alexametrics
22.8 C
Jember
Friday, 27 May 2022

Curang, 48 Siswa Ujian Ulang

Tragedi di SMP Negeri 2 Jember

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Sebanyak 48 siswa diketahui melakukan kecurangan dalam mengerjakan soal ujian sekolah (US) di SMP Negeri 2 Jember. Hal ini ditemukan oleh guru penjaga ujian ketika US berlangsung, Kamis (6/5). Saat itu, mata pelajaran yang diujikan adalah Ilmu Pengetahuan Alam (IPA).

Informasi yang diperoleh Jawa Pos Radar Jember menyebutkan, aksi curang itu terungkap saat guru pengawas menemukan salah satu siswa tengah membuka ponsel ketika mengerjakan soal. Dalam ponsel tersebut ditemukan beberapa foto soal ujian. Siswa tersebut pun akhirnya ditanya oleh sang pengawas. Siswa itu mengaku bahwa sebelumnya ia mendapatkan foto-foto soal yang akan diujikan dari tetangganya.

Lalu, siswa tersebut menyebarkan kepada beberapa teman angkatannya yang dianggap pintar. Selanjutnya, mereka mengerjakan secara bersama-sama dan membikin kunci jawaban untuk menjadi pegangan ketika mengerjakan di sekolah. Setelah ditelusuri, rupanya sehari sebelumnya, insiden serupa juga sudah dilakukan. Siswa juga berbuat curang kala mengerjakan soal Matematika. “Ternyata kasus ini terjadi pada saat ujian Matematika dan IPA,” kata Muhamad Subarno, Kepala SMP Negeri 2 Jember, ketika diwawancarai, kemarin (7/4).

Mobile_AP_Rectangle 2

Dari satu siswa yang terciduk melakukan kecurangan itu, pihak sekolah selanjutnya menemukan adanya grup WhatsApp tersembunyi yang berisikan 48 siswa. Dalam grup tersebut ditemukan pembahasan untuk memecahkan soal ujian. “Dari (soal) yang dapat ini, kemudian disebarkan ke teman- temannya yang pintar. Mereka akhirnya membentuk grup khusus yang membahas soal itu. Hingga terciptalah kunci jawaban,” beber Subarno.

Setelah aksi curang itu terbongkar, sebanyak 48 siswa tersebut menjalani ujian ulang, Jumat (7/4). Subarno mengungkapkan, soal yang diujikan itu telah diperbarui, sehingga tidak ada potensi kecurangan yang terjadi lagi. Para siswa ini mengulang dua mata pelajaran yang sama, yakni Matematika dan IPA.

Kendati begitu, pihak sekolah mengaku enggan menyelidiki siapa tetangga atau orang yang disebut siswa membocorkan soal ujian. Apakah ada keterkaitan dengan pihak sekolah, sehingga bisa mendapatkan soal yang belum diujikan. Sekolah juga tidak menelusuri apakah ada keterlibatan orang dalam pada kasus tersebut. “Kami tidak menyelidiki tetangganya ini siapa. Yang jelas, adanya kasus ini menjadi evaluasi tentang pendidikan karakter pada anak,” ungkap Subarno.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Sebanyak 48 siswa diketahui melakukan kecurangan dalam mengerjakan soal ujian sekolah (US) di SMP Negeri 2 Jember. Hal ini ditemukan oleh guru penjaga ujian ketika US berlangsung, Kamis (6/5). Saat itu, mata pelajaran yang diujikan adalah Ilmu Pengetahuan Alam (IPA).

Informasi yang diperoleh Jawa Pos Radar Jember menyebutkan, aksi curang itu terungkap saat guru pengawas menemukan salah satu siswa tengah membuka ponsel ketika mengerjakan soal. Dalam ponsel tersebut ditemukan beberapa foto soal ujian. Siswa tersebut pun akhirnya ditanya oleh sang pengawas. Siswa itu mengaku bahwa sebelumnya ia mendapatkan foto-foto soal yang akan diujikan dari tetangganya.

Lalu, siswa tersebut menyebarkan kepada beberapa teman angkatannya yang dianggap pintar. Selanjutnya, mereka mengerjakan secara bersama-sama dan membikin kunci jawaban untuk menjadi pegangan ketika mengerjakan di sekolah. Setelah ditelusuri, rupanya sehari sebelumnya, insiden serupa juga sudah dilakukan. Siswa juga berbuat curang kala mengerjakan soal Matematika. “Ternyata kasus ini terjadi pada saat ujian Matematika dan IPA,” kata Muhamad Subarno, Kepala SMP Negeri 2 Jember, ketika diwawancarai, kemarin (7/4).

