alexametrics
25.2 C
Jember
Saturday, 21 May 2022

Mahasiswa FKIP Mengajar ke Sekolah Thailand

Mobile_AP_Rectangle 1

RADAR JEMBER.ID – Gebrakan-gebrakan demi kemajuan kampus terus dilakukan oleh Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Jember. Kemarin, kampus itu memberangkatkan mahasiswanya untuk mengikuti kegiatan Kuliah Kerja Pengenalan Lapangan Persekolahan (KKPLP) di Thailand.

Ada 13 mahasiswa yang akan berada di negeri Gajah Putih tersebut selama sebulan. Selama di Thailand, 13 mahasiswa ini akan praktik mengajar di tiga sekolah. Yakni sekolah yang ada di Provinsi Songkhla, Samut Prakan, dan Provinsi Satun. Pelepasan para mahasiswa tersebut dilakukan oleh Dekan FKIP Prof Dafik, di halaman Gedung H Kampus FKIP, (2/7).   

Menurut Dafik, tujuan kegiatan KKPLP adalah memberikan pengalaman belajar mengajar bagi mahasiswa FKIP, khususnya mengajar sekolah di luar negeri. “Praktik belajar mengajar di luar negeri diharapkan dapat meningkatkan kemampuan dan mendewasakan karakter mahasiswa kita, sehingga lebih siap menghadapi tuntutan dunia kerja global,” ungkap Dafik.

Mobile_AP_Rectangle 2

Nantinya, semua proses belajar mengajar akan dilaksanakan sepenuhnya dalam bahasa Inggris. Oleh karena itu, setiap mahasiswa yang akan berangkat ke Thailand diwajibkan lulus tes TOEFL, selain harus memiliki IPK di atas 3,5.

Dalam sambutan pelepasannya, Dafik berharap agar semua mahasiswa dapat menunjukkan performa terbaik dan menjaga nama baik almamater Kampus Tegalboto. “Segera beradaptasi dengan lingkungan sekitar. Pelajari tradisi dan budaya setempat agar kalian sukses menjalankan tugas yang sudah diamanatkan,” pesan dekan yang juga guru besar di Program Studi Pendidikan Matematika itu.

Thailand dipilih sebagai tujuan KKPLP, mengingat berbagai kemudahan yang diberikan bagi mahasiswa yang akan praktik. Selain sebagai perwujudan kerja sama yang sudah ditandatangani antara Universitas Jember dengan pihak terkait di Thailand.

Mahasiswa yang berangkat ke Thailand terdiri atas dua mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris. Selain itu, tiga mahasiswa PGSD, serta tiga mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika. Ada juga tiga mahasiswa Program Studi Pendidikan Fisika, dan masing-masing satu mahasiswa dari Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia dan Program Studi Pendidikan Biologi.

“Kegiatan KKPLP telah berjalan sejak tahun 2017 lalu. Untuk tahun ini, rencananya FKIP akan memberangkatkan dua gelombang mahasiswa peserta KKPLP. Dalam waktu dekat, kami juga akan mengirimkan 21 mahasiswa ke Thailand,” imbuh Dafik.

Kesiapan melaksanakan praktik belajar mengajar di Thailand disampaikan oleh Niken Ayu Larasari. Mahasiswi Pendidikan Bahasa Inggris angkatan 2016 ini turut berpartisipasi dalam kegiatan KKPLP. Dia sudah mengikuti proses seleksi peserta KKPLP sejak Desember 2018 lalu. Mulai dari proses seleksi hingga mempersiapkan diri dengan belajar intensif Bahasa Inggris dan dasar keilmuan Pendidikan Bahasa Inggris.

“Tentu bangga bisa ikut dalam kegiatan KKPLP. Mengingat, tidak semua mahasiswa FKIP Universitas Jember bisa terpilih. Apalagi orang tua saya sangat mendukung. Selain mengajar, kami juga akan bertukar pikiran dengan sesama mahasiswa dan para kolega guru,” kata Niken.

