alexametrics
29.6 C
Jember
Saturday, 20 August 2022

Lantang Suarakan Perlindungan Perempuan

Mobile_AP_Rectangle 1

MANGLI, Radar Jember – Perubahan sosial yang terus bergerak menuntut perempuan untuk terus menyuarakan hak-haknya. Dalam kehidupan sosial, perempuan membutuhkan perhatian khusus, terlebih untuk perlindungan dari pelecehan seksual.

BACA JUGA : Jang Nara Akan Menikah dengan Non Selebriti

Demi melindungi perempuan, pastinya membutuhkan perjuangan yang terus disuarakan dari perempuan itu sendiri. Sebab, dampak dari pelecehan seksual sangat signifikan. Bisa membuat korban mengalami trauma dan rasa takut yang berlebih saat bertemu orang lain. Hanya mereka yang sejenis bisa merasakan dampak dari pelecehan tersebut.

Mobile_AP_Rectangle 2

Kondisi trauma ini disampaikan aktivis advokasi gender dan seksual, Erisha Najwa Himaya. Menurut dia, pelecehan seksual kerap terjadi di era sekarang. Tidak sulit untuk menemukan kasus yang disebabkan oleh pelecehan seksual. “Saya prihatin dengan maraknya pelecehan seksual sekarang ini. Memang jarang ter-publish, karena mungkin malu, terus tidak ada bukti,” katanya.

- Advertisement -

MANGLI, Radar Jember – Perubahan sosial yang terus bergerak menuntut perempuan untuk terus menyuarakan hak-haknya. Dalam kehidupan sosial, perempuan membutuhkan perhatian khusus, terlebih untuk perlindungan dari pelecehan seksual.

BACA JUGA : Jang Nara Akan Menikah dengan Non Selebriti

Demi melindungi perempuan, pastinya membutuhkan perjuangan yang terus disuarakan dari perempuan itu sendiri. Sebab, dampak dari pelecehan seksual sangat signifikan. Bisa membuat korban mengalami trauma dan rasa takut yang berlebih saat bertemu orang lain. Hanya mereka yang sejenis bisa merasakan dampak dari pelecehan tersebut.

Kondisi trauma ini disampaikan aktivis advokasi gender dan seksual, Erisha Najwa Himaya. Menurut dia, pelecehan seksual kerap terjadi di era sekarang. Tidak sulit untuk menemukan kasus yang disebabkan oleh pelecehan seksual. “Saya prihatin dengan maraknya pelecehan seksual sekarang ini. Memang jarang ter-publish, karena mungkin malu, terus tidak ada bukti,” katanya.

MANGLI, Radar Jember – Perubahan sosial yang terus bergerak menuntut perempuan untuk terus menyuarakan hak-haknya. Dalam kehidupan sosial, perempuan membutuhkan perhatian khusus, terlebih untuk perlindungan dari pelecehan seksual.

BACA JUGA : Jang Nara Akan Menikah dengan Non Selebriti

Demi melindungi perempuan, pastinya membutuhkan perjuangan yang terus disuarakan dari perempuan itu sendiri. Sebab, dampak dari pelecehan seksual sangat signifikan. Bisa membuat korban mengalami trauma dan rasa takut yang berlebih saat bertemu orang lain. Hanya mereka yang sejenis bisa merasakan dampak dari pelecehan tersebut.

Kondisi trauma ini disampaikan aktivis advokasi gender dan seksual, Erisha Najwa Himaya. Menurut dia, pelecehan seksual kerap terjadi di era sekarang. Tidak sulit untuk menemukan kasus yang disebabkan oleh pelecehan seksual. “Saya prihatin dengan maraknya pelecehan seksual sekarang ini. Memang jarang ter-publish, karena mungkin malu, terus tidak ada bukti,” katanya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/