alexametrics
23.3 C
Jember
Thursday, 2 December 2021

Bunda PAUD Tekad Perbaiki Karakter Anak Usia Dini

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER LOR, RADARJEMBER.ID – Bupati Jember Hendy Siswanto secara resmi mengukuhkan puluhan anggota Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) tingkat kecamatan, desa, dan kelurahan se-Kabupaten Jember di aula Pendapa Wahyawibawagraha, kemarin (1/10) siang.

Ketua Bunda PAUD Kabupaten Jember Kasih Fajarini menjelaskan bahwa Bunda PAUD merupakan sebuah profesi sukarela yang dilandasi kasih sayang. “Dengan menggerakkan SDM yang berkualitas, diharapkan dapat memajukan para anak usia dini di Jember,” ungkap wanita yang juga menjadi Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Jember tersebut.

Selain itu, dia mengharapkan para Bunda PAUD aktif dalam bekerja sama dengan pemangku kepentingan yang memiliki potensi untuk mengembangkan pelayanan PAUD. Diharapkan dapat bergandeng tangan dengan semua elemen masyarakat agar penyediaan layanan PAUD dapat optimal.

Mobile_AP_Rectangle 2

“Bunda PAUD hendaknya melibatkan para ibu karena berperan aktif dalam mendidik dan menjaga kesehatan anak mereka masing-masing. Dengan begitu, dapat tercipta output yang terdidik,” paparnya.

Sementara itu, Bupati Hendy menyebut para bunda PAUD tersebut merupakan calon bidadari surga. Sebab, di tangan Bunda PAUD, generasi muda Jember nanti arahnya jelas mau dibawa ke mana. “Saya bangga, soalnya Bunda PAUD adalah kegiatan sosial yang sangat luar biasa mulianya,” ujar pria nomor 1 di Jember itu.

Lebih lanjut, dengan adanya Covid-19, Hendy menjelaskan bahwa anak-anak banyak yang memegang gadget. Hendy menyebutkan bahwa hal tersebut yang menjadi PR para Bunda PAUD. Tata krama dan kedisiplinan telah hilang. Tentunya, banyak orang tua yang merasakan hal tersebut. Dikhawatirkan, 10–15 tahun mendatang akan ada generasi yang hilang. “Oleh karena itu, Bunda PAUD bakal menjadi pekerjaan yang mulia. Memang berat, tapi ketulusan dalam memberikan pembelajaran bakal menghasilkan bibit yang unggul,” terang Hendy. Tentunya, harus ada kolaborasi dengan berbagai pihak.

- Advertisement -

JEMBER LOR, RADARJEMBER.ID – Bupati Jember Hendy Siswanto secara resmi mengukuhkan puluhan anggota Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) tingkat kecamatan, desa, dan kelurahan se-Kabupaten Jember di aula Pendapa Wahyawibawagraha, kemarin (1/10) siang.

Ketua Bunda PAUD Kabupaten Jember Kasih Fajarini menjelaskan bahwa Bunda PAUD merupakan sebuah profesi sukarela yang dilandasi kasih sayang. “Dengan menggerakkan SDM yang berkualitas, diharapkan dapat memajukan para anak usia dini di Jember,” ungkap wanita yang juga menjadi Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Jember tersebut.

Selain itu, dia mengharapkan para Bunda PAUD aktif dalam bekerja sama dengan pemangku kepentingan yang memiliki potensi untuk mengembangkan pelayanan PAUD. Diharapkan dapat bergandeng tangan dengan semua elemen masyarakat agar penyediaan layanan PAUD dapat optimal.

“Bunda PAUD hendaknya melibatkan para ibu karena berperan aktif dalam mendidik dan menjaga kesehatan anak mereka masing-masing. Dengan begitu, dapat tercipta output yang terdidik,” paparnya.

Sementara itu, Bupati Hendy menyebut para bunda PAUD tersebut merupakan calon bidadari surga. Sebab, di tangan Bunda PAUD, generasi muda Jember nanti arahnya jelas mau dibawa ke mana. “Saya bangga, soalnya Bunda PAUD adalah kegiatan sosial yang sangat luar biasa mulianya,” ujar pria nomor 1 di Jember itu.

Lebih lanjut, dengan adanya Covid-19, Hendy menjelaskan bahwa anak-anak banyak yang memegang gadget. Hendy menyebutkan bahwa hal tersebut yang menjadi PR para Bunda PAUD. Tata krama dan kedisiplinan telah hilang. Tentunya, banyak orang tua yang merasakan hal tersebut. Dikhawatirkan, 10–15 tahun mendatang akan ada generasi yang hilang. “Oleh karena itu, Bunda PAUD bakal menjadi pekerjaan yang mulia. Memang berat, tapi ketulusan dalam memberikan pembelajaran bakal menghasilkan bibit yang unggul,” terang Hendy. Tentunya, harus ada kolaborasi dengan berbagai pihak.

JEMBER LOR, RADARJEMBER.ID – Bupati Jember Hendy Siswanto secara resmi mengukuhkan puluhan anggota Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) tingkat kecamatan, desa, dan kelurahan se-Kabupaten Jember di aula Pendapa Wahyawibawagraha, kemarin (1/10) siang.

Ketua Bunda PAUD Kabupaten Jember Kasih Fajarini menjelaskan bahwa Bunda PAUD merupakan sebuah profesi sukarela yang dilandasi kasih sayang. “Dengan menggerakkan SDM yang berkualitas, diharapkan dapat memajukan para anak usia dini di Jember,” ungkap wanita yang juga menjadi Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Jember tersebut.

Selain itu, dia mengharapkan para Bunda PAUD aktif dalam bekerja sama dengan pemangku kepentingan yang memiliki potensi untuk mengembangkan pelayanan PAUD. Diharapkan dapat bergandeng tangan dengan semua elemen masyarakat agar penyediaan layanan PAUD dapat optimal.

“Bunda PAUD hendaknya melibatkan para ibu karena berperan aktif dalam mendidik dan menjaga kesehatan anak mereka masing-masing. Dengan begitu, dapat tercipta output yang terdidik,” paparnya.

Sementara itu, Bupati Hendy menyebut para bunda PAUD tersebut merupakan calon bidadari surga. Sebab, di tangan Bunda PAUD, generasi muda Jember nanti arahnya jelas mau dibawa ke mana. “Saya bangga, soalnya Bunda PAUD adalah kegiatan sosial yang sangat luar biasa mulianya,” ujar pria nomor 1 di Jember itu.

Lebih lanjut, dengan adanya Covid-19, Hendy menjelaskan bahwa anak-anak banyak yang memegang gadget. Hendy menyebutkan bahwa hal tersebut yang menjadi PR para Bunda PAUD. Tata krama dan kedisiplinan telah hilang. Tentunya, banyak orang tua yang merasakan hal tersebut. Dikhawatirkan, 10–15 tahun mendatang akan ada generasi yang hilang. “Oleh karena itu, Bunda PAUD bakal menjadi pekerjaan yang mulia. Memang berat, tapi ketulusan dalam memberikan pembelajaran bakal menghasilkan bibit yang unggul,” terang Hendy. Tentunya, harus ada kolaborasi dengan berbagai pihak.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca