alexametrics
23.3 C
Jember
Friday, 27 May 2022

Kaji Program Pencegahan Korupsi

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Pemerintah Kabupaten Jember menggelar seminar Kajian Program Pencegahan Korupsi Kabupaten Jember serta meluncurkan aplikasi  E-Kepegawaian dan E-Pelayanan Umum.

Kegiatan yang berlangsung di Pendapa Wahyawibawagraha, Kamis sore, 05 Desember 2019, ini untuk mewujudkan Pemerintah Kabupaten Jember yang bersih dari korupsi.

Dalam sambutannya Bupati Jember, dr. Faida, MMR, menyampaikan, dua aplikasi ini untuk memberikan pelayanan publik yang lebih baik, juga untuk menjadi birokrat yang bisa mengikuti era 4.0.

Mobile_AP_Rectangle 2

“Mau tidak mau, kita harus menyesuaikan tantang dan perubahan zaman,” kata bupati.

Terkait seminar Kajian Program Pencegahan Korupsi, bupati berharap nantinya bersama-sama membenahi dengan menggunakan IT. “Dengan alur alur pekerjaan yang lebih baik,” ungkapnya.

Pembenahan tersebut akan bergulir ke Dinas Pendidikan dan ULP (Unit Layanan Pengadaan). Sebab, keduanya berhubungan dengan kepentingan banyak orang.

Khusus ULP, yang sekarang banyak disorot publik, transparansi yang dijalankan harus diimbangi dengan satu alat kerja yang bisa dipantau oleh publik.

“Maka akan mudah masyarakat percaya, karena ULP telah berupaya menjadi ULP yang tegak lurus,” terangnya.

Bupati berharap semangat untuk mencapai segala kemajuan di bidang layanan publik ini tidak sebatas dikerjakan oleh internal pemerintahan.

Perempuan nomor satu di Jember ini menegaskan semangat ini harus diketahui oleh dunia. “Dunia harus tahu apa yang kita lakukan,” tandasnya.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Pemerintah Kabupaten Jember menggelar seminar Kajian Program Pencegahan Korupsi Kabupaten Jember serta meluncurkan aplikasi  E-Kepegawaian dan E-Pelayanan Umum.

Kegiatan yang berlangsung di Pendapa Wahyawibawagraha, Kamis sore, 05 Desember 2019, ini untuk mewujudkan Pemerintah Kabupaten Jember yang bersih dari korupsi.

Dalam sambutannya Bupati Jember, dr. Faida, MMR, menyampaikan, dua aplikasi ini untuk memberikan pelayanan publik yang lebih baik, juga untuk menjadi birokrat yang bisa mengikuti era 4.0.

“Mau tidak mau, kita harus menyesuaikan tantang dan perubahan zaman,” kata bupati.

Terkait seminar Kajian Program Pencegahan Korupsi, bupati berharap nantinya bersama-sama membenahi dengan menggunakan IT. “Dengan alur alur pekerjaan yang lebih baik,” ungkapnya.

Pembenahan tersebut akan bergulir ke Dinas Pendidikan dan ULP (Unit Layanan Pengadaan). Sebab, keduanya berhubungan dengan kepentingan banyak orang.

Khusus ULP, yang sekarang banyak disorot publik, transparansi yang dijalankan harus diimbangi dengan satu alat kerja yang bisa dipantau oleh publik.

“Maka akan mudah masyarakat percaya, karena ULP telah berupaya menjadi ULP yang tegak lurus,” terangnya.

Bupati berharap semangat untuk mencapai segala kemajuan di bidang layanan publik ini tidak sebatas dikerjakan oleh internal pemerintahan.

Perempuan nomor satu di Jember ini menegaskan semangat ini harus diketahui oleh dunia. “Dunia harus tahu apa yang kita lakukan,” tandasnya.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Pemerintah Kabupaten Jember menggelar seminar Kajian Program Pencegahan Korupsi Kabupaten Jember serta meluncurkan aplikasi  E-Kepegawaian dan E-Pelayanan Umum.

Kegiatan yang berlangsung di Pendapa Wahyawibawagraha, Kamis sore, 05 Desember 2019, ini untuk mewujudkan Pemerintah Kabupaten Jember yang bersih dari korupsi.

Dalam sambutannya Bupati Jember, dr. Faida, MMR, menyampaikan, dua aplikasi ini untuk memberikan pelayanan publik yang lebih baik, juga untuk menjadi birokrat yang bisa mengikuti era 4.0.

“Mau tidak mau, kita harus menyesuaikan tantang dan perubahan zaman,” kata bupati.

Terkait seminar Kajian Program Pencegahan Korupsi, bupati berharap nantinya bersama-sama membenahi dengan menggunakan IT. “Dengan alur alur pekerjaan yang lebih baik,” ungkapnya.

Pembenahan tersebut akan bergulir ke Dinas Pendidikan dan ULP (Unit Layanan Pengadaan). Sebab, keduanya berhubungan dengan kepentingan banyak orang.

Khusus ULP, yang sekarang banyak disorot publik, transparansi yang dijalankan harus diimbangi dengan satu alat kerja yang bisa dipantau oleh publik.

“Maka akan mudah masyarakat percaya, karena ULP telah berupaya menjadi ULP yang tegak lurus,” terangnya.

Bupati berharap semangat untuk mencapai segala kemajuan di bidang layanan publik ini tidak sebatas dikerjakan oleh internal pemerintahan.

Perempuan nomor satu di Jember ini menegaskan semangat ini harus diketahui oleh dunia. “Dunia harus tahu apa yang kita lakukan,” tandasnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/