Hari Kedua PPDB SMP Pagu Siswa Kelas Berkurang

Jumai/Radar Jember AGAK SEPI: Di hari kedua PPDB, pendaftar di beberapa sekolah favorit tak sebanyak hari pertama. Seperti tampak di SMPN 7 Jember, kemarin.

JEMBER KOTA – Pelaksanaan penerimaan peserta didik baru (PPDB) tingkat SMP di Jember sudah memasuki hari kedua. Jumlah pendaftar di setiap sekolah tidak sebanyak hari sebelumnya, namun masih tetap ada. Hal yang harus diperhatikan orang tua wali murid selain zonasi, yakni jumlah siswa yang diterima alias pagu tahun ini lebih sedikit alias berkurang.

IKLAN

Seperti yang terlihat di SMPN 7 Jember kemarin, jumlah pendaftar tidak sebanyak hari pertama yang sampai membeludak. Hanya terlihat beberapa orang saja yang menuju ke meja panitia penerimaan siswa baru. Kebanyakan dari mereka memang melihat jumlah peserta hari pertama yang mendaftar.

Menurut Syaiful Bahri, Kepala SMPN 7 Jember kemarin, memang pendaftar tidak sebanyak hari sebelumnya. Hari pendaftaran pertama lusa lalu mencapai 285 pendaftar. “Hari pertama saja sebenarnya sudah melebihi pagu untuk pendaftaran jalur regular ini, pagu kami hanya 240 siswa,” ucap Syaiful, kemarin.

Di hari kedua kemarin, hanya tercatat sebanyak 17 pendaftar. Dia mengatakan, memang sebenarnya yang datang banyak, namun sudah dijelaskan bahwa jumlah pendaftar hari pertama sudah banyak dan sesuai dengan zona. “Kami kasihan yang dari jauh dari luar zona, nilainya kecil mendaftar ke kami,” jelasnya.

Oleh karena itu, oleh pihak SMPN 7 Jember, mereka diarahkan untuk mendaftar yang nilai masih rendah dan masih kurang siswa. Pasalnya, hasil pendaftaran kemarin dari sekitar 285 pendaftar ini sudah terlihat nilai minimal yang bisa diterima di sekolah yang beralamat di Jalan Cenderawasih Jember tersebut.

“Meskipun untuk keputusan akhir menunggu pengumuman Dinas Pendidikan Jember,” ucap Syaiful. Pihaknya pun menuturkan bahwa pendaftaran untuk calon siswa yang dari zona 1 SMPN 7 Jember juga sudah banyak yang mendaftar.

Syaiful menuturkan, kini pagu berkurang cukup jauh. “Total pagu tahun ini sebanyak 320 siswa kelas 7. Berkurang 40 kursi dibandingkan sebelumnya,” jelas Syaiful. Hal ini karena ada aturan setiap rombongan belajar kini hanya 32, tahun lalu masih 36.

Sementara, untuk jalur reguler juga ada pengurangan, yakni 5 orang dari siswa lama kelas 7 yang tidak naik ditambah dengan yang lewat jalur penerimaan lainnya. “Ada tiga jalur sebelumnya, yakni cabang olahraga, prestasi, dan mitra warga, itu sudah 75 peserta,” jelasnya. Oleh karena itu, untuk jalur reguler ini, pihaknya hanya menerima sebanyak 240 siswa.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Heru Wahyudi, Kepala SMPN 4 Jember. Dia sebelumnya juga menyebutkan bahwa jumlah setiap rombongan belajar ini memang dikurangi menjadi sebanyak 32 siswa setiap kelasnya. Padahal, tahun lalu setiap kelas ada 36 siswa. “Untuk SMPN 4 Jember ada 7 rombongan belajar,” terang Heru.

Dirinya menuturkan, ke depan pihak orang tua juga harus melihat pagu sebelum memilih sekolah. Karena memang sekolah memang ada pengurangan jumlah pagu untuk rombongan belajarnya. Dengan demikian, bisa melihat persaingan di sekolah di samping juga harus memperhatikan zonasi sekolah.

Sekadar tambahan, jumlah rombel ini ternyata sesuai dengan Permendikbud Nomor 18 Tahun 2017 tentang PPDB, yang menyebutkan untuk SMP jumlah rombel setiap kelasnya sebanyak 32 siswa. (ram/jum/mgc/hdi)

Reporter :

Fotografer :

Editor :