alexametrics
23.4 C
Jember
Saturday, 28 May 2022

Niatnya Membatasi, tapi Keleleran  

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Dengan vaksinasi, pandemi mungkin bisa pergi. Tetapi penyebaran virus korona masih tetap ada. Kegiatan belajar mengajar (KBM) pun tetap harus berlangsung. Niatnya menekan penularan melalui beragam metode pembelajaran, hasilnya murid tetap saja banyak yang keleleran.

Proses kegiatan belajar mengajar yang menggunakan tiga metode itu tidak sepenuhnya bisa menahan murid untuk berdiam di rumah. Buktinya, masih ada beberapa murid sekolah terlihat sedang asik berkumpul setelah melaksanakan kewajibannya. Entah di warung kopi, rumah temannya, maupun di jalan-jalan.

Ketua Dewan Pendidikan Lumajang Dr Mokh Hariyadi Eko Romadon mengatakan, pemerintah cenderung pasrah dengan keterbatasan-keterbatasan. Misalnya, mengenai inovasi pembelajaran yang tiba-tiba dihentikan ketika zona penularan berubah. Praktis, psikologi anak bisa terganggu.  Semangat belajar bisa luntur.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Dengan vaksinasi, pandemi mungkin bisa pergi. Tetapi penyebaran virus korona masih tetap ada. Kegiatan belajar mengajar (KBM) pun tetap harus berlangsung. Niatnya menekan penularan melalui beragam metode pembelajaran, hasilnya murid tetap saja banyak yang keleleran.

Proses kegiatan belajar mengajar yang menggunakan tiga metode itu tidak sepenuhnya bisa menahan murid untuk berdiam di rumah. Buktinya, masih ada beberapa murid sekolah terlihat sedang asik berkumpul setelah melaksanakan kewajibannya. Entah di warung kopi, rumah temannya, maupun di jalan-jalan.

Ketua Dewan Pendidikan Lumajang Dr Mokh Hariyadi Eko Romadon mengatakan, pemerintah cenderung pasrah dengan keterbatasan-keterbatasan. Misalnya, mengenai inovasi pembelajaran yang tiba-tiba dihentikan ketika zona penularan berubah. Praktis, psikologi anak bisa terganggu.  Semangat belajar bisa luntur.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Dengan vaksinasi, pandemi mungkin bisa pergi. Tetapi penyebaran virus korona masih tetap ada. Kegiatan belajar mengajar (KBM) pun tetap harus berlangsung. Niatnya menekan penularan melalui beragam metode pembelajaran, hasilnya murid tetap saja banyak yang keleleran.

Proses kegiatan belajar mengajar yang menggunakan tiga metode itu tidak sepenuhnya bisa menahan murid untuk berdiam di rumah. Buktinya, masih ada beberapa murid sekolah terlihat sedang asik berkumpul setelah melaksanakan kewajibannya. Entah di warung kopi, rumah temannya, maupun di jalan-jalan.

Ketua Dewan Pendidikan Lumajang Dr Mokh Hariyadi Eko Romadon mengatakan, pemerintah cenderung pasrah dengan keterbatasan-keterbatasan. Misalnya, mengenai inovasi pembelajaran yang tiba-tiba dihentikan ketika zona penularan berubah. Praktis, psikologi anak bisa terganggu.  Semangat belajar bisa luntur.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/