alexametrics
25 C
Jember
Saturday, 28 May 2022

Menyikapi Kasus Pelajar SMP, Kepsek dan Dispendik Jangan Melempem

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Kasus pengeroyokan sesama siswa di salah satu SMP negeri Desa Sarimulyo, Kecamatan Jombang, Selasa (29/3) kemarin, kian menambah buram wajah pendidikan di Kota Tembakau. Beberapa pekan sebelumnya, kasus-kasus serupa yang menyeret pelajar SMP juga kerap terjadi dengan berbagai motif.

Baca Juga : Siswa SMP di Jember Dikeroyok karena Adukan Temannya Bolos

Seperti kasus pelajar SMP asal Kecamatan Kaliwates yang dilaporkan ke polisi lantaran merekam adegan layaknya suami istri bersama pacarnya (24/3). Dan kasus pil koplo di salah satu SMP negeri di Kecamatan Patrang, Januari 2022 lalu.

Mobile_AP_Rectangle 2

Kasus yang pelakunya para bocah yang masih bau kencur ini sebenarnya disayangkan. Secara bersamaan, peran pihak sekolah dan lembaga terkait pun dipertanyakan. Sejauh mana pengawasan mereka hingga siswanya harus berurusan dengan hukum. “Dinas Pendidikan harus segera mengambil langkah tegas terhadap kasus-kasus di SMP ini. Jika tidak, memicu kasus-kasus berikutnya,” pinta Muhammad Hafidi, Ketua Komisi D DPRD Jember.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Kasus pengeroyokan sesama siswa di salah satu SMP negeri Desa Sarimulyo, Kecamatan Jombang, Selasa (29/3) kemarin, kian menambah buram wajah pendidikan di Kota Tembakau. Beberapa pekan sebelumnya, kasus-kasus serupa yang menyeret pelajar SMP juga kerap terjadi dengan berbagai motif.

Baca Juga : Siswa SMP di Jember Dikeroyok karena Adukan Temannya Bolos

Seperti kasus pelajar SMP asal Kecamatan Kaliwates yang dilaporkan ke polisi lantaran merekam adegan layaknya suami istri bersama pacarnya (24/3). Dan kasus pil koplo di salah satu SMP negeri di Kecamatan Patrang, Januari 2022 lalu.

Kasus yang pelakunya para bocah yang masih bau kencur ini sebenarnya disayangkan. Secara bersamaan, peran pihak sekolah dan lembaga terkait pun dipertanyakan. Sejauh mana pengawasan mereka hingga siswanya harus berurusan dengan hukum. “Dinas Pendidikan harus segera mengambil langkah tegas terhadap kasus-kasus di SMP ini. Jika tidak, memicu kasus-kasus berikutnya,” pinta Muhammad Hafidi, Ketua Komisi D DPRD Jember.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Kasus pengeroyokan sesama siswa di salah satu SMP negeri Desa Sarimulyo, Kecamatan Jombang, Selasa (29/3) kemarin, kian menambah buram wajah pendidikan di Kota Tembakau. Beberapa pekan sebelumnya, kasus-kasus serupa yang menyeret pelajar SMP juga kerap terjadi dengan berbagai motif.

Baca Juga : Siswa SMP di Jember Dikeroyok karena Adukan Temannya Bolos

Seperti kasus pelajar SMP asal Kecamatan Kaliwates yang dilaporkan ke polisi lantaran merekam adegan layaknya suami istri bersama pacarnya (24/3). Dan kasus pil koplo di salah satu SMP negeri di Kecamatan Patrang, Januari 2022 lalu.

Kasus yang pelakunya para bocah yang masih bau kencur ini sebenarnya disayangkan. Secara bersamaan, peran pihak sekolah dan lembaga terkait pun dipertanyakan. Sejauh mana pengawasan mereka hingga siswanya harus berurusan dengan hukum. “Dinas Pendidikan harus segera mengambil langkah tegas terhadap kasus-kasus di SMP ini. Jika tidak, memicu kasus-kasus berikutnya,” pinta Muhammad Hafidi, Ketua Komisi D DPRD Jember.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/