alexametrics
24 C
Jember
Wednesday, 18 May 2022

Gedung Megah Lantai Lima Polije Siap Dipakai Perdana Awal Semester Ini

Mobile_AP_Rectangle 1

SUMBERSARI, RADARJEMBER.ID – Jika dilihat dari jalan atau gerbang kampus, gedung megah berwarna cokelat yang baru selesai dibangun itu memang tidak terlihat. Karena letaknya memang persis di tengah-tengah kampus. Bangunan itu merupakan gedung Jurusan Peternakan Polije Jember yang dibangun sekitar 11 bulan lalu oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Peresmian yang dilaksanakan oleh orang nomor satu di republik ini ditandai dengan serah terima yang digelar bersama dengan tiga politeknik negeri sekaligus. Yaitu Politeknik Negeri Madura, Politeknik Negeri Malang, dan Politeknik Negeri Madiun. Sementara itu, prosesi serah terima berlangsung terpusat di Politeknik Negeri Madiun. “Masing-masing dibangun gedung yang dikelola oleh Kementerian PUPR,” ungkap Abi Bakri, Wakil Direktur 2 Bidang Administrasi Umum dan Keuangan Polije Jember, kemarin (7/9).

Gedung Jurusan Peternakan Polije Jember yang baru saja diresmikan itu terdiri atas lima lantai. Lantai pertama seluas 950 meter persegi, lantai kedua 1.330 meter persegi yang akan digunakan untuk laboratorium. Kemudian, lantai ketiga dengan luas yang sama digunakan untuk ruang dosen, ruang ketua jurusan, sekretaris jurusan, ketua program studi, dan kepala laboratorium. Kemudian, lantai empat dan lima digunakan untuk ruang kuliah.

Mobile_AP_Rectangle 2

Pembangunan gedung dengan fasilitas lengkap Polije Jember  ini terhitung sejak 2020 lalu. Menurut Abi, peresmian tersebut tak hanya sebagai momentum atau pemberitahuan bahwa gedung itu sah dimiliki oleh Polije Jember, namun juga sebagai titik awal yang menandai bahwa gedung itu akan digunakan pada awal semester ganjil tahun ajaran 2021/2022. “Karena berlangsung dua tahun, jadi pembangunannya multiyear. Insyaallah selesai tepat waktu dan akan digunakan pada awal semester ganjil yang dimulai September ini,” ungkapnya.

Sembari menggelar perkuliahan secara daring, saat ini Polije  Jember juga mulai mempersiapkan dan menata sarana prasarana di dalam gedung agar dapat segera digunakan. Seperti peralatan di laboratorium, peralatan di ruang dosen, serta fasilitas pembelajaran di ruang kelas mahasiswa. “Mudah-mudahan pandemi Covid-19 bisa segera mereda dan berakhir, sehingga pembelajaran bisa dilakukan penuh secara luring atau tatap muka. Artinya, Jurusan Peternakan dengan sarana prasarana yang memenuhi syarat di gedung ini akan siap melaksanakan pembelajaran,” katanya.

- Advertisement -

SUMBERSARI, RADARJEMBER.ID – Jika dilihat dari jalan atau gerbang kampus, gedung megah berwarna cokelat yang baru selesai dibangun itu memang tidak terlihat. Karena letaknya memang persis di tengah-tengah kampus. Bangunan itu merupakan gedung Jurusan Peternakan Polije Jember yang dibangun sekitar 11 bulan lalu oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Peresmian yang dilaksanakan oleh orang nomor satu di republik ini ditandai dengan serah terima yang digelar bersama dengan tiga politeknik negeri sekaligus. Yaitu Politeknik Negeri Madura, Politeknik Negeri Malang, dan Politeknik Negeri Madiun. Sementara itu, prosesi serah terima berlangsung terpusat di Politeknik Negeri Madiun. “Masing-masing dibangun gedung yang dikelola oleh Kementerian PUPR,” ungkap Abi Bakri, Wakil Direktur 2 Bidang Administrasi Umum dan Keuangan Polije Jember, kemarin (7/9).

