alexametrics
23.3 C
Jember
Tuesday, 17 May 2022

Lagi-Lagi Hanya Simulasi

Ujian Sekolah Tatap Muka SD dan SMP

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Puluhan siswa terlihat diantar orang tuanya ke sekolah. Mereka mengenakan face shield. Sebelum masuk ke ruang kelas, siswa juga harus cuci tangan lebih dulu. Di dalam ruangan, mereka juga menjaga jarak. Beginilah suasana persiapan simulasi ujian sekolah secara tatap muka di halaman SDN Sumbersari 02, Kecamatan Sumbersari, kemarin (8/4).

Sebelum memasuki ruang kelas, siswa harus melewati petugas pengecek suhu tubuh. Kemudian, sarana cuci tangan sudah dipersiapkan di depan tiap-tiap pintu kelas. Demikian juga depan pintu, sudah ada penunjuk arah yang bisa memandu siswa menuju ruang kelas masing-masing.

Kesya Ananda Laksono, siswa kelas VI, mengaku kangen dengan bangku sekolah. Sebab, selama proses pembelajaran daring, dirinya merasa kesulitan. Bahkan, setelah dinyatakan naik kelas VI, Kesya hanya beberapa kali saja datang ke sekolah. “Saya lebih senang kalau belajar di sekolah daripada di rumah secara daring,” katanya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Jember menetapkan dua sekolah negeri untuk menjalani simulasi ujian sekolah yang akan berlangsung hari ini, Jumat (9/4). Dua sekolah tersebut adalah SMP 07 Jember dan SD Sumbersari 02.

Kepala Bidang SD Dispendik Jember Endang Sulistyowati mengungkapkan, sebenarnya semua SD di Jember sudah siap menggelar pembelajaran tatap muka. “Jadi, per hari ini adalah mempersiapkan kesekian kalinya dari beberapa hari yang lalu,” kata Endang saat memantau kesiapan di SD Sumbersari 02.

Menurutnya, pemeriksaan dan pemantauan kesiapan sekolah meliputi sarana dan prasarana penunjang protokol kesehatan (prokes), serta kelengkapan administrasi. Dia pun berharap, izin pembelajaran tatap muka dari Satgas Covid-19 segera turun. Sehingga bisa mengurangi kejenuhan siswa selama mengikuti pembelajaran jarak jauh di rumah. “Mudah-mudahan izin segera turun, sehingga anak kelas enam bisa mengobati rindu dan mulai belajar normal,” tuturnya.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Puluhan siswa terlihat diantar orang tuanya ke sekolah. Mereka mengenakan face shield. Sebelum masuk ke ruang kelas, siswa juga harus cuci tangan lebih dulu. Di dalam ruangan, mereka juga menjaga jarak. Beginilah suasana persiapan simulasi ujian sekolah secara tatap muka di halaman SDN Sumbersari 02, Kecamatan Sumbersari, kemarin (8/4).

Sebelum memasuki ruang kelas, siswa harus melewati petugas pengecek suhu tubuh. Kemudian, sarana cuci tangan sudah dipersiapkan di depan tiap-tiap pintu kelas. Demikian juga depan pintu, sudah ada penunjuk arah yang bisa memandu siswa menuju ruang kelas masing-masing.

Kesya Ananda Laksono, siswa kelas VI, mengaku kangen dengan bangku sekolah. Sebab, selama proses pembelajaran daring, dirinya merasa kesulitan. Bahkan, setelah dinyatakan naik kelas VI, Kesya hanya beberapa kali saja datang ke sekolah. “Saya lebih senang kalau belajar di sekolah daripada di rumah secara daring,” katanya.

Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Jember menetapkan dua sekolah negeri untuk menjalani simulasi ujian sekolah yang akan berlangsung hari ini, Jumat (9/4). Dua sekolah tersebut adalah SMP 07 Jember dan SD Sumbersari 02.

Kepala Bidang SD Dispendik Jember Endang Sulistyowati mengungkapkan, sebenarnya semua SD di Jember sudah siap menggelar pembelajaran tatap muka. “Jadi, per hari ini adalah mempersiapkan kesekian kalinya dari beberapa hari yang lalu,” kata Endang saat memantau kesiapan di SD Sumbersari 02.

Menurutnya, pemeriksaan dan pemantauan kesiapan sekolah meliputi sarana dan prasarana penunjang protokol kesehatan (prokes), serta kelengkapan administrasi. Dia pun berharap, izin pembelajaran tatap muka dari Satgas Covid-19 segera turun. Sehingga bisa mengurangi kejenuhan siswa selama mengikuti pembelajaran jarak jauh di rumah. “Mudah-mudahan izin segera turun, sehingga anak kelas enam bisa mengobati rindu dan mulai belajar normal,” tuturnya.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Puluhan siswa terlihat diantar orang tuanya ke sekolah. Mereka mengenakan face shield. Sebelum masuk ke ruang kelas, siswa juga harus cuci tangan lebih dulu. Di dalam ruangan, mereka juga menjaga jarak. Beginilah suasana persiapan simulasi ujian sekolah secara tatap muka di halaman SDN Sumbersari 02, Kecamatan Sumbersari, kemarin (8/4).

Sebelum memasuki ruang kelas, siswa harus melewati petugas pengecek suhu tubuh. Kemudian, sarana cuci tangan sudah dipersiapkan di depan tiap-tiap pintu kelas. Demikian juga depan pintu, sudah ada penunjuk arah yang bisa memandu siswa menuju ruang kelas masing-masing.

Kesya Ananda Laksono, siswa kelas VI, mengaku kangen dengan bangku sekolah. Sebab, selama proses pembelajaran daring, dirinya merasa kesulitan. Bahkan, setelah dinyatakan naik kelas VI, Kesya hanya beberapa kali saja datang ke sekolah. “Saya lebih senang kalau belajar di sekolah daripada di rumah secara daring,” katanya.

Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Jember menetapkan dua sekolah negeri untuk menjalani simulasi ujian sekolah yang akan berlangsung hari ini, Jumat (9/4). Dua sekolah tersebut adalah SMP 07 Jember dan SD Sumbersari 02.

Kepala Bidang SD Dispendik Jember Endang Sulistyowati mengungkapkan, sebenarnya semua SD di Jember sudah siap menggelar pembelajaran tatap muka. “Jadi, per hari ini adalah mempersiapkan kesekian kalinya dari beberapa hari yang lalu,” kata Endang saat memantau kesiapan di SD Sumbersari 02.

Menurutnya, pemeriksaan dan pemantauan kesiapan sekolah meliputi sarana dan prasarana penunjang protokol kesehatan (prokes), serta kelengkapan administrasi. Dia pun berharap, izin pembelajaran tatap muka dari Satgas Covid-19 segera turun. Sehingga bisa mengurangi kejenuhan siswa selama mengikuti pembelajaran jarak jauh di rumah. “Mudah-mudahan izin segera turun, sehingga anak kelas enam bisa mengobati rindu dan mulai belajar normal,” tuturnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/