alexametrics
25 C
Jember
Thursday, 19 May 2022

Peredaran Narkoba Telah Merambah Desa

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Peredaran narkoba semakin meluas. Bahkan tak hanya di kawasan perkotaan, tapi juga membidik pemuda di perdesaan yang berstatus pengangguran. Biasanya mereka direkrut untuk dijadikan sebagai pengedar.

Hal itu terungkap saat gelaran seminar nasional pemberantasan dan penanggulangan narkoba di Hotel Aston Sabtu (10/4). Kegiatan itu diselenggarakan oleh Habilis Rehabilitatif Centre (HRC), organisasi nirlaba yang bergerak di bidang rehabilitasi pecandu narkoba.

“Mereka ini terpikat menjadi pengedar narkoba karena dijanjikan imbalan menggiurkan. Apalagi kondisi menganggur. Karena itu, generasi muda perlu diiselamatkan dari ancaman narkoba,” kata Ahmad David Fatahilah, salah satu narasumber.

Mobile_AP_Rectangle 2

Pejabat dari Badan Kesatuan Bangsa (Bakesbang) Kabupaten Jember itu menambahkan, pengedar kini sengaja memanfaatkan kecanggihan teknologi untuk memasarkan narkoba, dan itu bisa diakses oleh siapa saja termasuk pelajar.

Kepala Balai Rehabilitasi Sosial Batu Raden Purwokerto Risye Yulia Triana memaparkan, narkoba, psikotropika dan zat adiktif (napza) setiap hari selalu ada jenis baru dan ini perlu diwaspadai.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Peredaran narkoba semakin meluas. Bahkan tak hanya di kawasan perkotaan, tapi juga membidik pemuda di perdesaan yang berstatus pengangguran. Biasanya mereka direkrut untuk dijadikan sebagai pengedar.

Hal itu terungkap saat gelaran seminar nasional pemberantasan dan penanggulangan narkoba di Hotel Aston Sabtu (10/4). Kegiatan itu diselenggarakan oleh Habilis Rehabilitatif Centre (HRC), organisasi nirlaba yang bergerak di bidang rehabilitasi pecandu narkoba.

“Mereka ini terpikat menjadi pengedar narkoba karena dijanjikan imbalan menggiurkan. Apalagi kondisi menganggur. Karena itu, generasi muda perlu diiselamatkan dari ancaman narkoba,” kata Ahmad David Fatahilah, salah satu narasumber.

Pejabat dari Badan Kesatuan Bangsa (Bakesbang) Kabupaten Jember itu menambahkan, pengedar kini sengaja memanfaatkan kecanggihan teknologi untuk memasarkan narkoba, dan itu bisa diakses oleh siapa saja termasuk pelajar.

Kepala Balai Rehabilitasi Sosial Batu Raden Purwokerto Risye Yulia Triana memaparkan, narkoba, psikotropika dan zat adiktif (napza) setiap hari selalu ada jenis baru dan ini perlu diwaspadai.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Peredaran narkoba semakin meluas. Bahkan tak hanya di kawasan perkotaan, tapi juga membidik pemuda di perdesaan yang berstatus pengangguran. Biasanya mereka direkrut untuk dijadikan sebagai pengedar.

Hal itu terungkap saat gelaran seminar nasional pemberantasan dan penanggulangan narkoba di Hotel Aston Sabtu (10/4). Kegiatan itu diselenggarakan oleh Habilis Rehabilitatif Centre (HRC), organisasi nirlaba yang bergerak di bidang rehabilitasi pecandu narkoba.

“Mereka ini terpikat menjadi pengedar narkoba karena dijanjikan imbalan menggiurkan. Apalagi kondisi menganggur. Karena itu, generasi muda perlu diiselamatkan dari ancaman narkoba,” kata Ahmad David Fatahilah, salah satu narasumber.

Pejabat dari Badan Kesatuan Bangsa (Bakesbang) Kabupaten Jember itu menambahkan, pengedar kini sengaja memanfaatkan kecanggihan teknologi untuk memasarkan narkoba, dan itu bisa diakses oleh siapa saja termasuk pelajar.

Kepala Balai Rehabilitasi Sosial Batu Raden Purwokerto Risye Yulia Triana memaparkan, narkoba, psikotropika dan zat adiktif (napza) setiap hari selalu ada jenis baru dan ini perlu diwaspadai.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/