alexametrics
30.6 C
Jember
Sunday, 23 January 2022

SMAN 1 Jember Butuh Formula Baru

Mobile_AP_Rectangle 1

RADAR JEMBER.ID – Masuk SMAN favorit sekarang lebih gampang, karena tidak perlu mendapatkan nilai bagus. Ini bisa terlihat dari daftar pelajar yang diterima dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di SMAN 1 Jember. Lembaga sekolah yang selama ini difavoritkan tersebut input nilai Ujian Nasional (UN) jeblok. Terendah nilai UN siswa yang diterima tercatat 146,00.

Kepala SMAN 1 Jember Edy Prayitno mengatakan, dalam PPDB tahun ini yang salah satu tujuannya adalah pemerataan kualitas sekolah begitu terasa. Sebab, SMAN 1 yang dulunya dikenal sebagai sekolah favorit dan input nilai UN tinggi, nyatanya untuk PPDB tahun ini tidak. “Tahun ini PPDB di SMAN 1 Jember UN terendah adalah 146,00,” katanya.

Meski ada nilai yang tergolong rendah, tapi di sekolah tersebut ada juga yang masuk dengan nilai UN tinggi. Meski jarak antara UN terendah dengan tertinggi terlalu jauh. Kondisi ini tentu saja membuat Edy khawatir. Sebab, kata dia, SMAN 1 yang memiliki sistem pembelajaran berbeda dengan sekolah lain, yaitu menerapkan satuan kredit semester (SKS).

Mobile_AP_Rectangle 2

“Walau belum murni SKS seperti di perguruan tinggi, tapi siswa SMAN 1 telah menerapkan Unit Kegiatan Belajar Mandiri (UKBM). Yaitu siswa bisa mengunduh sendiri bahan pelajarannya sebagai alat pembelajaran,” katanya.

- Advertisement -

RADAR JEMBER.ID – Masuk SMAN favorit sekarang lebih gampang, karena tidak perlu mendapatkan nilai bagus. Ini bisa terlihat dari daftar pelajar yang diterima dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di SMAN 1 Jember. Lembaga sekolah yang selama ini difavoritkan tersebut input nilai Ujian Nasional (UN) jeblok. Terendah nilai UN siswa yang diterima tercatat 146,00.

Kepala SMAN 1 Jember Edy Prayitno mengatakan, dalam PPDB tahun ini yang salah satu tujuannya adalah pemerataan kualitas sekolah begitu terasa. Sebab, SMAN 1 yang dulunya dikenal sebagai sekolah favorit dan input nilai UN tinggi, nyatanya untuk PPDB tahun ini tidak. “Tahun ini PPDB di SMAN 1 Jember UN terendah adalah 146,00,” katanya.

Meski ada nilai yang tergolong rendah, tapi di sekolah tersebut ada juga yang masuk dengan nilai UN tinggi. Meski jarak antara UN terendah dengan tertinggi terlalu jauh. Kondisi ini tentu saja membuat Edy khawatir. Sebab, kata dia, SMAN 1 yang memiliki sistem pembelajaran berbeda dengan sekolah lain, yaitu menerapkan satuan kredit semester (SKS).

“Walau belum murni SKS seperti di perguruan tinggi, tapi siswa SMAN 1 telah menerapkan Unit Kegiatan Belajar Mandiri (UKBM). Yaitu siswa bisa mengunduh sendiri bahan pelajarannya sebagai alat pembelajaran,” katanya.

RADAR JEMBER.ID – Masuk SMAN favorit sekarang lebih gampang, karena tidak perlu mendapatkan nilai bagus. Ini bisa terlihat dari daftar pelajar yang diterima dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di SMAN 1 Jember. Lembaga sekolah yang selama ini difavoritkan tersebut input nilai Ujian Nasional (UN) jeblok. Terendah nilai UN siswa yang diterima tercatat 146,00.

Kepala SMAN 1 Jember Edy Prayitno mengatakan, dalam PPDB tahun ini yang salah satu tujuannya adalah pemerataan kualitas sekolah begitu terasa. Sebab, SMAN 1 yang dulunya dikenal sebagai sekolah favorit dan input nilai UN tinggi, nyatanya untuk PPDB tahun ini tidak. “Tahun ini PPDB di SMAN 1 Jember UN terendah adalah 146,00,” katanya.

Meski ada nilai yang tergolong rendah, tapi di sekolah tersebut ada juga yang masuk dengan nilai UN tinggi. Meski jarak antara UN terendah dengan tertinggi terlalu jauh. Kondisi ini tentu saja membuat Edy khawatir. Sebab, kata dia, SMAN 1 yang memiliki sistem pembelajaran berbeda dengan sekolah lain, yaitu menerapkan satuan kredit semester (SKS).

“Walau belum murni SKS seperti di perguruan tinggi, tapi siswa SMAN 1 telah menerapkan Unit Kegiatan Belajar Mandiri (UKBM). Yaitu siswa bisa mengunduh sendiri bahan pelajarannya sebagai alat pembelajaran,” katanya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca