alexametrics
29.9 C
Jember
Friday, 20 May 2022

Jalur Perpindahan Jeblok di Pinggiran

SMPN Perkotaan Optimistis Capai 50 Persen

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) gelombang 1 telah berakhir, Senin (7/3). Tahap ini terdiri atas tiga jalur pendaftaran, seperti jalur afirmasi, jalur perpindahan orang tua, dan jalur prestasi. Sayangnya, di wilayah SMPN yang jauh dari kota jeblok.

Ketiga jalur tersebut memang memiliki segmentasi siswa yang berbeda berdasarkan letak geografis sebuah sekolah. Hal itulah yang menjadi salah satu pemicu sekolah pinggiran atau jauh dari kota jeblok di jalur perpindahan orang tua. Maklum, hal ini karena sangat jarang orang yang pindah ke pinggiran kota, tetapi menumpuk di wilayah perkotaan.

Kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan Pemkab Jember Nur Hamid mengatakan, pada umumnya ketiga jalur itu memiliki banyak peminat di  kawasan perkotaan. Pendaftarnya cukup banyak. “Kalau di kota, jalur prestasi, afirmasi, dan perpindahan orang tua banyak yang minat,” ungkapnya, Senin (7/3).

Mobile_AP_Rectangle 2

Sedangkan, untuk di SMP kawasan perdesaan, peminat dari jalur perpindahan orang tua diakuinya cukup minim. Bahkan, menurut dia, jika ada jumlahnya tidak sebanyak di sekolah perkotaan.

Hal inilah yang memengaruhi, kondisi SMPN di kawasan kota juga akan didominasi dengan jalur prestasi, afirmasi, dan zonasi. “Gelombang pertama itu bervariasi. Masing-masing sekolah berbeda jalur yang diminati. Perpindahan orang tua sedikit. Dalam artian, di luar kota sedikit,” paparnya.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) gelombang 1 telah berakhir, Senin (7/3). Tahap ini terdiri atas tiga jalur pendaftaran, seperti jalur afirmasi, jalur perpindahan orang tua, dan jalur prestasi. Sayangnya, di wilayah SMPN yang jauh dari kota jeblok.

Ketiga jalur tersebut memang memiliki segmentasi siswa yang berbeda berdasarkan letak geografis sebuah sekolah. Hal itulah yang menjadi salah satu pemicu sekolah pinggiran atau jauh dari kota jeblok di jalur perpindahan orang tua. Maklum, hal ini karena sangat jarang orang yang pindah ke pinggiran kota, tetapi menumpuk di wilayah perkotaan.

Kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan Pemkab Jember Nur Hamid mengatakan, pada umumnya ketiga jalur itu memiliki banyak peminat di  kawasan perkotaan. Pendaftarnya cukup banyak. “Kalau di kota, jalur prestasi, afirmasi, dan perpindahan orang tua banyak yang minat,” ungkapnya, Senin (7/3).

Sedangkan, untuk di SMP kawasan perdesaan, peminat dari jalur perpindahan orang tua diakuinya cukup minim. Bahkan, menurut dia, jika ada jumlahnya tidak sebanyak di sekolah perkotaan.

Hal inilah yang memengaruhi, kondisi SMPN di kawasan kota juga akan didominasi dengan jalur prestasi, afirmasi, dan zonasi. “Gelombang pertama itu bervariasi. Masing-masing sekolah berbeda jalur yang diminati. Perpindahan orang tua sedikit. Dalam artian, di luar kota sedikit,” paparnya.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) gelombang 1 telah berakhir, Senin (7/3). Tahap ini terdiri atas tiga jalur pendaftaran, seperti jalur afirmasi, jalur perpindahan orang tua, dan jalur prestasi. Sayangnya, di wilayah SMPN yang jauh dari kota jeblok.

Ketiga jalur tersebut memang memiliki segmentasi siswa yang berbeda berdasarkan letak geografis sebuah sekolah. Hal itulah yang menjadi salah satu pemicu sekolah pinggiran atau jauh dari kota jeblok di jalur perpindahan orang tua. Maklum, hal ini karena sangat jarang orang yang pindah ke pinggiran kota, tetapi menumpuk di wilayah perkotaan.

Kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan Pemkab Jember Nur Hamid mengatakan, pada umumnya ketiga jalur itu memiliki banyak peminat di  kawasan perkotaan. Pendaftarnya cukup banyak. “Kalau di kota, jalur prestasi, afirmasi, dan perpindahan orang tua banyak yang minat,” ungkapnya, Senin (7/3).

Sedangkan, untuk di SMP kawasan perdesaan, peminat dari jalur perpindahan orang tua diakuinya cukup minim. Bahkan, menurut dia, jika ada jumlahnya tidak sebanyak di sekolah perkotaan.

Hal inilah yang memengaruhi, kondisi SMPN di kawasan kota juga akan didominasi dengan jalur prestasi, afirmasi, dan zonasi. “Gelombang pertama itu bervariasi. Masing-masing sekolah berbeda jalur yang diminati. Perpindahan orang tua sedikit. Dalam artian, di luar kota sedikit,” paparnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/