Kafilah UIJ Siap Berkompetisi Dalam MTQ Antarmahasiswa Se-Jatim di Unej

Ali Muchsin for Radar Jember SEMANGAT: Tim kafilah MTQ UIJ usai melakukan geladi bersih jelang berlaga di Unej Sabtu lusa.

RADARJEMBER.ID- Tim kafilah  Universitas Islam Jember (UIJ)  segera bergabung dengan sekitar 600 peserta  Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) antarmahasiswa PTN/PTS se-Jatim di Kampus Universitas Jember (Unej), mulai Sabtu lusa. Mereka akan berkompetisi dengan sesama kafilah  dari sekitar 73 perguruan tinggi se-Jatim, dalam gelar akbar MTQ dua tahunan yang berlangsung tiga hari tersebut.

IKLAN

Pembina MTQ UIJ Siti Nur Kholifah SPdI, membenarkan timnya telah siap berlaga di forum terhormat tersebut. Pihaknya menyiapkan 20 lebih mahasiswa yang akan diterjunkan dalam MTQ kelima tersebut. “Bagaimanapun hasilnya, kami sudah siap berlomba,” ujarnya. Bahkan, beberapa minggu terakhir ini, pihaknya telah menggembleng timnya untuk menyiapkan fisik dan mental anggotanya.

Sebagaimana diketahui, tahun ini Unej ditunjuk menjadi tuan rumah MTQ antarmahasiswa PTN/PTS se-Jatim, yang berlangsung 11 – 13 Agustus mendatang. Hingga sore kemarin, sudah 73 perguruan tinggi yang mendaftarkan diri, dengan perkiraan antara 600-700 mahasiswa yang ikut berlaga. Mereka datang dari berbagai perguruan tinggi dengan kesiapan masing-masing. Termasuk Universitas Malang (UM), yang menjadi langganan juara umum.

Dari sekitar cabang 7 MTQ yang dilombakan, enam di antaranya diikuti oleh kampus milik Yayasan Pendidikan NU Jember tersebut. Jika dua tahun lalu UIJ hanya puas dengan juara harapan (bidang tahfid), kini Kholifah optimistis akan lebih meningkat. “Baik MTQ tingkat provinsi maupun nasional di Malang, kami hanya puas sebagai juara harapan. Kali ini harus lebih meningkat,” kata Kholifah.

Mantan juara MTQ antarmahasiswa tingkat nasional di Palembang itu, mengaku tidak mudah menyiapkan kafilah untuk berlomba tingkat provinsi. Selain keterbatasan SDM (bibit yang berbakat) di bidang MTQ, hampir semua perguruan tinggi juga telah menyiapkan kafilahnya secara maksimal. “Mungkin di perguruan tinggi agama, seperti UIN dan IAIN yang memiliki tim andal,” imbuhnya.

Sebagai mantan juara MTQ nasional, alumnus UIJ yang kini sedang kuliah di pascasarjana ini, juga telah memberikan hampir seluruh ilmu dan pengalamannya kepada kafilah yang dibinanya. Dia bermimpi agar almamaternya bisa bicara dalam even MTQ baik tingkat provinsi maupun nasional kelak. Ibu dua anak ini tak kenal lelah untuk mengajak mahasiswanya agar kian bersemangat menghadapi kompetisi yang menyenangkan itu. “Kalian tak boleh minder, kalian punya peluang yang sama dengan peserta lain,” ujarnya kepada peserta yang mengikuti geladi bersih, kemarin.

Tak tanggung-tanggung, dalam geladi bersih kemarin, Kholifah mengundang Dr KH Abdullah Syamsul Arifin (Gus Aab) untuk ikut memberi motivasi, sekaligus mengevaluasi persiapan kafilah UIJ. Rektor UIJ, Drs Abdul Hadi MM, juga berharap agar kafilah kampusnya mampu berkompetisi secara sehat, dan sukses prestasi. “Kami keluarga besar UIJ selalu berdoa dan mendukung kalian semua,”  kata Abdul Hadi, kepada peserta.

Editor : M. Shodiq Syarif

Reporter :

Fotografer :

Editor :