Dari satu siswa yang terciduk melakukan kecurangan itu, pihak sekolah selanjutnya menemukan adanya grup WhatsApp tersembunyi yang berisikan 48 siswa. Dalam grup tersebut ditemukan pembahasan untuk memecahkan soal ujian. “Dari (soal) yang dapat ini, kemudian disebarkan ke teman- temannya yang pintar. Mereka akhirnya membentuk grup khusus yang membahas soal itu. Hingga terciptalah kunci jawaban,” beber Subarno.

Setelah aksi curang itu terbongkar, sebanyak 48 siswa tersebut menjalani ujian ulang, Jumat (7/4). Subarno mengungkapkan, soal yang diujikan itu telah diperbarui, sehingga tidak ada potensi kecurangan yang terjadi lagi. Para siswa ini mengulang dua mata pelajaran yang sama, yakni Matematika dan IPA.

Kendati begitu, pihak sekolah mengaku enggan menyelidiki siapa tetangga atau orang yang disebut siswa membocorkan soal ujian. Apakah ada keterkaitan dengan pihak sekolah, sehingga bisa mendapatkan soal yang belum diujikan. Sekolah juga tidak menelusuri apakah ada keterlibatan orang dalam pada kasus tersebut. “Kami tidak menyelidiki tetangganya ini siapa. Yang jelas, adanya kasus ini menjadi evaluasi tentang pendidikan karakter pada anak,” ungkap Subarno.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Sebanyak 48 siswa diketahui melakukan kecurangan dalam mengerjakan soal ujian sekolah (US) di SMP Negeri 2 Jember. Hal ini ditemukan oleh guru penjaga ujian ketika US berlangsung, Kamis (6/5). Saat itu, mata pelajaran yang diujikan adalah Ilmu Pengetahuan Alam (IPA).

Informasi yang diperoleh Jawa Pos Radar Jember menyebutkan, aksi curang itu terungkap saat guru pengawas menemukan salah satu siswa tengah membuka ponsel ketika mengerjakan soal. Dalam ponsel tersebut ditemukan beberapa foto soal ujian. Siswa tersebut pun akhirnya ditanya oleh sang pengawas. Siswa itu mengaku bahwa sebelumnya ia mendapatkan foto-foto soal yang akan diujikan dari tetangganya.

Lalu, siswa tersebut menyebarkan kepada beberapa teman angkatannya yang dianggap pintar. Selanjutnya, mereka mengerjakan secara bersama-sama dan membikin kunci jawaban untuk menjadi pegangan ketika mengerjakan di sekolah. Setelah ditelusuri, rupanya sehari sebelumnya, insiden serupa juga sudah dilakukan. Siswa juga berbuat curang kala mengerjakan soal Matematika. “Ternyata kasus ini terjadi pada saat ujian Matematika dan IPA,” kata Muhamad Subarno, Kepala SMP Negeri 2 Jember, ketika diwawancarai, kemarin (7/4).

Dari satu siswa yang terciduk melakukan kecurangan itu, pihak sekolah selanjutnya menemukan adanya grup WhatsApp tersembunyi yang berisikan 48 siswa. Dalam grup tersebut ditemukan pembahasan untuk memecahkan soal ujian. “Dari (soal) yang dapat ini, kemudian disebarkan ke teman- temannya yang pintar. Mereka akhirnya membentuk grup khusus yang membahas soal itu. Hingga terciptalah kunci jawaban,” beber Subarno.

Setelah aksi curang itu terbongkar, sebanyak 48 siswa tersebut menjalani ujian ulang, Jumat (7/4). Subarno mengungkapkan, soal yang diujikan itu telah diperbarui, sehingga tidak ada potensi kecurangan yang terjadi lagi. Para siswa ini mengulang dua mata pelajaran yang sama, yakni Matematika dan IPA.

Kendati begitu, pihak sekolah mengaku enggan menyelidiki siapa tetangga atau orang yang disebut siswa membocorkan soal ujian. Apakah ada keterkaitan dengan pihak sekolah, sehingga bisa mendapatkan soal yang belum diujikan. Sekolah juga tidak menelusuri apakah ada keterlibatan orang dalam pada kasus tersebut. “Kami tidak menyelidiki tetangganya ini siapa. Yang jelas, adanya kasus ini menjadi evaluasi tentang pendidikan karakter pada anak,” ungkap Subarno.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/