Ada tiga sekolah yang menjadi lokasi kegiatan KKPLP gelombang pertama. Yakni Hatyai Wittaya School di Provinsi Songkhla, Streesmutprakan School di Provinsi Samut Prakan, dan Satun Wittaya School di Provinsi Samut. (*)

- Advertisement -

RADAR JEMBER.ID – Gebrakan-gebrakan demi kemajuan kampus terus dilakukan oleh Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Jember. Kemarin, kampus itu memberangkatkan mahasiswanya untuk mengikuti kegiatan Kuliah Kerja Pengenalan Lapangan Persekolahan (KKPLP) di Thailand.

Ada 13 mahasiswa yang akan berada di negeri Gajah Putih tersebut selama sebulan. Selama di Thailand, 13 mahasiswa ini akan praktik mengajar di tiga sekolah. Yakni sekolah yang ada di Provinsi Songkhla, Samut Prakan, dan Provinsi Satun. Pelepasan para mahasiswa tersebut dilakukan oleh Dekan FKIP Prof Dafik, di halaman Gedung H Kampus FKIP, (2/7).   

Menurut Dafik, tujuan kegiatan KKPLP adalah memberikan pengalaman belajar mengajar bagi mahasiswa FKIP, khususnya mengajar sekolah di luar negeri. “Praktik belajar mengajar di luar negeri diharapkan dapat meningkatkan kemampuan dan mendewasakan karakter mahasiswa kita, sehingga lebih siap menghadapi tuntutan dunia kerja global,” ungkap Dafik.

Nantinya, semua proses belajar mengajar akan dilaksanakan sepenuhnya dalam bahasa Inggris. Oleh karena itu, setiap mahasiswa yang akan berangkat ke Thailand diwajibkan lulus tes TOEFL, selain harus memiliki IPK di atas 3,5.

Dalam sambutan pelepasannya, Dafik berharap agar semua mahasiswa dapat menunjukkan performa terbaik dan menjaga nama baik almamater Kampus Tegalboto. “Segera beradaptasi dengan lingkungan sekitar. Pelajari tradisi dan budaya setempat agar kalian sukses menjalankan tugas yang sudah diamanatkan,” pesan dekan yang juga guru besar di Program Studi Pendidikan Matematika itu.

Thailand dipilih sebagai tujuan KKPLP, mengingat berbagai kemudahan yang diberikan bagi mahasiswa yang akan praktik. Selain sebagai perwujudan kerja sama yang sudah ditandatangani antara Universitas Jember dengan pihak terkait di Thailand.

Mahasiswa yang berangkat ke Thailand terdiri atas dua mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris. Selain itu, tiga mahasiswa PGSD, serta tiga mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika. Ada juga tiga mahasiswa Program Studi Pendidikan Fisika, dan masing-masing satu mahasiswa dari Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia dan Program Studi Pendidikan Biologi.

“Kegiatan KKPLP telah berjalan sejak tahun 2017 lalu. Untuk tahun ini, rencananya FKIP akan memberangkatkan dua gelombang mahasiswa peserta KKPLP. Dalam waktu dekat, kami juga akan mengirimkan 21 mahasiswa ke Thailand,” imbuh Dafik.

Kesiapan melaksanakan praktik belajar mengajar di Thailand disampaikan oleh Niken Ayu Larasari. Mahasiswi Pendidikan Bahasa Inggris angkatan 2016 ini turut berpartisipasi dalam kegiatan KKPLP. Dia sudah mengikuti proses seleksi peserta KKPLP sejak Desember 2018 lalu. Mulai dari proses seleksi hingga mempersiapkan diri dengan belajar intensif Bahasa Inggris dan dasar keilmuan Pendidikan Bahasa Inggris.

“Tentu bangga bisa ikut dalam kegiatan KKPLP. Mengingat, tidak semua mahasiswa FKIP Universitas Jember bisa terpilih. Apalagi orang tua saya sangat mendukung. Selain mengajar, kami juga akan bertukar pikiran dengan sesama mahasiswa dan para kolega guru,” kata Niken.

Ada tiga sekolah yang menjadi lokasi kegiatan KKPLP gelombang pertama. Yakni Hatyai Wittaya School di Provinsi Songkhla, Streesmutprakan School di Provinsi Samut Prakan, dan Satun Wittaya School di Provinsi Samut. (*)

RADAR JEMBER.ID – Gebrakan-gebrakan demi kemajuan kampus terus dilakukan oleh Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Jember. Kemarin, kampus itu memberangkatkan mahasiswanya untuk mengikuti kegiatan Kuliah Kerja Pengenalan Lapangan Persekolahan (KKPLP) di Thailand.

Ada 13 mahasiswa yang akan berada di negeri Gajah Putih tersebut selama sebulan. Selama di Thailand, 13 mahasiswa ini akan praktik mengajar di tiga sekolah. Yakni sekolah yang ada di Provinsi Songkhla, Samut Prakan, dan Provinsi Satun. Pelepasan para mahasiswa tersebut dilakukan oleh Dekan FKIP Prof Dafik, di halaman Gedung H Kampus FKIP, (2/7).   

Menurut Dafik, tujuan kegiatan KKPLP adalah memberikan pengalaman belajar mengajar bagi mahasiswa FKIP, khususnya mengajar sekolah di luar negeri. “Praktik belajar mengajar di luar negeri diharapkan dapat meningkatkan kemampuan dan mendewasakan karakter mahasiswa kita, sehingga lebih siap menghadapi tuntutan dunia kerja global,” ungkap Dafik.

Nantinya, semua proses belajar mengajar akan dilaksanakan sepenuhnya dalam bahasa Inggris. Oleh karena itu, setiap mahasiswa yang akan berangkat ke Thailand diwajibkan lulus tes TOEFL, selain harus memiliki IPK di atas 3,5.

Dalam sambutan pelepasannya, Dafik berharap agar semua mahasiswa dapat menunjukkan performa terbaik dan menjaga nama baik almamater Kampus Tegalboto. “Segera beradaptasi dengan lingkungan sekitar. Pelajari tradisi dan budaya setempat agar kalian sukses menjalankan tugas yang sudah diamanatkan,” pesan dekan yang juga guru besar di Program Studi Pendidikan Matematika itu.

Thailand dipilih sebagai tujuan KKPLP, mengingat berbagai kemudahan yang diberikan bagi mahasiswa yang akan praktik. Selain sebagai perwujudan kerja sama yang sudah ditandatangani antara Universitas Jember dengan pihak terkait di Thailand.

Mahasiswa yang berangkat ke Thailand terdiri atas dua mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris. Selain itu, tiga mahasiswa PGSD, serta tiga mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika. Ada juga tiga mahasiswa Program Studi Pendidikan Fisika, dan masing-masing satu mahasiswa dari Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia dan Program Studi Pendidikan Biologi.

“Kegiatan KKPLP telah berjalan sejak tahun 2017 lalu. Untuk tahun ini, rencananya FKIP akan memberangkatkan dua gelombang mahasiswa peserta KKPLP. Dalam waktu dekat, kami juga akan mengirimkan 21 mahasiswa ke Thailand,” imbuh Dafik.

Kesiapan melaksanakan praktik belajar mengajar di Thailand disampaikan oleh Niken Ayu Larasari. Mahasiswi Pendidikan Bahasa Inggris angkatan 2016 ini turut berpartisipasi dalam kegiatan KKPLP. Dia sudah mengikuti proses seleksi peserta KKPLP sejak Desember 2018 lalu. Mulai dari proses seleksi hingga mempersiapkan diri dengan belajar intensif Bahasa Inggris dan dasar keilmuan Pendidikan Bahasa Inggris.

“Tentu bangga bisa ikut dalam kegiatan KKPLP. Mengingat, tidak semua mahasiswa FKIP Universitas Jember bisa terpilih. Apalagi orang tua saya sangat mendukung. Selain mengajar, kami juga akan bertukar pikiran dengan sesama mahasiswa dan para kolega guru,” kata Niken.

Ada tiga sekolah yang menjadi lokasi kegiatan KKPLP gelombang pertama. Yakni Hatyai Wittaya School di Provinsi Songkhla, Streesmutprakan School di Provinsi Samut Prakan, dan Satun Wittaya School di Provinsi Samut. (*)

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/