alexametrics
23.8 C
Jember
Wednesday, 18 May 2022

Bingung, Tatap Muka atau Daring?

Pelaksanaan Ujian Praktik 8 Maret

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Dinas Pendidikan resmi merilis jadwal ujian kesetaraan serta ujian sekolah di masa darurat Covid-19. Jadwal tersebut resmi diedarkan Rabu (3/3) lalu. Meliputi pelaksanaan ujian praktik, ujian tengah semester, dan ujian akhir sekolah.

Yang jelas, berdasarkan edaran tersebut, pelaksanaan ujian praktik bakal digelar mulai Senin (8/3) mendatang hingga tanggal 20 Maret. Namun dalam surat edaran tersebut, tidak disebutkan secara gamblang teknis pelaksanaannya, apakah dilaksanakan dengan tatap muka atau secara daring.

Beberapa sekolah di desa memutuskan untuk melakukan ujian praktik secara luring. Sebab, jika dilakukan secara daring, otomatis siswa diharuskan untuk membuat video praktik yang diujikan. Kondisi ini tidak memungkinkan dilakukan. Sebab, untuk pembelajaran dan penugasan setiap harinya melalui daring masih dinilai tidak efektif.

Mobile_AP_Rectangle 2

Salah satunya di SDN Jambearum 02, Kecamatan Puger. Wali Kelas VI SDN Jambearum 02 Lutfiah mengungkapkan bahwa ujian praktik rencananya bakal dilakukan secara langsung. Siswa hadir di kelas dan melakukan praktik. Namun, teknis berkenaan dengan jumlah siswa yang hadir dan durasi lamanya pelaksanaan ujian masih belum ditentukan.

“Edarannya memang sudah turun. Tapi teknisnya bagaimana, misalnya harus duduk satu-satu terus ada jaraknya setiap siswa, ini belum dirumuskan. Kepala sekolah masih merapatkan hal ini dengan pihak kecamatan,” tutur Lutfiah, Kamis (4/3) kemarin.

Lutfiah berharap nantinya ujian praktik dapat dilangsungkan secara luring, dengan durasi waktu yang lebih panjang. Dengan tambahan waktu tersebut, pihaknya bisa melakukan pengayaan materi untuk ujian tengah semester sekaligus ujian akhir sekolah. Sebab, dia menilai pembelajaran yang dilakukan secara daring selama ini tidak berjalan efektif.

“Meskipun saya sendiri yang membuat soalnya, tapi melihat kualitas pembelajaran ini, saya khawatir. Ya, minimal sedikit mengulas rumus yang akan keluar di ujian. Misalnya, matematika tentang volume, luas permukaan, tinggi bangunan,” jelas Lutfiah.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Dinas Pendidikan resmi merilis jadwal ujian kesetaraan serta ujian sekolah di masa darurat Covid-19. Jadwal tersebut resmi diedarkan Rabu (3/3) lalu. Meliputi pelaksanaan ujian praktik, ujian tengah semester, dan ujian akhir sekolah.

Yang jelas, berdasarkan edaran tersebut, pelaksanaan ujian praktik bakal digelar mulai Senin (8/3) mendatang hingga tanggal 20 Maret. Namun dalam surat edaran tersebut, tidak disebutkan secara gamblang teknis pelaksanaannya, apakah dilaksanakan dengan tatap muka atau secara daring.

Beberapa sekolah di desa memutuskan untuk melakukan ujian praktik secara luring. Sebab, jika dilakukan secara daring, otomatis siswa diharuskan untuk membuat video praktik yang diujikan. Kondisi ini tidak memungkinkan dilakukan. Sebab, untuk pembelajaran dan penugasan setiap harinya melalui daring masih dinilai tidak efektif.

Salah satunya di SDN Jambearum 02, Kecamatan Puger. Wali Kelas VI SDN Jambearum 02 Lutfiah mengungkapkan bahwa ujian praktik rencananya bakal dilakukan secara langsung. Siswa hadir di kelas dan melakukan praktik. Namun, teknis berkenaan dengan jumlah siswa yang hadir dan durasi lamanya pelaksanaan ujian masih belum ditentukan.

“Edarannya memang sudah turun. Tapi teknisnya bagaimana, misalnya harus duduk satu-satu terus ada jaraknya setiap siswa, ini belum dirumuskan. Kepala sekolah masih merapatkan hal ini dengan pihak kecamatan,” tutur Lutfiah, Kamis (4/3) kemarin.

Lutfiah berharap nantinya ujian praktik dapat dilangsungkan secara luring, dengan durasi waktu yang lebih panjang. Dengan tambahan waktu tersebut, pihaknya bisa melakukan pengayaan materi untuk ujian tengah semester sekaligus ujian akhir sekolah. Sebab, dia menilai pembelajaran yang dilakukan secara daring selama ini tidak berjalan efektif.

“Meskipun saya sendiri yang membuat soalnya, tapi melihat kualitas pembelajaran ini, saya khawatir. Ya, minimal sedikit mengulas rumus yang akan keluar di ujian. Misalnya, matematika tentang volume, luas permukaan, tinggi bangunan,” jelas Lutfiah.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Dinas Pendidikan resmi merilis jadwal ujian kesetaraan serta ujian sekolah di masa darurat Covid-19. Jadwal tersebut resmi diedarkan Rabu (3/3) lalu. Meliputi pelaksanaan ujian praktik, ujian tengah semester, dan ujian akhir sekolah.

Yang jelas, berdasarkan edaran tersebut, pelaksanaan ujian praktik bakal digelar mulai Senin (8/3) mendatang hingga tanggal 20 Maret. Namun dalam surat edaran tersebut, tidak disebutkan secara gamblang teknis pelaksanaannya, apakah dilaksanakan dengan tatap muka atau secara daring.

Beberapa sekolah di desa memutuskan untuk melakukan ujian praktik secara luring. Sebab, jika dilakukan secara daring, otomatis siswa diharuskan untuk membuat video praktik yang diujikan. Kondisi ini tidak memungkinkan dilakukan. Sebab, untuk pembelajaran dan penugasan setiap harinya melalui daring masih dinilai tidak efektif.

Salah satunya di SDN Jambearum 02, Kecamatan Puger. Wali Kelas VI SDN Jambearum 02 Lutfiah mengungkapkan bahwa ujian praktik rencananya bakal dilakukan secara langsung. Siswa hadir di kelas dan melakukan praktik. Namun, teknis berkenaan dengan jumlah siswa yang hadir dan durasi lamanya pelaksanaan ujian masih belum ditentukan.

“Edarannya memang sudah turun. Tapi teknisnya bagaimana, misalnya harus duduk satu-satu terus ada jaraknya setiap siswa, ini belum dirumuskan. Kepala sekolah masih merapatkan hal ini dengan pihak kecamatan,” tutur Lutfiah, Kamis (4/3) kemarin.

Lutfiah berharap nantinya ujian praktik dapat dilangsungkan secara luring, dengan durasi waktu yang lebih panjang. Dengan tambahan waktu tersebut, pihaknya bisa melakukan pengayaan materi untuk ujian tengah semester sekaligus ujian akhir sekolah. Sebab, dia menilai pembelajaran yang dilakukan secara daring selama ini tidak berjalan efektif.

“Meskipun saya sendiri yang membuat soalnya, tapi melihat kualitas pembelajaran ini, saya khawatir. Ya, minimal sedikit mengulas rumus yang akan keluar di ujian. Misalnya, matematika tentang volume, luas permukaan, tinggi bangunan,” jelas Lutfiah.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/