alexametrics
31 C
Jember
Monday, 23 May 2022

22 Mahasiswa IAIN Jember Ikut KKN Nusantara

Mobile_AP_Rectangle 1

RADAR JEMBER.ID – Sebanyak 22 Mahasiswa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Jember mengikuti program kerja sama Kuliah Kerja Nyata (KKN) Nusantara. Program ini merupakan kerja sama IAIN Jember dengan empat perguruan tinggi keagamaan Islam negeri (PTKIN). Yakni STAIN Al Fatah Papua, STAIN Bengkalis, IAIN Palangkaraya, dan IAIN Samarinda. “Kami kirimkan 22 mahasiswa yang kami sebar di empat perguruan tinggi,” kata Rektor IAIN Jember Prof Babun Suharto.

Rinciannya, sepuluh orang ke STAIN Al Fatah Papua, 4 orang ke STAIN Bengkalis, 4 orang ke IAIN Palangkaraya, dan 4 orang ke IAIN Samarinda. “Mahasiswa empat perguruan tinggi tersebut juga ikut KKN di sini (IAIN Jember),” ucapnya.

Babun berharap, 22 mahasiswa yang mengikuti program KKN Nusantara itu bisa memberikan yang terbaik bagi masyarakat serta bisa menjaga nama baik lembaga. “Saya berharap kepada seluruh mahasiswa untuk benar-benar maksimal dalam melaksanakan program, dan memberikan yang terbaik bagi masyarakat. Selain itu, mereka juga harus menjaga nama baik kampus,” harapnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Sementara itu, Ketua LP2M Imam Machfudi mengatakan, KKN Nusantara akan dilaksanakan dalam waktu 41 hari. “Mereka akan menyesuaikan dengan program kampus di mana ditempatkan,” terangnya.

Imam berharap, seluruh mahasiswa tersebut bisa segera beradaptasi dengan lingkungan dan kebiasaan masyarakat sekitar. Seperti di Kecamatan Jelbuk, Tempurejo, dan sejumlah tempat luar daerah seperti Palangkaraya dan Papua.

- Advertisement -

RADAR JEMBER.ID – Sebanyak 22 Mahasiswa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Jember mengikuti program kerja sama Kuliah Kerja Nyata (KKN) Nusantara. Program ini merupakan kerja sama IAIN Jember dengan empat perguruan tinggi keagamaan Islam negeri (PTKIN). Yakni STAIN Al Fatah Papua, STAIN Bengkalis, IAIN Palangkaraya, dan IAIN Samarinda. “Kami kirimkan 22 mahasiswa yang kami sebar di empat perguruan tinggi,” kata Rektor IAIN Jember Prof Babun Suharto.

Rinciannya, sepuluh orang ke STAIN Al Fatah Papua, 4 orang ke STAIN Bengkalis, 4 orang ke IAIN Palangkaraya, dan 4 orang ke IAIN Samarinda. “Mahasiswa empat perguruan tinggi tersebut juga ikut KKN di sini (IAIN Jember),” ucapnya.

Babun berharap, 22 mahasiswa yang mengikuti program KKN Nusantara itu bisa memberikan yang terbaik bagi masyarakat serta bisa menjaga nama baik lembaga. “Saya berharap kepada seluruh mahasiswa untuk benar-benar maksimal dalam melaksanakan program, dan memberikan yang terbaik bagi masyarakat. Selain itu, mereka juga harus menjaga nama baik kampus,” harapnya.

Sementara itu, Ketua LP2M Imam Machfudi mengatakan, KKN Nusantara akan dilaksanakan dalam waktu 41 hari. “Mereka akan menyesuaikan dengan program kampus di mana ditempatkan,” terangnya.

Imam berharap, seluruh mahasiswa tersebut bisa segera beradaptasi dengan lingkungan dan kebiasaan masyarakat sekitar. Seperti di Kecamatan Jelbuk, Tempurejo, dan sejumlah tempat luar daerah seperti Palangkaraya dan Papua.

RADAR JEMBER.ID – Sebanyak 22 Mahasiswa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Jember mengikuti program kerja sama Kuliah Kerja Nyata (KKN) Nusantara. Program ini merupakan kerja sama IAIN Jember dengan empat perguruan tinggi keagamaan Islam negeri (PTKIN). Yakni STAIN Al Fatah Papua, STAIN Bengkalis, IAIN Palangkaraya, dan IAIN Samarinda. “Kami kirimkan 22 mahasiswa yang kami sebar di empat perguruan tinggi,” kata Rektor IAIN Jember Prof Babun Suharto.

Rinciannya, sepuluh orang ke STAIN Al Fatah Papua, 4 orang ke STAIN Bengkalis, 4 orang ke IAIN Palangkaraya, dan 4 orang ke IAIN Samarinda. “Mahasiswa empat perguruan tinggi tersebut juga ikut KKN di sini (IAIN Jember),” ucapnya.

Babun berharap, 22 mahasiswa yang mengikuti program KKN Nusantara itu bisa memberikan yang terbaik bagi masyarakat serta bisa menjaga nama baik lembaga. “Saya berharap kepada seluruh mahasiswa untuk benar-benar maksimal dalam melaksanakan program, dan memberikan yang terbaik bagi masyarakat. Selain itu, mereka juga harus menjaga nama baik kampus,” harapnya.

Sementara itu, Ketua LP2M Imam Machfudi mengatakan, KKN Nusantara akan dilaksanakan dalam waktu 41 hari. “Mereka akan menyesuaikan dengan program kampus di mana ditempatkan,” terangnya.

Imam berharap, seluruh mahasiswa tersebut bisa segera beradaptasi dengan lingkungan dan kebiasaan masyarakat sekitar. Seperti di Kecamatan Jelbuk, Tempurejo, dan sejumlah tempat luar daerah seperti Palangkaraya dan Papua.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/