Lawatan Ilmiah Ke Thailand dan Malaysia, Mahasiswa Pascasarjana Melatih Guru di Thailand

PESAN DAMAI: Bagus Supriadi saat menyampaikan materi pendidikan multikulturalisme pada guru Assalihiyah School di Pattani, Thailand

RADARJEMBER.ID – Mahasiswa Prodi Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Pascasarjana IAIN Jember melatih para guru di Thailand. Mereka berbagi metode  mengajar dan mendidik siswa dengan baik. Selain itu, juga berkunjung ke dua kampus ternama di Malaysia. Yakni Universitas Sains Islam Malaysia (USIM) dan Universitas Utara Malaysia (UUM).

IKLAN

Hari pertama di Malaysia, mereka berkunjung ke USIM dan berdiskusi tentang pengelolaan perguruan tinggi. Kemudian saling berbagi informasi. Mulai dari perkuliahan, program studi, penelitian dan keunggulan masing-masing kampus.

Pertemuan itu  mengajak mahasiswa agar bisa melanjutkan studi doktoral di Malaysia. Usim terbuka menerima mahasiswa dari luar negeri. “Mahasiswa biar termotivasi untuk melanjutkan S3, bisa di USIM,” kata Dr Mashudi, Kaprodi PAI Pascasarjana I AIN Jember.

Kemudian, kunjungan ilmiah kedua dilanjutkan menuju UUM yang merupakan kampus hijau. Mahasiswa diajak melihat beberapa hasil penelitian kampus, serta  galeri foto flora dan fauna yang ada di kampus seluas seribu hektare lebih ini.

Di kampus ini, mahasiswa Pascasarjana IAIN Jember disambut ramah oleh para pegawai kampus. Mereka menjelaskan keunggulan kampus tersebut. Terutama jurusan umum yang ada di dalamnya. Pertemuan itu juga sekaligus menjadi momentum untuk menjalin kerjasama antara UUM dan Pascasarjana IAIN Jember.“Sekarang era komunikasi, networking dan kerjasama sesuatu yang penting,” tambahnya.

Setelah itu, para mahasiswa semester tiga itu melanjutkan perjalanan ke Thailand. Ada dua lembaga pendidikan yang dituju, yakni Miftahuddeen school di Nathawee dan Assalihiyah School di Pattani. Di kedua lembaga itu, para mahasiswa Pascasarjana akan mengajar para guru.

Prodi PGMI melatih para guru agar mengajar dengan cara yang menarik dan menyenangkan. Sedangkan Prodi PAI melath para guru tentang  pendidikan multikulturalisme. “Kegiatan ini merupakan praktek pengalaman lapangan para mahasiswa yang harus dilakukan,” ucap Dr Mukniah, Kaprodi PGMI Pascasarjana IAIN Jember.

Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) itu menjadi wadah untuk membangun forum akademik antar negara. Para mahasiswa tak hanya mengajar, tetapi juga saling berbagi informasi tentang perkembangan pendidikan antar negara. Darisana, mereka bisa saling mengambil manfaat dan memperbaiki kekurangan yang ada. (kl/gus/sh)

Reporter & Fotografer : Bagus Supriadi
Editor : M. Shodiq Syarif

Reporter :

Fotografer :

Editor :