alexametrics
26.7 C
Jember
Saturday, 25 June 2022

Resah Akibat Surat Edaran Kepala MTs, Wali Murid Geruduk Kemenag Jember

Mobile_AP_Rectangle 1

Dikonfirmasi terpisah, Lukman Syah, Kepala MTs NU Al Badar yang baru, membenarkan telah mengeluarkan surat edaran untuk siswa yang tidak ikut ujiannya. Dalam surat itu, pihaknya mengaku telah membuat konsekuensi bagi yang tidak ikut ujian pada hari yang ditentukan dianggap tidak sah. “Saya mengeluarkan surat edaran itu untuk menyelamatkan para siswa, karena kalau tidak mereka tidak akan dapat nilai,” dalihnya.

Lukman mengklaim, pihak Kemenag pun tidak bisa menjamin kelulusan siswa yang tidak ikut ujian. Apalagi di yayasan harus ada tanda tangan kepala sekolah yang baru. “Tolong kasih saya caranya kalau memang Kemenag bisa menjamin kelulusan siswa yang tidak ikut ujian saya,” tantangnya. (*)

Reporter: Ahmad Ma’mun

Mobile_AP_Rectangle 2

Fotografer: Ahmad Ma’mun

Editor: Mahrus Sholih

- Advertisement -

Dikonfirmasi terpisah, Lukman Syah, Kepala MTs NU Al Badar yang baru, membenarkan telah mengeluarkan surat edaran untuk siswa yang tidak ikut ujiannya. Dalam surat itu, pihaknya mengaku telah membuat konsekuensi bagi yang tidak ikut ujian pada hari yang ditentukan dianggap tidak sah. “Saya mengeluarkan surat edaran itu untuk menyelamatkan para siswa, karena kalau tidak mereka tidak akan dapat nilai,” dalihnya.

Lukman mengklaim, pihak Kemenag pun tidak bisa menjamin kelulusan siswa yang tidak ikut ujian. Apalagi di yayasan harus ada tanda tangan kepala sekolah yang baru. “Tolong kasih saya caranya kalau memang Kemenag bisa menjamin kelulusan siswa yang tidak ikut ujian saya,” tantangnya. (*)

Reporter: Ahmad Ma’mun

Fotografer: Ahmad Ma’mun

Editor: Mahrus Sholih

Dikonfirmasi terpisah, Lukman Syah, Kepala MTs NU Al Badar yang baru, membenarkan telah mengeluarkan surat edaran untuk siswa yang tidak ikut ujiannya. Dalam surat itu, pihaknya mengaku telah membuat konsekuensi bagi yang tidak ikut ujian pada hari yang ditentukan dianggap tidak sah. “Saya mengeluarkan surat edaran itu untuk menyelamatkan para siswa, karena kalau tidak mereka tidak akan dapat nilai,” dalihnya.

Lukman mengklaim, pihak Kemenag pun tidak bisa menjamin kelulusan siswa yang tidak ikut ujian. Apalagi di yayasan harus ada tanda tangan kepala sekolah yang baru. “Tolong kasih saya caranya kalau memang Kemenag bisa menjamin kelulusan siswa yang tidak ikut ujian saya,” tantangnya. (*)

Reporter: Ahmad Ma’mun

Fotografer: Ahmad Ma’mun

Editor: Mahrus Sholih

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/