alexametrics
28.6 C
Jember
Tuesday, 28 June 2022

Luar Biasa, FKIP Unej Peroleh Dana Hibah PHP2D Kemendikbudristek Rp 108 Juta

Mobile_AP_Rectangle 1

TEGALBOTO, RADARJEMBER.ID – Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Jember memperoleh dana hibah Program Holistik Pembinaan dan Pemberdayaan Desa (PHP2D) dari Kemendikbudristek sebesar Rp 108 Juta.
Perolehan tersebut berasal dari tiga organisasi mahasiswa yaitu Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FKIP sebesar Rp 35 juta, kemudian Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMP) Association of Sains Education (ASE) Pendidikan IPA sebesar Rp 37 juta, dan Gelora Mahasiswa Pecinta Alam (Gemapita) sebesar Rp 36 juta.

Wakil Dekan III FKIP Unej Dr Mohamad Naim mengatakan, besaran perolehan dana tersebut telah ditentukan oleh Kemendikbud sesuai dengan program yang diajukan. Adapun program yang diajukan antara lain “Pengembangan Industri Ekonomi Kreatif Pendukung Wisata Batu Purba Desa Sucolor Kecamatan Maesan, Kabupaten Bondowoso” oleh BEM FKIP. Kemudian “Natrium: Optimalisasi Lingkungan sebagai Rumah Belajar Berbasis Natural Laboratorium Guna Meningkatkan Kualitas Pendidikan Siawa SD di Darsono Kabupaten Jember” oleh HMP Pendidikan IPA. Selanjutnya, “Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Tepi Hutan Taman Nasional Meru Betiri melalui Pengembangan Potensi Wisata River Tubing” oleh Gemapita.

“Perolehan dan tempatnya berbeda-beda. Dan ini dananya lumayan besar, karena mendekati dana maksimal yakni sebesar 40 juta dalam satu ormawa,” ujarnya, Rabu (7/7).
Pelaksanaan program tersebut nantinya akan dimulai pada akhir Juli atau Agustus mendatang. Sedangkan pesertanya berasal dari mahasiswa semester lima hingga semester akhir. “Berdasarkan rencana yang sudah disusun, bulan depan sudah mulai aktivitas. Sedangkan berakhirnya program tersebut sampai Februari 2022,” imbuhnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Perolehan dana oleh mahasiswa FKIP tersebut turut menyumbang peringkat penerima dana hibah Unej di tingkat nasional. Di mana, Unej berhasil menduduki peringkat ke tujuh penerima dana terbesar se-Indonesia. “Alhamdulillah teman-teman sangat bersemangat, sehingga mampu berkompetisi. Dan ini tidak gampang, karena saingannya seluruh Indonesia,” ucapnya bangga.

- Advertisement -

TEGALBOTO, RADARJEMBER.ID – Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Jember memperoleh dana hibah Program Holistik Pembinaan dan Pemberdayaan Desa (PHP2D) dari Kemendikbudristek sebesar Rp 108 Juta.
Perolehan tersebut berasal dari tiga organisasi mahasiswa yaitu Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FKIP sebesar Rp 35 juta, kemudian Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMP) Association of Sains Education (ASE) Pendidikan IPA sebesar Rp 37 juta, dan Gelora Mahasiswa Pecinta Alam (Gemapita) sebesar Rp 36 juta.

Wakil Dekan III FKIP Unej Dr Mohamad Naim mengatakan, besaran perolehan dana tersebut telah ditentukan oleh Kemendikbud sesuai dengan program yang diajukan. Adapun program yang diajukan antara lain “Pengembangan Industri Ekonomi Kreatif Pendukung Wisata Batu Purba Desa Sucolor Kecamatan Maesan, Kabupaten Bondowoso” oleh BEM FKIP. Kemudian “Natrium: Optimalisasi Lingkungan sebagai Rumah Belajar Berbasis Natural Laboratorium Guna Meningkatkan Kualitas Pendidikan Siawa SD di Darsono Kabupaten Jember” oleh HMP Pendidikan IPA. Selanjutnya, “Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Tepi Hutan Taman Nasional Meru Betiri melalui Pengembangan Potensi Wisata River Tubing” oleh Gemapita.

“Perolehan dan tempatnya berbeda-beda. Dan ini dananya lumayan besar, karena mendekati dana maksimal yakni sebesar 40 juta dalam satu ormawa,” ujarnya, Rabu (7/7).
Pelaksanaan program tersebut nantinya akan dimulai pada akhir Juli atau Agustus mendatang. Sedangkan pesertanya berasal dari mahasiswa semester lima hingga semester akhir. “Berdasarkan rencana yang sudah disusun, bulan depan sudah mulai aktivitas. Sedangkan berakhirnya program tersebut sampai Februari 2022,” imbuhnya.

Perolehan dana oleh mahasiswa FKIP tersebut turut menyumbang peringkat penerima dana hibah Unej di tingkat nasional. Di mana, Unej berhasil menduduki peringkat ke tujuh penerima dana terbesar se-Indonesia. “Alhamdulillah teman-teman sangat bersemangat, sehingga mampu berkompetisi. Dan ini tidak gampang, karena saingannya seluruh Indonesia,” ucapnya bangga.

TEGALBOTO, RADARJEMBER.ID – Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Jember memperoleh dana hibah Program Holistik Pembinaan dan Pemberdayaan Desa (PHP2D) dari Kemendikbudristek sebesar Rp 108 Juta.
Perolehan tersebut berasal dari tiga organisasi mahasiswa yaitu Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FKIP sebesar Rp 35 juta, kemudian Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMP) Association of Sains Education (ASE) Pendidikan IPA sebesar Rp 37 juta, dan Gelora Mahasiswa Pecinta Alam (Gemapita) sebesar Rp 36 juta.

Wakil Dekan III FKIP Unej Dr Mohamad Naim mengatakan, besaran perolehan dana tersebut telah ditentukan oleh Kemendikbud sesuai dengan program yang diajukan. Adapun program yang diajukan antara lain “Pengembangan Industri Ekonomi Kreatif Pendukung Wisata Batu Purba Desa Sucolor Kecamatan Maesan, Kabupaten Bondowoso” oleh BEM FKIP. Kemudian “Natrium: Optimalisasi Lingkungan sebagai Rumah Belajar Berbasis Natural Laboratorium Guna Meningkatkan Kualitas Pendidikan Siawa SD di Darsono Kabupaten Jember” oleh HMP Pendidikan IPA. Selanjutnya, “Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Tepi Hutan Taman Nasional Meru Betiri melalui Pengembangan Potensi Wisata River Tubing” oleh Gemapita.

“Perolehan dan tempatnya berbeda-beda. Dan ini dananya lumayan besar, karena mendekati dana maksimal yakni sebesar 40 juta dalam satu ormawa,” ujarnya, Rabu (7/7).
Pelaksanaan program tersebut nantinya akan dimulai pada akhir Juli atau Agustus mendatang. Sedangkan pesertanya berasal dari mahasiswa semester lima hingga semester akhir. “Berdasarkan rencana yang sudah disusun, bulan depan sudah mulai aktivitas. Sedangkan berakhirnya program tersebut sampai Februari 2022,” imbuhnya.

Perolehan dana oleh mahasiswa FKIP tersebut turut menyumbang peringkat penerima dana hibah Unej di tingkat nasional. Di mana, Unej berhasil menduduki peringkat ke tujuh penerima dana terbesar se-Indonesia. “Alhamdulillah teman-teman sangat bersemangat, sehingga mampu berkompetisi. Dan ini tidak gampang, karena saingannya seluruh Indonesia,” ucapnya bangga.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/