Gedung Jurusan Peternakan Polije Jember yang baru saja diresmikan itu terdiri atas lima lantai. Lantai pertama seluas 950 meter persegi, lantai kedua 1.330 meter persegi yang akan digunakan untuk laboratorium. Kemudian, lantai ketiga dengan luas yang sama digunakan untuk ruang dosen, ruang ketua jurusan, sekretaris jurusan, ketua program studi, dan kepala laboratorium. Kemudian, lantai empat dan lima digunakan untuk ruang kuliah.

Pembangunan gedung dengan fasilitas lengkap Polije Jember  ini terhitung sejak 2020 lalu. Menurut Abi, peresmian tersebut tak hanya sebagai momentum atau pemberitahuan bahwa gedung itu sah dimiliki oleh Polije Jember, namun juga sebagai titik awal yang menandai bahwa gedung itu akan digunakan pada awal semester ganjil tahun ajaran 2021/2022. “Karena berlangsung dua tahun, jadi pembangunannya multiyear. Insyaallah selesai tepat waktu dan akan digunakan pada awal semester ganjil yang dimulai September ini,” ungkapnya.

Sembari menggelar perkuliahan secara daring, saat ini Polije  Jember juga mulai mempersiapkan dan menata sarana prasarana di dalam gedung agar dapat segera digunakan. Seperti peralatan di laboratorium, peralatan di ruang dosen, serta fasilitas pembelajaran di ruang kelas mahasiswa. “Mudah-mudahan pandemi Covid-19 bisa segera mereda dan berakhir, sehingga pembelajaran bisa dilakukan penuh secara luring atau tatap muka. Artinya, Jurusan Peternakan dengan sarana prasarana yang memenuhi syarat di gedung ini akan siap melaksanakan pembelajaran,” katanya.

SUMBERSARI, RADARJEMBER.ID – Jika dilihat dari jalan atau gerbang kampus, gedung megah berwarna cokelat yang baru selesai dibangun itu memang tidak terlihat. Karena letaknya memang persis di tengah-tengah kampus. Bangunan itu merupakan gedung Jurusan Peternakan Polije Jember yang dibangun sekitar 11 bulan lalu oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Peresmian yang dilaksanakan oleh orang nomor satu di republik ini ditandai dengan serah terima yang digelar bersama dengan tiga politeknik negeri sekaligus. Yaitu Politeknik Negeri Madura, Politeknik Negeri Malang, dan Politeknik Negeri Madiun. Sementara itu, prosesi serah terima berlangsung terpusat di Politeknik Negeri Madiun. “Masing-masing dibangun gedung yang dikelola oleh Kementerian PUPR,” ungkap Abi Bakri, Wakil Direktur 2 Bidang Administrasi Umum dan Keuangan Polije Jember, kemarin (7/9).

Gedung Jurusan Peternakan Polije Jember yang baru saja diresmikan itu terdiri atas lima lantai. Lantai pertama seluas 950 meter persegi, lantai kedua 1.330 meter persegi yang akan digunakan untuk laboratorium. Kemudian, lantai ketiga dengan luas yang sama digunakan untuk ruang dosen, ruang ketua jurusan, sekretaris jurusan, ketua program studi, dan kepala laboratorium. Kemudian, lantai empat dan lima digunakan untuk ruang kuliah.

Pembangunan gedung dengan fasilitas lengkap Polije Jember  ini terhitung sejak 2020 lalu. Menurut Abi, peresmian tersebut tak hanya sebagai momentum atau pemberitahuan bahwa gedung itu sah dimiliki oleh Polije Jember, namun juga sebagai titik awal yang menandai bahwa gedung itu akan digunakan pada awal semester ganjil tahun ajaran 2021/2022. “Karena berlangsung dua tahun, jadi pembangunannya multiyear. Insyaallah selesai tepat waktu dan akan digunakan pada awal semester ganjil yang dimulai September ini,” ungkapnya.

Sembari menggelar perkuliahan secara daring, saat ini Polije  Jember juga mulai mempersiapkan dan menata sarana prasarana di dalam gedung agar dapat segera digunakan. Seperti peralatan di laboratorium, peralatan di ruang dosen, serta fasilitas pembelajaran di ruang kelas mahasiswa. “Mudah-mudahan pandemi Covid-19 bisa segera mereda dan berakhir, sehingga pembelajaran bisa dilakukan penuh secara luring atau tatap muka. Artinya, Jurusan Peternakan dengan sarana prasarana yang memenuhi syarat di gedung ini akan siap melaksanakan pembelajaran,” katanya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/