasi pada anak-anak SDN Tempurejo 02. Mengenalkan apa itu batik E-Dye dan bagaimana membuatnya,” ungkap Ashfa yang tengah menjalani KKN di lokasi tersebut.

Agar edukasi dan pelatihan pembuatan E-Dye efektif, lanjutnya, dia dan kawan-kawannya mengawalinya dengan mengajak lima siswa SDN Tempurejo 02. Para siswa diajarkan proses E-Dye mulai dari edukasi, praktik membatik, hingga pewarnaan. “Kami berharap kegiatan ini dapat bermanfaat bagi adik-adik SDN Tempurejo 2 ini,” imbuh Ivan Fadilah Budiarto, mahasiswa sekaligus koordinator kelompok KKN tersebut.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Salah satu aspek yang harus dikembangkan dalam pembelajaran anak adalah kreativitas. Hal ini sangat penting untuk memberikan stimulasi pengembangan kemampuan seni pada anak. Kreativitas merupakan salah satu bagian yang sangat penting dalam mencapai proses perkembangan anak yang lebih optimal.

Salah satu aktivitas untuk mendukung kreativitas siswa dilakukan oleh sekelompok mahasiswa lewat edukasi pembuatan E-Dye. Selain dapat meningkatkan kreativitas siswa, E-Dye juga dapat mengurangi kebosanan anak-anak yang menjalani pendidikan jarak jauh atau via daring.

Batik E-Dye merupakan gabungan dari ecoprint dan tie dye. Ecoprint merupakan teknik membatik yang dibuat dengan memanfaatkan daun-daun yang berada di sekitar lingkungan, sedangkan tie dye merupakan teknik pewarnaan kain dengan metode ikat dan lipat.

Adalah mahasiswa kelompok KKN Universitas Muhammadiyah Jember yang mengenalkan teknik kreasi ini kepada siswa SDN Tempurejo 02. Ashfa Nafaisa, salah satu mahasiswa, mengungkapkan, batik E-Dye merupakan batik yang dibuat dengan bahan dari alam seperti daun, yang kemudian diwarnai dengan cara diikat dan dicelup untuk memperoleh bentuk yang geometris, abstrak, atau gabungan antara keduanya.

“Kami melakukan edukasi pada anak-anak SDN Tempurejo 02. Mengenalkan apa itu batik E-Dye dan bagaimana membuatnya,” ungkap Ashfa yang tengah menjalani KKN di lokasi tersebut.

Agar edukasi dan pelatihan pembuatan E-Dye efektif, lanjutnya, dia dan kawan-kawannya mengawalinya dengan mengajak lima siswa SDN Tempurejo 02. Para siswa diajarkan proses E-Dye mulai dari edukasi, praktik membatik, hingga pewarnaan. “Kami berharap kegiatan ini dapat bermanfaat bagi adik-adik SDN Tempurejo 2 ini,” imbuh Ivan Fadilah Budiarto, mahasiswa sekaligus koordinator kelompok KKN tersebut.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Salah satu aspek yang harus dikembangkan dalam pembelajaran anak adalah kreativitas. Hal ini sangat penting untuk memberikan stimulasi pengembangan kemampuan seni pada anak. Kreativitas merupakan salah satu bagian yang sangat penting dalam mencapai proses perkembangan anak yang lebih optimal.

Salah satu aktivitas untuk mendukung kreativitas siswa dilakukan oleh sekelompok mahasiswa lewat edukasi pembuatan E-Dye. Selain dapat meningkatkan kreativitas siswa, E-Dye juga dapat mengurangi kebosanan anak-anak yang menjalani pendidikan jarak jauh atau via daring.

Batik E-Dye merupakan gabungan dari ecoprint dan tie dye. Ecoprint merupakan teknik membatik yang dibuat dengan memanfaatkan daun-daun yang berada di sekitar lingkungan, sedangkan tie dye merupakan teknik pewarnaan kain dengan metode ikat dan lipat.

Adalah mahasiswa kelompok KKN Universitas Muhammadiyah Jember yang mengenalkan teknik kreasi ini kepada siswa SDN Tempurejo 02. Ashfa Nafaisa, salah satu mahasiswa, mengungkapkan, batik E-Dye merupakan batik yang dibuat dengan bahan dari alam seperti daun, yang kemudian diwarnai dengan cara diikat dan dicelup untuk memperoleh bentuk yang geometris, abstrak, atau gabungan antara keduanya.

“Kami melakukan edukasi pada anak-anak SDN Tempurejo 02. Mengenalkan apa itu batik E-Dye dan bagaimana membuatnya,” ungkap Ashfa yang tengah menjalani KKN di lokasi tersebut.

Agar edukasi dan pelatihan pembuatan E-Dye efektif, lanjutnya, dia dan kawan-kawannya mengawalinya dengan mengajak lima siswa SDN Tempurejo 02. Para siswa diajarkan proses E-Dye mulai dari edukasi, praktik membatik, hingga pewarnaan. “Kami berharap kegiatan ini dapat bermanfaat bagi adik-adik SDN Tempurejo 2 ini,” imbuh Ivan Fadilah Budiarto, mahasiswa sekaligus koordinator kelompok KKN tersebut.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/